Restoran Korea 88 Seoul Paskal Bandung Tutup Sementara Imbas Ratusan Pelanggan Diduga Keracunan, Mau Fokus Evaluasi dan Sanitasi
- Instagram/88seoul.id | Threads/byerisk
Jakarta, tvOnenews.com - Restoran Korea 88 Seoul Paskal Bandung tutup sementara selama dua hari, 7-8 Oktober 2026, imbas ratusan pelanggan diduga keracunan.
Hal ini disampaikan pihak restoran Korea tersebut melalui keterangan resminya, Rabu (7/10/2026).
“Sebagai tindak lanjut atas laporan yang telah kami terima dari sejumlah pelanggan, 88 Seoul Paskal Bandung akan menghentikan sementara operasional pada 7-8 Oktober 2026,” tulis keterangannya.
“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kehati-hatian untuk melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh serta evaluasi terhadap proses dan standar operasional di gerai,” sambungnya.
- Threads/byerisk | X/jiwonuha
Terkait laporan sejumlah pelanggan mengalami keluhan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan bantuan lebih lanjut.
“Bagi pelanggan yang memiliki kondisi serupa atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, silakan menghubungi kami agar dapat kami tindaklanjuti secara langsung,” tulis keterangan 88 Seoul.
Pihak 88 Seoul Paskal Bandung pun meminta maaf atas insiden yang menimpa sejumlah pengunjung tersebut.
Corporate Communication 88 Seoul, Hana, menambahkan pihak manajemen belum bisa memastikan jumlah pasti pengunjung yang terdampak.
"Saat ini proses klarifikasi masih terus berjalan. Kami juga masih menerima masukan-masukan dari konsumen yang belum terakomodir. Jadi untuk angka, kami belum bisa memastikan secara exact,” kata Hana.
Menurutnya, jumlah ratusan orang yang diduga terdampak berdasarkan cuitan-cuitan di media sosial harus diverifikasi terlebih dahulu.
"Kami tidak mau berasumsi karena harus cross-check lebih lanjut. Takutnya nanti angka yang beredar menjadi misleading,” ungkapnya.
Berawal dari Keluhan di Media Sosial
Sebelumnya, viral di media sosial Threads soal sejumlah pelanggan 88 Seoul Paskal 23 Bandung mengeluhkan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan di sana.
Salah satu pengguna Threads @b*e*isk membagikan pengalaman buruknya saat menyantap makanan Korea di sana pada tanggal 3 Oktober 2026 malam.
Sehari setelahnya, atau pada pagi harinya, pemilik akun @b*e*isk mengaku kondisi kesehatannya memburuk.
Dia merasakan mual hingga muntah-muntah berulang kali. Selain itu, dia juga mengaku demam tinggi.
Saat dia memutuskan berobat ke dokter, pemilik akun @b*e*isk menyebut dokter yang menanganinya sudah lebih dulu menangani lima orang pasien yang sama-sama mengalami keracunan karena menyantap makanan di restoran yang sama.
"Paginya muntah-muntah, malamnya demam tinggi sampai menggigil, diare 10-15 menit sekali. Ternyata aku pasien keenam yang keracunan makanan di sana. Hari ini bahkan ada yang sampai sekeluarga keracunan," tulisnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Bandung menyatakan masih melakukan investigasi sebagai respons kabar dugaan keracunan makanan tersebut.
"Masih tahap investigasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Sony Adam. (cep/nsi)
Load more