KPK Buka Peluang Dalami Kasus Suap SHGB Summarecon Usai Didatangi Kuasa Hukum Ahli Waris
- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
Martinus juga meminta pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap pihak-pihak yang disebut berkaitan langsung dengan perkara, tetapi juga pemilik PT Summarecon.
Ia menyebut pemilik perusahaan tersebut dinilai mengetahui mengenai dugaan aliran uang dalam perkara ini.
Kuasa hukum ahli waris juga mengaku telah mengumpulkan sejumlah bukti dan siap menyerahkannya kepada penyidik apabila diperlukan.
"Jadi untuk lebih jelasnya, kita berharap ya KPK memanggil Soetjipto Nagaria, ya, istrinya, anak-anaknya, Herman Nagaria, dan juga Soegianto Nagaria. Ini kan pemilik," ucapnya.
Awal Mula Sengketa Tanah 65 Hektare
Sementara itu, Aloisius Abi menjelaskan sengketa tersebut bermula dari persoalan tanah seluas 65 hektare di kawasan Gunung Geulis, Bogor.
Menurut Aloisius, pemilik lahan telah mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM) sejak 1972. Dokumen tersebut, kata dia, masih tercatat dalam Warkah Tanah Kabupaten Bogor.
"Otomatis ini ada penerbitan SHGB ini, ini adalah dia tempelkan tumpang tindih di atas tanah SHM milik orang lain," ungkapnya.
Aloisius kemudian mengaitkan penerbitan SHGB tersebut dengan Amin Arsad. Menurut dia, Amin merupakan ayah dari Rizal Pahlevi, salah satu pihak yang diamankan KPK.
"Karena ini pelakunya adalah bapaknya Rizal yang saat ini kena OTT. Bapaknya bernama Amin Arsad, dia yang menerbitkan 12 SHGB dan sekarang si Pak Rizal kerja di Summarecon," ucapnya.
KPK Sebut Informasi Akan Dipelajari
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan informasi yang disampaikan kuasa hukum ahli waris akan menjadi bahan bagi penyidik untuk didalami.
Menurut Budi, penyidik akan mempelajari pihak-pihak yang memiliki peran dalam konstruksi perkara tersebut, termasuk nama-nama dari PT Summarecon yang disebut oleh kuasa hukum.
"Tentu informasi dari para pihak tersebut menjadi pengayaan bagi penyidik nanti untuk dipelajari lebih lanjut, mana pihak-pihak yang memang punya peran penting dalam konstruksi perkara ini, termasuk tadi disebutkan beberapa pihak dari PT Summarecon," ungkapnya.
Penyidik, lanjut Budi, akan melihat perkara tersebut secara utuh, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki peran signifikan tetapi belum ditetapkan sebagai tersangka.
Load more