Reaksi Waketum MUI soal Imam Mahdi Gadungan di Bangkalan Modus Top Up Nyawa, Berujung Peras Korban Rp1,3 Miliar
- Istimewa
Peristiwa ini tidak sekadar dirasakan oleh para pengikutnya, namun juga melibatkan pihak lain atau keluarga mereka yang dipaksa untuk membayar dengan menggunakan uang.
Berbagai penawaran juga menjadi andalan modus FF. Ironisnya lagi, para pengikutnya diminta mendahulukan FF dan AS ketimbang menjalankan shalat.
KH Cholil sapaan akrabnya, melihat fenomena ini menjadi pembelajaran penting bagi umat Islam di Indonesia. MUI hingga lembaga-lembaga keagamaan lainnya juga diajak agar mengedukasi masyarakat untuk selalu taat kepada guru sesuai dengan koridor Al-Qur'an maupun hadits.
"Saya pikir ini menjadi tugas kita bersama mencerdaskan masyarakat agar mencari guru yang tepat dan taat pada guru sesuai dengan landasan Al-Qur'an dan hadits," ucapnya.
(hap)
Load more