News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
Jumat, 18 September 2026 - 04:59 WIB
Sosok Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan narkotika yang sempat protes suaminya ditembak polisi kini ditangkap akibat dugaan peredaran narkoba
Sumber :
  • Kolase Istimewa & tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Lampung, tvOnenews.com - Sosok Apriliani Niken Pratiwi, istri almarhum Joni Iskandar, residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan narkotika kembali mencuri perhatian publik.

Apriliani Niken Pratiwi sempat viral lantaran sebelumnya memprotes kematian Joni Iskandar. Suaminya saat itu tewas ditembak oleh anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apriliani Niken Pratiwi kini harus berurusan dengan hukum. Istri Joni Iskandar itu ditangkap polisi bersama dua orang lainnya di sebuah rumah kontrakan di Desa Adirejo, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Selasa (15/9/2026), sekitar pukul 03.00 WIB.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan, Satresnarkoba Polres Lampung Timur menangkap Apriliani bersama Ongki Afrizal dan Ayu Nadia berdasarkan adanya informasi terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di Desa Adirejo.

"Kami menindaklanjuti informasi tersebut. Anggota Satresnarkoba Polres Lampung Timur melaksanakan penyelidikan di lokasi yang dimaksud guna memastikan kebenaran informasi tersebut," ujar Yuni, Kamis (17/9/2026).

Polisi Lakukan Penggerebekan

Lebih lanjut, Yuni menjelaskan, laporan dari masyarakat membuat pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Petugas dari Satresnarkoba Polres Lampung Timur juga menggeledah hingga melakukan penggerebekan di sebuah kontrakan ditempati Ongki Afrizal dan Ayu Nadia.

Langkah ini, kata dia, membuat pihak kepolisian berhasil menemukan sejumlah barang bukti untuk mengungkap kasus ini. Petugas berhasil menemukan 24 bungkus plastik klip bening berisi sabu.

Ia menuturkan, hasil penggerebekan tersebut juga membuat polisi menemukan satu bungkus plastik klip berisi dua butir ekstasi, satu timbangan digital, satu bendel plastik klip kosong, dan empat unit telepon genggam.

Terkait sabu yang ditemukan polisi, ia berpendapat hal tersebut merupakan milik Ongki Afrizal. Sumber narkotika itu didapatkan dari Joni, warga Desa Jabung dengan nilai transaksi pembelian Rp3 juta.

Berdasarkan keterangan dari polisi, Ongki meminta bantuan kepada Apriliani dan Ayu. Hal ini bertujuan agar mudah mengambil narkotika jenis sabu dari Joni.

"Setelah mendapatka narkotika itu, Ongkii langsung memecah narkotika ke dalam plastik klip sesuai paket harga jual. Selanjutnya narkotika itu dijual oleh saudara Ongki," jelasnya.

Hingga kini, Apriliani, Ongki Afrizal, dan Ayu Nadia telah diamankan di Polres Lampung Timur. Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Lampung tersebut tidak membantah sosok Apriliani pernah viral di media sosial. Wanita yang baru saja diringkus polisi merupakan istri Joni Iskandar.

"Benar, Apriliani ini istri Joni Iskandar yang sebelumnya tewas ditangkap Polresta Bandar Lampung," ungkapnya.

Apriliani dan kedua pelaku pun potensi terjerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Istri Joni Iskandar Pernah Protes Suami Ditembak Polisi

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis kasus curanmor dan narkotika menangis usai suami ditembak polisi
Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis kasus curanmor dan narkotika menangis usai suami ditembak polisi
Sumber :
  • Istimewa

Penangkapan tersebut membuat publik mengingat kasus yang terjadi beberapa bulan lalu. Nama Apriliani pun kembali mencuri perhatian sorotan lantaran sebelumnya sempat memprotes keras tindakan polisi atas kematian suaminya.

Joni Iskandar dikenal sebagai residivis kasus curanmor dan narkotika. Berdasarkan dari keterangan polisi, ia merupakan buronan yang masuk dalam jaringan kriminal antarprovinsi.

Jaringan tersebut sebelumnya berhasil dibongkar oleh polisi di Tangerang. Akibatnya, Joni masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan status tersebut telah berlangsung lama.

