Aries Budiman Garasi Meninggal Dunia, Ini Profil dan Kronologi Sebelum Tutup Usia
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Aries Budiman, drummer band Garasi, meninggal dunia pada Jumat, 18 September 2026.
Aries Garasi meninggal dunia di usia 44 tahun. Kabar kepergian drummer Garasi tersebut disampaikan keluarga melalui akun Instagram pribadinya dan kemudian mendapat perhatian dari sejumlah rekan sesama musisi, personel Garasi, komunitas musik, hingga pihak yang terlibat dalam perjalanan film Garasi.
Aries Budiman lahir di Sukabumi, Jawa Barat, pada 31 Maret 1982. Selain dikenal sebagai drummer Garasi, Aries juga merupakan aktor yang terlibat dalam film Garasi produksi Miles Films pada 2006.
Jenazah Aries kemudian dimakamkan pada Sabtu, 19 September 2026, di TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pemakaman Aries Garasi berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB.
Profil Aries Budiman
Berikut profil singkat Aries Budiman, drummer Garasi yang meninggal dunia pada 18 September 2026:
-
Nama lengkap: Aries Budiman
-
Nama panggilan: Aries
-
Tanggal lahir: 31 Maret 1982
-
Tempat lahir: Sukabumi, Jawa Barat
-
Meninggal dunia: 18 September 2026
-
Usia: 44 tahun
-
Profesi: Musisi dan aktor
-
Dikenal sebagai: Drummer Garasi
-
Instagram: @aries_garasi
Kronologi Kondisi Aries Garasi Sebelum Meninggal
Pihak keluarga mengungkap kondisi kesehatan Aries Garasi yang mengalami penurunan menjelang hari terakhirnya.
Berdasarkan keterangan keluarga dalam materi yang disampaikan, kondisi kesehatan Aries Budiman merosot akibat komplikasi penyakit. Drummer Garasi tersebut sempat mengalami gangguan pencernaan berat yang disertai dengan peningkatan kadar gula darah secara signifikan.
Keluarga menyebut sebelum meninggal, Aries Garasi sempat mengalami diare dan gula darahnya naik. Kondisi tersebut membuat fisik Aries semakin melemah sehingga membutuhkan penanganan medis di rumah sakit.
"sebelum meninggal Aries Garasi sempat diare dan gula darah naik," demikian keterangan keluarga.
Penanganan medis kemudian diberikan kepada Aries Budiman. Namun, setelah mendapatkan perawatan, nyawa drummer Garasi tersebut tetap tidak tertolong.
Kepergian Aries Garasi meninggalkan duka bagi keluarga dan orang-orang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidup serta kariernya. Rekan satu band, musisi, komunitas, hingga pihak yang terlibat dalam film Garasi turut menyampaikan belasungkawa.
Perjalanan Aries Budiman Bersama Garasi
Nama Aries Budiman tidak dapat dipisahkan dari perjalanan band Garasi. Aries bersama Fedi Nuril dan Aiu Ratna menjadi bagian dari awal terbentuknya Garasi pada 2005.
Sebelum dikenal luas melalui Garasi, Aries terlebih dahulu menekuni dunia musik. Pada awal 2000-an, ia meraih gelar Best Drummer dalam berbagai festival dan kompetisi musik, mulai dari tingkat Sukabumi hingga nasional.
Prestasi tersebut kemudian membuka kesempatan bagi Aries untuk bergabung dengan band Omelette sebagai additional drummer.
Perjalanan karier Aries berubah ketika Miles Films menggandengnya sebagai salah satu pemeran utama dalam film Garasi pada 2006. Dalam film tersebut, Aries berperan sebagai Awan bersama Fedi Nuril dan Aiu Ratna.
Film Garasi mengisahkan perjalanan tiga anak muda yang hidup dari bermain musik hingga membentuk sebuah band bernama Garasi.
Garasi kemudian berkembang dari sekadar band dalam film menjadi grup musik nyata. Aries, Fedi Nuril, dan Aiu Ratna melanjutkan perjalanan tersebut dengan membentuk band Garasi dan merilis album perdana pada 2006.
Album pertama Garasi berisi sembilan lagu yang seluruhnya menjadi soundtrack film Garasi. Setelah itu, Garasi melanjutkan perjalanan musik melalui sejumlah karya dan merilis tiga album.
Karya Aries Budiman dan Garasi
Sebagai musisi dan aktor, Aries Budiman meninggalkan sejumlah karya yang berkaitan erat dengan perjalanan Garasi.
Film:
-
Garasi (2006)
Album bersama Garasi:
-
Garasi (2006)
-
Garasi II (2008)
-
Kembali (2011)
Peran Aries dalam film Garasi juga membuatnya masuk nominasi Festival Film Indonesia (FFI) untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik.
Rekan Garasi Sampaikan Duka
Kepergian Aries Garasi turut membuat rekan-rekan seperjalanannya menyampaikan pesan belasungkawa.
Vokalis Garasi, Aiu Ratna, turut mengantar jenazah Aries menuju tempat peristirahatan terakhir di Sukabumi. Aiu mengenang Aries sebagai rekan bermusik yang ketukan drumnya tidak akan tergantikan.
"Selamat jalan kawan.. ketukan drummu takkan tergantikan… Rest in peace @aries_garasi," tulis Aiu Ratna.
Fedi Nuril, yang menjadi bagian dari perjalanan awal Garasi bersama Aries dan Aiu, juga mengungkapkan kehilangan melalui media sosial.
"Innalillaahi wa inailaihi raaji’un @aries_garasi. Belum tahu mau nulis apa," tulis Fedi.
Ucapan duka juga datang dari Miles Films. Rumah produksi tersebut mengenang Aries bukan hanya sebagai drummer Garasi, tetapi juga pemeran Awan dalam film Garasi.
Produser film Garasi, Mira Lesmana, turut mengenang kontribusi Aries dalam perjalanan musik dan film tersebut.
"Selamat jalan Aries. Terima kasih untuk Garasi, ketukan dan tawamu akan selalu di hati," tulis Mira Lesmana.
Sementara itu, komunitas Sukabumi Drummer turut mengenang Aries Garasi sebagai sosok yang membawa banyak tawa dan cerita. Komunitas tersebut menyampaikan penghormatan terakhir sekaligus mengenang dedikasi Aries selama menjadi bagian dari komunitas.
Kepergian Aries Budiman menjadi bagian terakhir dari perjalanan panjang drummer Garasi yang telah berkarya di dunia musik dan film Indonesia selama lebih dari dua dekade.
Load more