News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yakup Hasibuan Sebut Jawaban Jokowi di Sidang Ijazah Luar Biasa, Tegaskan Kebenaran akan Menang

Yakup Hasibuan menilai jawaban Jokowi di sidang ijazah luar biasa dan mendetail. Ia berharap penjelasan tersebut menjawab tudingan yang selama ini berkembang.
Jumat, 6 November 2026 - 10:09 WIB
Yakup Hasibuan dan Jokowi
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / Syifa Aulia / YouTube tvOneNews

tvOnenews.com - Yakup Hasibuan menyebut jawaban Jokowi dalam sidang tudingan ijazah palsu sebagai sesuatu yang luar biasa. Menurut Yakup Hasibuan, jawaban Jokowi di sidang tersebut disampaikan secara lantang, lengkap, dan mendetail sehingga mampu menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini dipersoalkan.

Yakup mengaku tidak menyangka Jokowi masih mengingat berbagai detail mengenai perjalanan akademiknya saat menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Hal tersebut disampaikan Yakup setelah mengikuti sesi pertama persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya kepada awak media pada 5 November 2026, Yakup menilai Jokowi telah memberikan penjelasan yang sangat lengkap.

“Luar biasa ya, walaupun ini belum selesai. Mungkin nanti lengkapnya kan setelah sidang. Tapi kalau mungkin tadi rekan-rekan lihat, semua luar biasa. Akhirnya misteri pertanyaan yang selama ini dituduh-tuduhkan sudah terjawab semua dengan lantang, dengan lengkap, dengan detail,” ucap Yakup Hasibuan dalam YouTube Cumicumi.

Ia kemudian menyoroti sejumlah bukti yang disampaikan Jokowi dalam persidangan. Bukti tersebut meliputi berita acara ujian, bukti bebas pinjam buku, hingga nama-nama teman yang mengikuti wisuda bersama Jokowi.

Menurut Yakup, salah satu hal yang membuatnya takjub adalah kemampuan Jokowi mengingat berbagai detail tersebut meskipun peristiwa itu telah berlangsung puluhan tahun lalu.

“Jadi tadi dari bukti-bukti BA ujian, bebas pinjam buku sampai semua teman-teman wisudanya siapa saja, Pak Jokowi ternyata masih ingat juga. Jadi kita juga tidak bisa membayangkan nanti bagaimana fakta-fakta ini masih bisa mau ditangkal lagi oleh para pihak terdakwa,” lanjutnya.

Dalam persidangan tersebut, Jokowi juga menceritakan proses perjuangannya menyelesaikan skripsi ketika menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya harus mengajukan proposal judul skripsi sebanyak tiga kali kepada dosen pembimbingnya, Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro, sebelum akhirnya mendapatkan persetujuan.

Judul skripsi yang disetujui adalah “Studi tentang pola konsumsi kayu lapis pada pemakaian akhir di Kotamadya Surakarta”.

Setelah menyelesaikan proses penyusunan skripsi, Jokowi menjalani ujian pada 23 Oktober 1985. Ujian tersebut dilakukan oleh Ir. Sofyan Warsito dan Ir. P. Burhanuddin. Jokowi dinyatakan lulus dengan memperoleh nilai A.

Selain menjelaskan proses penyusunan skripsi, Jokowi turut memberikan klarifikasi mengenai penggunaan jenis huruf atau font Times New Roman dalam dokumen akademiknya.

Ia membantah tudingan bahwa penggunaan font Times New Roman tidak sesuai dengan perkembangan teknologi pada 1985. Jokowi menegaskan bahwa ribuan skripsi mahasiswa pada masa itu, termasuk miliknya, dicetak menggunakan format huruf tersebut.

Penjelasan mengenai proses akademik dan penggunaan jenis huruf tersebut menjadi bagian dari klarifikasi Jokowi untuk menjawab keraguan mengenai keaslian dokumen pendidikannya.

Kembali mengenai tanggapan Yakup Hasibuan, ia mengaku sebelumnya tidak membayangkan Jokowi mampu menjelaskan berbagai fakta tersebut secara begitu terperinci di hadapan persidangan.

“Jadi ya sangat luar biasa. Kami juga sebelumnya tentu tidak membayangkan juga bahwa Pak Jokowi bisa dengan masih detail menjelaskan ini semua. Tapi bagaimanapun kebenaran itu kan akan selalu menang,” tuturnya.