Penetapan DPO juga tak lepas bahwa Joni juga memiliki keterkaitan dengan kelompok pelaku curanmos yang sebelumnya ditangkap aparat. Kelompok itu pasalnya sangat meresahkan warga karena selalu nekat membawa senjata api rakitan saat melakukan aksinya.

Para pelaku dinilai tidak segan-segan melepaskan peluru lewat tembakan senjata api tersebut. Tujuannya untuk mengintimidasi hingga menakuti korban.

Polisi lebih dulu menangkap empat anggota komplotannya. Dari langkah ini, penyidik mendapat informasi terkait lokasi persembunyian Joni Iskandar berada di wilayah Lampung Timur.

Polisi menyatakan penangkapan Joni berujung maut. Residivis kasus curanmor dan narkotika itu diduga melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat dibawa petugas untuk pengembangan perkara.

Situasi ini membuat polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak Joni hingga meninggal dunia. Langkah ini langsung dibantah oleh pihak keluarga, termasuk Apriliani.

Apriliani justru bereaksi keras bahwa suaminya tidak melawan saat ditangkap polisi. Ia juga bertanya-tanya mengenai kondisi jenazah suaminya. Bantahan ini memicu polemik yang cukup hangat di ruang publik hingga dilaporkan untuk kebutuhan proses lewat mekanisme pengawasan internal kepolisian.

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Sejumlah Daerah Diguyur Hujan Pada Jumat, Ini Selengkapnya

BMKG: Sejumlah Daerah Diguyur Hujan Pada Jumat, Ini Selengkapnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan bakal mengguyur sejumlah daerah di Indonesia pada Jumat, yang disebabkan oleh adanya sirkulasi siklonik.
Tempat Kerja Ditutup, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Turun ke Jalan

Tempat Kerja Ditutup, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Turun ke Jalan

Dalam unjuk rasa tersebut, para karyawan tampil kompak mengenakan seragam kerja kebanggaan mereka bermotif merah muda dan kuning.
Kepolisian Masih Dalami Kasus Kades di Pasuruan yang Digrebek Berduaan Sama Wanita, Videonya Viral di Medsos

Kepolisian Masih Dalami Kasus Kades di Pasuruan yang Digrebek Berduaan Sama Wanita, Videonya Viral di Medsos

Viral di media sosial dengan video yang memperlihatkan penggrebekan Kepala Desa tengah berduaan dengan wanita. Kasus ini pun didalami Kepolisian.
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
94 Pengungsi NTT Meninggal, DPR Soroti Pengelolaan Tempat Pengungsian

94 Pengungsi NTT Meninggal, DPR Soroti Pengelolaan Tempat Pengungsian

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyoroti soal adanya 94 pengungsi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia di lokasi pengungsian.
Deretan Fakta Terbaru Kades di Pasuruan yang Digrebek saat Berduaan Sama Istri Orang di Kamar Kos

Deretan Fakta Terbaru Kades di Pasuruan yang Digrebek saat Berduaan Sama Istri Orang di Kamar Kos

Berikut fakta kasus penggerebekan Kepala Desa (Kades) Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, H (31) yang berduaan dengan istri orang di kamar kos.

Trending

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan menangkap seorang pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh seseorang yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
Jadwal MotoGP Austria 2026, Jumat 18 September: Kesempatan Marc Marquez Menjauh dari Kejaran Duo Aprilia

Jadwal MotoGP Austria 2026, Jumat 18 September: Kesempatan Marc Marquez Menjauh dari Kejaran Duo Aprilia

Jadwal MotoGP Austria 2026 hari ini Jumat 18 September akan menyajikan sesi latihan bebas 1 dan latihan.
Waduh! Kepala Desa di Pasuruan Digerebek Warga usai Kepergok Lagi Ngamar Berduaan dengan Istri Orang di Kos

Waduh! Kepala Desa di Pasuruan Digerebek Warga usai Kepergok Lagi Ngamar Berduaan dengan Istri Orang di Kos

Kepala Desa (Kades) Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso, Pasuruan, H (31) digerebek warga dan suami istri orang yang sedang berduaan dengannya di sebuah kamar kos.
94 Pengungsi NTT Meninggal, DPR Soroti Pengelolaan Tempat Pengungsian

94 Pengungsi NTT Meninggal, DPR Soroti Pengelolaan Tempat Pengungsian

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyoroti soal adanya 94 pengungsi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia di lokasi pengungsian.
Selengkapnya

Viral