Bukan Bermaksud Membongkar Klaster Mewah, Ombudsman Ungkap Tujuan Sebenarnya Kunjungi Lapas Cibinong
- ANTARA/M Fikri Setiawan
tvOnenews.com - Ombudsman Republik Indonesia menemukan kejanggalan saat melakukan pengawasan terhadap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam kunjungan yang diadakan pada Rabu (23/9/2026), Ombudsman dikejutkan dengan bangunan seperti klaster yang berada di area Lapas.
Secara gamblang, Ombudsman menyebarkan video temuan sejumlah klaster mewah di Lapas Cibinong yang diduga dihuni oleh warga binaan.
Dalam video yang beredar, terlihat kondisi klaster beserta ruangan yang didalamnya dilengkapi fasilitas seperti apartemen mewah.
Sejumlah fasilitas mulai dari sofa, televisi berukuran besar, pendingin ruangan, kabinet, serta area yang menyerupai dapur lengkap dengan sejumlah perlengkapannya.
Tak hanya itu, fasilitas lainnya terdapat gym yang lengkap, kolam, tempat parkir yang diisi dengan mobil mewah, hingga simulator golf yang sedang dibangun.
Mengenai hal tersebut, Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan mengungkapkan maksud dan tujuan kunjungannya ke Lapas Cibinong hingga menjadi perhatian publik.
Tujuan Kunjungan Ombudsman ke Lapas Cibinong
Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan pihaknya memiliki tugas untuk mengawasi pelayanan publik di seluruh sektor baik diselenggarakan oleh kementerian maupun pemerintah daerah yang menggunakan APBN atau APBD berjalan sesuai peraturan yang berlaku.
Kunjungannya di Lapas Cibinong merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja, salah satunya ke Lapas.
- ombudsman
Sebelumnya, Ombudsman sudah mengunjungi Lapas Kelas IIA Cibinong pada 26 Juli 2026 bersama Komnas HAM, LPSK, Komnas Perempuan, Komnas Perlindungan Anak dan Komisi Nasional Disabilitas.
Namun pada kunjungan tersebut, pihaknya tidak berhasil masuk ke dalam Lapas Cibinong dan telah dilaporkan kepada Dirjen Pemasyarakatan.
Pada kunjungan terakhir, Ombudsman juga mengunjungi tiga Lapas lainnya, yaitu Rutan Pondok Bambu, Lapas Pemuda Tangerang, dan Lapas Perempuan Kota Batam.
Berbeda dengan Lapas Cibinong, ketiga Lapas tersebut menyambut kedatangan Ombudsman dengan baik dan sangat terbuka.
“Disamping itu, Ombudsman juga akan melakukan sosialisasi kepada warga binaan dan menerima pengaduan jika mereka mendapatkan pelayanan buruk dari petugas Lapas,” ungkap Syafrida Rachmawati Rasahan pada program acara Kabar Petang, tvOne, Jumat (25/9/2026).
Pihaknya mengatakan tidak sengaja menemukan bangunan Klaster mewah tersebut lantaran tidak diperbolehkan masuk ke area blok tahanan.
“Kami tidak sengaja mencari bangunan ini, penemuan ini juga bagian karena kami tidak bisa masuk ke blok tahanan. Maka kami kemudian melihat ada halaman, ada pintu, kami coba jalan dan ternyata yang kami temukan seperti itu,” jelasnya.
(kmr)
Load more