Tak Cukup Hanya Bisa Pakai AI, Mahasiswa Indonesia Kini Disiapkan Hadapi Persaingan Dunia Kerja
- ist
Bagi dunia usaha, kemampuan memanfaatkan AI dinilai semakin penting untuk mendukung efisiensi dan pengembangan proses kerja. Karena itu, pembelajaran berkelanjutan menjadi salah satu pendekatan yang disiapkan untuk membantu tenaga kerja menghadapi perubahan kebutuhan industri.
Dalam kerja sama tersebut, Sophia membawa pengalaman di bidang pelatihan AI, manajemen data, dan strategi transformasi digital. Perusahaan berbasis di Inggris itu dipimpin Dr. Matilde D’Amelio yang memiliki pengalaman hampir 15 tahun dalam bidang terkait.
Sementara itu, i3L University berperan sebagai institusi pendidikan yang akan mengembangkan penerapan materi AI dalam lingkungan akademik. Perguruan tinggi yang dipimpin Dr. Katherine, S.T., Ph.D., tersebut memiliki fokus pendidikan pada ilmu hayati, bisnis, penelitian, dan inovasi.
Adapun EduMark berperan mendukung pengembangan kemitraan strategis antara lembaga pendidikan dan penyedia keahlian internasional. Lembaga konsultasi pendidikan yang didirikan Dr. Gideon Bima Maharesi itu juga bergerak dalam pengembangan kerja sama lintas institusi.
Kolaborasi ketiga pihak diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami penggunaan AI secara lebih mendalam sebelum memasuki dunia profesional. Pendekatan pembelajaran praktis menjadi salah satu upaya untuk memperkecil kesenjangan antara keterampilan lulusan dan kebutuhan perusahaan.
Meski demikian, pengumuman kerja sama tersebut belum merinci jadwal pelaksanaan program, jumlah peserta, maupun mekanisme pendaftaran pelatihan. Informasi mengenai biaya dan bentuk sertifikasi yang akan diberikan juga belum dijelaskan.
Ke depan, kerja sama ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan AI sekaligus mendukung pengembangan keterampilan tenaga kerja Indonesia. Harapannya, mahasiswa dan profesional tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan solusi di berbagai bidang.
Penguatan kemampuan AI menjadi semakin relevan ketika perubahan teknologi berlangsung cepat dan memengaruhi berbagai sektor pekerjaan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan dunia usaha diharapkan dapat membantu menyiapkan sumber daya manusia yang lebih adaptif serta berdaya saing.
Load more