News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Ini 4 Langkah Pembenahan Program MBG

Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo, ini 4 langkah prioritas pembenahan program MBG.
Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB
Pelaksanaan Pilot Project MBG Prasmanan
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyiapkan empat langkah prioritas untuk membenahi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sejak awal Januari 2025. 

Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, empat langkah pembenahan yang akan dilakukan yakni pertama, mempercepat pemerataan MBG ke wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T); kedua, memperbaiki tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga, meningkatkan keamanan dan mutu gizi makanan; dan keempat menertibkan data penerima manfaat serta pemberantasan penyimpangan. Langkah-langkah pembenahan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Penyelenggaraan Program MBG di Jakarta.

“Memasuki dua tahun pemerintahan, arahan Presiden, MBG segera diimplementasikan secara merata, terutama di wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi. Kekurangan harus dibenahi, tata kelola ditertibkan, dan penyimpangan kita tindak tegas,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam keterangannya, Selasa (20/10).

Untuk mempercepat pemerataan layanan MBG ke wilayah 3T, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengaktivasi 480 SPPG baru di 16 provinsi di wilayah Indonesia timur pada 2 Oktober 2026. Selanjutnya, pada 14 Oktober 2026, BGN melaksanakan aktivasi tahap kedua yakni 980 SPPG baru di Sumatera, Kalimantan, dan Bali.

“Adapun petunjuk teknis SPPG 3T ditargetkan rampung pekan ini untuk memberikan kepastian operasional SPPG 3T yang telah diaktivasi,” ujar Zulhas.

Perbaikan tata kelola pun sudah dilakukan pemerintah sejak awal Oktober 2026 lewat penetapan skema insentif baru. SPPG mendapatkan insentif sesuai penerima manfaat yang dilayani dengan perhitungan sebesar Rp2.000 per porsi. 

Selain itu, kata Zulhas, pemerintah mendata ulang SPPG untuk memastikan SPPG yang beroperasi memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Berdasarkan ketentuan Surat Penetapan Sementara (SPS 2), SPPG yang memenuhi kriteria operasional harus memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), tidak sedang di-suspend, tidak pernah mengalami kejadian fatal, dan melayani lebih dari 1.000 penerima manfaat.

“Data BGN mencatat 26.385 SPPG berstatus operasional dalam SPS 2,” ucapnya.

Zulhas melanjutkan, berkaitan dengan peningkatan keamanan, pemerintah melakukan benchmarking atau studi banding ke negara yang sudah berpengalaman, di antaranya Jepang dan Italia. Saat ini, BGN telah melaksanakan percontohan di 66 SPPG di 10 provinsi dengan menyajikan MBG secara prasmanan.

“Hasil uji coba menunjukkan metode ini mampu menjaga makanan tetap hangat disajikan, mengurangi sisa makanan, sekaligus memperkuat edukasi gizi melalui keterlibatan guru dan siswa. Hasil uji coba akan dievaluasi secara berkala sebelum diperluas ke daerah lain,” katanya.

Berikutnya, data penerima manfaat akan ditertibkan. Penyimpangan juga diberantas. Adapun hingga 9 Oktober 2026, jumlah penerima manfaat MBG yakni sebanyak 57,49 juta orang. Zulhas menyatakan ke depan, data penerima manfaat MBG harus tervalidasi by name by address (BNBA) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

“Data tersebut meliputi data siswa, data santri, dan kelompok 3B (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui). Integrasi ini menjadi dasar penetapan sasaran dan evaluasi dampak MBG, sehingga penyaluran program dapat dilakukan secara lebih akurat dan tepat sasaran,” tuturnya.

Zulhas juga menegaskan praktik penyimpangan harus dibersihkan. Tidak boleh ada lagi perantara dan kerja sama para oknum yang mengarah pada korupsi. 

“Kalau dulu itu, yayasan-yayasan dibentuk, titik ditentukan, ya akhirnya kerja sama korupsi. Itu yang kita bersihkan. Dan kalau ada kesalahan yang disengaja, bukti jelas terang-benderang, bisa dibawa ke pengadilan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BGN Sudaryono menjelaskan akan memperkuat pengawasan operasional SPPG dengan memasang CCTV di setiap dapur yang terhubung ke BGN dengan menggunakan artificial intelligence (AI).

