Babah Alun Langsung Digeruduk Usai Dilantik Jadi Wantimpres, Diminta Presiden Perhatikan Masyarakat Termarjinalkan Khususnya Ojol
- Instagram Babah Alun
Jakarta, tvOnenews.com - Jusuf Hamka atau yang lebih akrab disapa Babah Alun digeruduk ojek online (ojol) usai dilantik menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jumat (2/10/2026).
Saat menemui massa ojol, Babah Alun bicara soal jabatan yang didudukinya saat ini hingga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Jabatan ini buat saya bukan sesuatu yang membanggakan, tetapi tugas berat. Saya bisa mendapatkan jabatan ini pasti ada doa anak-anakku semua. Pesan Bapak Presiden, perhatikan masyarakat yang termarjinalkan di antaranya khusus teman-teman ojol. Itu pesan dari beliau,” katanya dikutip Sabtu (3/10/2026).
Babah Alun menambahkan Kepala Negara ingin negeri ini makmur dan rakyatnya sejahtera.
Selain itu, dia meminta agar terus diingatkan apabila suatu saat nanti melenceng dari tugasnya. Dia meminta agar masyarakat khususnya ojol yang ditemuinya ini untuk menegurnya.
“Saya anak jalanan yang enggak sekolah, tapi karena jujur dan amanah alhamdulillah Allah kasih. Berkat doa kalian juga. Tolong di saat saya melakukan tugas, ingatkan saya kalau saya tidak benar dan melenceng, enggak amanah, silakan marahin saya. Saya siap,” ujar Babah Alun.
“Saya tidak mengharapkan fasilitas atau gaji. Tapi Insyaallah saya akan kerja untuk Merah Putih. Tolong bantu. Yang bisa doa, doa. Yang bisa bantu, bantu tunjukkan saya daerah-daerah mana yang termarjinalkan. Insyaallah saya akan komunikasikan,” sambungnya.
Cerita Babah Alun Diundang ke Istana
Pengusaha jalan tol ini menceritakan detik-detik dirinya diundang ke Istana untuk membantu kerja Kepala Negara sebagai anggota Wantimpres.
Saat itu, dia tiba-tiba ditelepon Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan diundang ke Istana Negara.
“Jam 6.35 ditelepon Pak Seskab. Saya kaget. Saya cuma bilang alhamdulilah, Pak, negara mempercayai saya,” katanya.
Babah Alun mengatakan Teddy mengatakan Presiden Prabowo yang memintanya datang. Dirinya tidak butuh alasan khusus untuk menyanggupi permintaan Presiden Prabowo.
“Kalau diminta negara enggak boleh ditolak. Kita harus berbakti. Kita bangun negeri kita tercinta ini,” pungkasnya. (nsi)
Load more