News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Wakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengajak generasi muda menjadi bagian penting dari gerakan mewujudkan Indonesia Emas tanpa bandar narkoba.
Rabu, 23 September 2026 - 18:21 WIB
Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Qakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com— Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengajak generasi muda menjadi bagian penting dari gerakan mewujudkan Indonesia Emas tanpa bandar narkoba.

Pesan tersebut disampaikan Ibas saat menerima audiensi Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Indonesia, GRANAT, para duta anti narkoba, serta sejumlah elemen masyarakat dalam Audiensi Kebangsaan bertema “Indonesia Emas Tanpa Bandar Narkoba: Generasi Muda Keren, Jadi Solusi dan Penggerak Kemajuan Bangsa”, di Rumah Kebangsaan MPR RI, Jakarta, dikutip Rabu (23/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibas Yudhoyono mengungkapkan bahwa jadilah generasi yang bermakna dan berdampak. Berpikir besar, bertindak nyata, dan membumi dalam manfaat.

Menurut Edhie Baskoro, tema Indonesia Emas tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi. Indonesia Emas juga membutuhkan generasi muda yang sehat, berkarakter, produktif, kreatif, dan mampu menjadi solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

Ibas juga menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Generasi muda harus diperkuat melalui pencegahan dan edukasi. Namun pada saat yang sama, jaringan pemasok, pengedar, dan bandar narkoba harus menjadi sasaran utama pemberantasan.

“Tidak ada yang bisa kita lakukan sendiri. Mari kita berkolaborasi, mari kita bersinergi,” ujar Ibas.

Menurutnya, perang melawan narkoba tidak boleh berhenti pada penangkapan pengguna atau kurir. Penegakan hukum perlu diarahkan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk aktor yang mengendalikan perdagangan narkotika dan keuntungan ekonomi di baliknya.

“Putus jalurnya, bongkar jaringannya, kejar bandarnya," terang dia.

Ibas juga mendorong penelusuran aliran dana yang berasal dari perdagangan narkoba sehingga pemberantasan tidak hanya menyasar barang, tetapi juga keuntungan dan aset yang dihasilkan dari kejahatan tersebut.

Ibas mengingatkan bahwa perdagangan narkoba memiliki dimensi ekonomi yang sangat besar.

“Sektor ekonomi bayangan itu hari ini berputar kurang lebih hampir 100 kuadriliun rupiah," jelasnya.

Ia kemudian menyebut sejumlah aktivitas ilegal yang perlu dicermati, di antaranya judi online, perdagangan narkoba, perdagangan manusia, dan penebangan liar.

Angka tersebut memiliki cakupan dan metodologi yang berbeda.

Karena itu, Ibas menilai pemberantasan narkoba perlu melihat persoalan bukan hanya dari sisi kesehatan dan keamanan, tetapi juga dari sisi ekonomi ilegal dan aliran keuangan kejahatan.

Ibas juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap berbagai titik rawan masuknya narkoba ke Indonesia.

Dengan wilayah Indonesia yang luas dan berbentuk kepulauan, pengawasan terhadap perbatasan darat, perbatasan laut, pelabuhan, pintu masuk internasional, serta jalur-jalur ilegal menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penyelundupan.

Anggota Komisi XII DPR RI tersebut mendorong penguatan sinergi antara BNN, Polri, TNI, Bea Cukai, Imigrasi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Jangan sampai wilayah perbatasan dan kawasan yang sulit diawasi justru dimanfaatkan jaringan narkotika,” terangnya.

Menurutnya, teknologi, pertukaran informasi, deteksi dini, dan pengawasan terpadu perlu terus dikembangkan untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika.

“Kita tidak boleh hanya menunggu narkoba beredar. Kita harus mencegahnya sejak dari pintu masuk," beber dia.

Ibas menambahkan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas negara dan aparat penegak hukum melainkan orang tua dan keluarga juga memiliki posisi penting dalam membangun karakter dan ketahanan anak menghadapi tekanan lingkungan.

“Komitmen itu harus dirumuskan tidak hanya sebatas komitmen dari pemimpin, tapi juga sampai dengan level-level regulator kita, aparatur kita, organisasi pendukung, termasuk kepala-kepala daerah dan di dalamnya adalah orang tua dan keluarga-keluarga yang ada di Indonesia,” kata Ibas.