Yakup juga meyakini kehadiran Jokowi secara langsung dalam persidangan dapat memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang selama ini menjadi misteri di tengah masyarakat.

“Jadi bagaimanapun kami meyakini dengan kehadiran Pak Jokowi tadi itu bisa menjadi jawabanlah dari semua pertanyaan misteri yang selama ini ada,” jelas Yakup.

Meski demikian, Yakup mengingatkan bahwa rangkaian persidangan masih belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat sesi lanjutan yang memberikan kesempatan kepada para terdakwa untuk mengajukan pertanyaan kepada Jokowi.

“Tapi lengkapnya nanti mungkin kita tunggu dulu karena ini masih ada sesi dua lagi setelah ini. Nanti juga ada masih ada diberikan kesempatan oleh para terdakwa untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Yakup mengaku puas dengan jalannya sesi pertama persidangan. Ia berharap penjelasan Jokowi dapat memberikan jawaban dan kejelasan bagi masyarakat Indonesia terkait tudingan yang selama ini berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi untuk sesi satu tadi kami sangat puas dan mudah-mudahan ini bisa memberikan jawabanlah untuk rakyat Indonesia semua,” pungkas Yakup Hasibuan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Crash di Sepang, Mario Aji Tak Mau Ulang Kesalahan di Moto3 Qatar

Crash di Sepang, Mario Aji Tak Mau Ulang Kesalahan di Moto3 Qatar

Mario Aji mengaku tak ingin lagi mengulang kesalahan yang sama ketika tampil di Moto3 Qatar akhir pekan ini. 
Setelah Bang Epul, Ruben Onsu Kembali Sentil Sosok yang Diduga Kumpulkan Massa untuk Boikot Dirinya

Setelah Bang Epul, Ruben Onsu Kembali Sentil Sosok yang Diduga Kumpulkan Massa untuk Boikot Dirinya

Ruben Onsu kembali menyindir sosok bernama Sipa yang diduga mengumpulkan massa untuk aksi boikot dirinya setelah sebelumnya mengungkap identitas Bang Epul.
Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah ungkap kisah orang miskin yang menolak emas, pesannya bikin haru.
Didemo dan Diserukan Boikot, Ruben Onsu Unggah Foto Pria Diduga Dalang Aksi

Didemo dan Diserukan Boikot, Ruben Onsu Unggah Foto Pria Diduga Dalang Aksi

Artis Ruben Onsu menjadi sorotan di media sosial karena kemarin, Kamis (5/11/2026) didemo sekelompok massa yang menyerukan boikot dirinya.
Unirow Tuban Kukuhkan 752 Wisudawan, 171 Lulusan Publikasikan Artikel di Jurnal Sinta

Unirow Tuban Kukuhkan 752 Wisudawan, 171 Lulusan Publikasikan Artikel di Jurnal Sinta

Unirow kukuhkan 752 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda ke-24 yang digelar di Graha Sandiya PT Semen Gresik Tuban.
Babak Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Motif Berubah Diduga dari Perselisihan Istri Siri-Sah Jadi Tuntutan Ekonomi

Babak Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Motif Berubah Diduga dari Perselisihan Istri Siri-Sah Jadi Tuntutan Ekonomi

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun memasuki babak baru. Berdasarkan pengakuan terbaru pelaku, yang melatarbelakangi peristiwa pembunuhan itu karena tuntutan ekonomi.

Trending

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah merekonstruksi wajah dan tidak pernah memakai makeup. Jokowi lantas menjawab bahwa foto di ijazahnya adalah foto dirinya, bukan Dumatno.
Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri mengungkap fakta baru dibalik penetapan empat tersangka dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Ruben Onsu bagikan bukti chat grup diduga pihak yang mengkoordinir aksi demonstrasi terhadapnya. Dalam percakapan itu, massa disebut dapat bayaran Rp40 ribu.
Jokowi Sentil Roy Suryo saat Sidang di PN Jakarta Timur soal Ijazah: Sudah Diperlihatkan, Masa Diuji Lagi?

Jokowi Sentil Roy Suryo saat Sidang di PN Jakarta Timur soal Ijazah: Sudah Diperlihatkan, Masa Diuji Lagi?

Jokowi memberikan tanggapan ketika kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, menanyakan kesediaannya apabila ijazah fisik dibandingkan dengan berkas digital
Selengkapnya

Viral