News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Difabel Tewas Diduga Dibully di Surabaya, Warga Setempat Ungkap Keseharian 2 Bocah yang Diduga Terlibat

Ketua RT 12 mengungkap keseharian dua bocah yang diduga terlibat dalam kasus kematian Zulkarnain, anak difabel berusia 10 tahun di Surabaya. Begini keterangannya.
Senin, 19 Oktober 2026 - 21:18 WIB
Anak Difabel Tewas Diduga Dibully di Surabaya
Sumber :
  • tvOne

tvOnenews.com – Ketua RT 12 di lingkungan tempat tinggal Zulkarnain Abdil Aziz, anak difabel berusia 10 tahun yang meninggal dunia di Surabaya, mengungkapkan keseharian dua bocah tetangga yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Hadi, selaku Ketua RT 12, menyebut kedua anak itu dalam kesehariannya terlihat seperti anak-anak pada umumnya. Ia menilai kenakalan yang terlihat selama ini tidak terkesan berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterangan tersebut disampaikan Hadi saat diwawancarai dalam program Kabar Siang tvOne.

Pernyataannya menjadi salah satu informasi yang muncul di tengah penyelidikan kasus kematian Zulkarnain, yang diduga mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.

“Kalau saya rasa yo pada umumnya anak-anak seh mas, Seperti itu, umumnya anak-anak,” kata Hadi, selaku Ketua RT 12, dikutip dari Kabar Siang tvOne.

Meski demikian, keterangan Hadi mengenai keseharian kedua anak tersebut tidak serta-merta menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Zulkarnain.

Dugaan keterlibatan masing-masing anak tetap perlu merujuk pada hasil pemeriksaan dan penyelidikan aparat penegak hukum.

Zulkarnain Abdil Aziz, anak berusia 10 tahun penyandang disabilitas, meninggal dunia pada 12 September 2026. Ia diketahui memiliki Down syndrome dan cerebral palsy.

Berdasarkan keterangan keluarga, Zulkarnain ditemukan dalam kondisi kritis di teras rumahnya di kawasan Rungkut, Surabaya. Saat itu, ibunya, Nurul Fadilah, baru pulang berjualan di pasar.

Ayah korban, Slaras Abdul Wahid atau Slaras, sebelumnya mengungkapkan bahwa anaknya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Ia mengatakan terdapat tali sepatu yang melilit leher korban dengan pemberat besi kecil.

“Kepalanya ini biru, di lehernya itu ada jeratan tali sepatu, dikasih bandulan besi gitu tali sepatunya,” kata Slaras dalam program Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne.

Anak down syndrome di Surabaya tewas usai dibully dua bocah tetangga
Anak down syndrome di Surabaya tewas usai dibully dua bocah tetangga
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

Keluarga kemudian berupaya mencari tahu penyebab kejadian yang berujung pada meninggalnya Zulkarnain.

Selain kondisi korban saat ditemukan, keluarga juga menyampaikan informasi mengenai hasil pemeriksaan yang mereka terima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Slaras mengatakan, berdasarkan hasil yang diterimanya dua hari setelah kejadian, ditemukan cairan sabun colek di dalam perut Zulkarnain.

“Hasilnya waktu dua hari kemudian keluar, hasilnya ada cairan sabun colek dalam perutnya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keluarga Korban Pengeroyokan oleh Anggota DPRD Bekasi Nyatakan Kekecewaan atas Putusan Hakim

Keluarga Korban Pengeroyokan oleh Anggota DPRD Bekasi Nyatakan Kekecewaan atas Putusan Hakim

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Cikarang telah menjatuhkan vonis terhadap anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, dalam kasus pengeroyokan terhadap Fendy (41). 
Berupaya Meningkatkan Kapasitas Usaha dan Memperluas Pemahaman Pasar, BPKP dan Kementerian Pertanian Menggelar Pelatihan untuk Pekebun Kelapa Sawit

Berupaya Meningkatkan Kapasitas Usaha dan Memperluas Pemahaman Pasar, BPKP dan Kementerian Pertanian Menggelar Pelatihan untuk Pekebun Kelapa Sawit

Sebanyak 28 pekebun kelapa sawit swadaya mengikuti pelatihan Informasi Pasar dan Promosi untuk tingkatkan kapasitas usaha dan memperluas pemahaman akses pasar
Dilantik Jadi KSP, Listyo Sigit Dinilai Mampu Beri Terobosan Realisasi Program Era Presiden Prabowo

Dilantik Jadi KSP, Listyo Sigit Dinilai Mampu Beri Terobosan Realisasi Program Era Presiden Prabowo

Usai memimpin Polri, Listyo Sigit Prabowo kini didapuk menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
Di Hadapan Klub Jerman, Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks Heran Monchengladbach Bisa Kalah 6 Kali Beruntun dan Jadi Juru Kunci

Di Hadapan Klub Jerman, Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks Heran Monchengladbach Bisa Kalah 6 Kali Beruntun dan Jadi Juru Kunci

Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, buka suara setelah klubnya, Borussia Monchengladbach, mencatat sederet hasil buruk di Liga Jerman musim ini.
Pesan Haru Pendeta Gilbert untuk Kamaruddin Simanjuntak: Rumahmu Sudah Jadi

Pesan Haru Pendeta Gilbert untuk Kamaruddin Simanjuntak: Rumahmu Sudah Jadi

Pendeta Gilbert Lumoindong menyampaikan pesan haru untuk mengenang Kamaruddin Simanjuntak yang dikabarkan meninggal dunia pada Senin (19/10/2026). Kenang sosok.
Didapuk Jadi Kepala BNPPDT, Jenderal TNI Maruli Genjot Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Didapuk Jadi Kepala BNPPDT, Jenderal TNI Maruli Genjot Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut mengemban tugas sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT).

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Kabar duka menyelimuti dunia militer, mantan KSAD Jenderal TNI Subagyo Hadi Siswoyo meninggal, pada Senin (19/10/2026). Subagyo HS meninggal di usia 80 tahun. 
Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Hal yang tak kalah menarik perhatian adalah sosok terduga tersangka dalam insiden mengerikan tersebut. Diketahui, bahwa terduga pelaku baru berusia 26 tahun.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem operasional yang adaptif. Kenali tanda sistem perlu diperbarui melalui integrasi data, ERP, dashboard, dan otomasi.
Selengkapnya

Viral