Menurut Ibas Yudhoyono, keluarga harus menjadi ruang pertama bagi anak untuk mendapatkan edukasi, perhatian, rasa aman, kepercayaan diri, dan tempat untuk bercerita.

Ia juga menekankan pentingnya membangun self-love, self-confidence, dan self-esteem, sehingga anak muda tidak mencari penerimaan, keberanian, atau ketenangan melalui narkoba.

“Indonesia ini mencintai mereka tidak hanya dengan sekadar memberikan pukulan kepada warganya, tetapi juga dengan mengasihi dan mencintai, to love their soul,” tuturnya.

Pesan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat yang hadir dalam audiensi.

Hinca Panjaitan menilai pemberantasan narkoba merupakan pekerjaan yang tidak pernah selesai dan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ia mendorong agar gerakan anak muda tidak berhenti sebagai pelopor anti narkoba, tetapi juga mengambil peran lebih konkret dalam melawan peredaran dan jaringan bandar narkoba.

Dia juga menyatakan keterbukaan untuk memperkuat kolaborasi dengan KIPAN, GRANAT, dan komunitas anti narkoba lainnya dalam memperluas edukasi dan pencegahan di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, KIPAN Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas penerimaan Fraksi Partai Demokrat terhadap aspirasi yang dibawa dalam audiensi.

Perwakilan KIPAN menilai pertemuan bersama Ibas dan jajaran Fraksi Demokrat menjadi ruang penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam memperkuat gerakan anti narkoba di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap! Ajax Ternyata Sudah Bidik Indonesia Sejak 2025, Ada Persaingan dengan Klub Belanda Lain

Terungkap! Ajax Ternyata Sudah Bidik Indonesia Sejak 2025, Ada Persaingan dengan Klub Belanda Lain

Kerja sama PSSI dan Ajax ternyata sudah dijajaki sejak 2025. Jurnalis Belanda mengungkap persaingan Ajax dengan klub Belanda lain untuk masuk Indonesia.
BMKG Sebut Hujan di Sumsel Dipicu Dinamika Atmosfer dan OMC

BMKG Sebut Hujan di Sumsel Dipicu Dinamika Atmosfer dan OMC

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto mengatakan, kondisi atmosfer saat ini mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Sumsel.
Panja Gula DPR RI Minta Pemerintah Tunjuk BUMN Impor Gula Rafinasi

Panja Gula DPR RI Minta Pemerintah Tunjuk BUMN Impor Gula Rafinasi

Panitia Kerja (Panja) Gula Komisi VI DPR RI kembali bergulir dengan kembali mengundang pemerintah termasuk perusahaan BUMN dalam menata tata niaga gula nasional termasuk kebijakan impor gula mentah untuk rafinasi.
TPS Plosojenar Pati Terbakar Hebat, Api Diduga Merembet dari Pembakaran Pelepah Daun Tebu Kering

TPS Plosojenar Pati Terbakar Hebat, Api Diduga Merembet dari Pembakaran Pelepah Daun Tebu Kering

Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Plosojenar di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar. Kobaran api dan asap tebal membumbung tinggi dari tumpukan sampah yang menggunung.
Mengenal Lee Yeong-joo, Libero Hyundai Hillstate yang Tingginya Beda 25 Cm dari Megawati Hangestri

Mengenal Lee Yeong-joo, Libero Hyundai Hillstate yang Tingginya Beda 25 Cm dari Megawati Hangestri

Mengenal Lee Yeong-joo, libero mungil yang cukup lama jadi bagian dari Hyundai Hillstate. Menariknya, punya selisih tinggi 25 cm dengan Megawati Hangestri.
Pembenahan Birokrasi Diperlukan Dalam Upaya Tingkatkan Sumber Daya Polwan

Pembenahan Birokrasi Diperlukan Dalam Upaya Tingkatkan Sumber Daya Polwan

Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendorong polisi wanita (Polwan) Indonesia terus meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan diri menduduki posisi-posisi strategis di kepolisian.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Karier Makin Bersinar! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Peluang Emas pada 24 September 2026: Virgo Paling Menonjol

Karier Makin Bersinar! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Peluang Emas pada 24 September 2026: Virgo Paling Menonjol

Memasuki 24 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki perkembangan menarik dalam urusan pekerjaan dan karier. Siapa saja yang paling bersinar besok?
Selengkapnya

Viral