“Jadi semua dapur itu sudah punya CCTV, hanya CCTV-nya belum terkoneksi, hanya dikonsumsi oleh internal dari dapur itu. Sehingga kami sedang piloting, ada sekitar 70-an dapur yang kita piloting, untuk CCTV-nya kita tarik ke pusat, kita kasih artificial intelligence, sehingga kita bisa memonitor SOP. Apakah SOP pengolahan, SOP persiapan, SOP cuci ompreng, dan sebagainya,” kata Sudaryono.

Langkah lainnya yaitu memperkuat peran Satgas MBG di daerah untuk memantau dan mengawasi sesuai tugas dan fungsi yang diatur dalam Perpres Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan Kripto Seret Timothy Ronald, Ternyata Ini Alasannya

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan Kripto Seret Timothy Ronald, Ternyata Ini Alasannya

Perjalanan Timothy dimulai di usia 14 tahun, saat sebagian besar anak seusianya masih mencari jati diri, ia justru mengambil Langkah yang sangat berani....
Tak Punya Kendaraan, Keluarga Bobotoh yang Tewas Usai Nonton Persib Kebingungan Bawa Pulang Jenazah

Tak Punya Kendaraan, Keluarga Bobotoh yang Tewas Usai Nonton Persib Kebingungan Bawa Pulang Jenazah

Keluarga ARK (16), Bobotoh yang tewas usai nonton Garudayaksa vs Persib di Stadion Pakansari, Bogor sempat bingung bawa pulang jenazah karena tak ada kendaraan.
Viral Curhatan Pilu Pelari JRF 2026, Gagal Capai Finis Usai Ditabrak Pengendara Motor H-5 Event

Viral Curhatan Pilu Pelari JRF 2026, Gagal Capai Finis Usai Ditabrak Pengendara Motor H-5 Event

Viral di media sosial curhatan pilu seorang pelari perempuan yang gagal capai finis Jakarta Running Festival (JRF) 2026 menjadi perhatian warganet. 
11 Daftar Pemain The Perfect Lie, Drama Thriller Psikologis Reuni Yoo Yeon Seok dan Seo Hyun Jin

11 Daftar Pemain The Perfect Lie, Drama Thriller Psikologis Reuni Yoo Yeon Seok dan Seo Hyun Jin

Berikut 11 daftar pemain 'The Perfect Lie' drama thriller psikologis reuni Yoo Yeon Seok dan Seo Hyun Jin setelah 10 tahun lalu bintangi 'Dr. Romantic'.
Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Seorang remaja berinisial ARK (16), suporter Persib Bandung atau Bobotoh, meninggal dunia setelah menonton pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC.
Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4).

Trending

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin, 26 Oktober 2026 hingga Minggu, 8 November 2026, ini titik lokasi yang rawan razia selama penindakan.
‎Shin Tae-yong Tak Mau Persija Terpeleset Lawan Persik, Singgung Satu Hal yang Bakal Jadi Kunci Kemenangan

‎Shin Tae-yong Tak Mau Persija Terpeleset Lawan Persik, Singgung Satu Hal yang Bakal Jadi Kunci Kemenangan

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku telah menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027.
Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII diwarnai duka. Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), atlet selam asal Jepara, meninggal dunia setelah mengalami insiden saat berlomba di nomor selam laut sejauh 3 kilometer di Pantai Awann Costa, Minggu (25/10/2026). 
Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 tahun tewas seusai nonton Persib vs Garudayaksa FC, ditemukan di kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor.
Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Timnas Indonesia U-15 gagal menang dalam dua pertandingan yang mereka mainkan pada Piala Dunia U-15 2026. Ini memutus catatan positif setelah kemenangan 7-1 atas Fiji.
Penyebab Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol di Blok M Terungkap

Penyebab Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol di Blok M Terungkap

Selanjutnya, pengemudi mobil listrik tersebut kaget dan hilang kontrol hingga gasnya terus terinjak dan melindas pengemudi ojol serta menabrak sejumlah mobil.
Dana White Ungkap Alasan Islam Makhachev Absen di UFC 336

Dana White Ungkap Alasan Islam Makhachev Absen di UFC 336

Dana White mengungkap alasan Islam Makhachev tidak bertarung di UFC 336 setelah sang juara kelas welter memilih menunda penampilannya hingga Ramadan berakhir.
Selengkapnya

Viral