GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPBD: 28 Rumah di Tojo Una-Una Sulteng Rusak Akibat Gempa

BPBD: gempa merusak rumah penduduk di tujuh kelurahan yang terdiri dari 25 unit rumah rusak ringan, satu uni rusak sedang dan dua unit rusak berat.
Kamis, 26 Agustus 2021 - 18:27 WIB
Ilustrasi peta gempa di Sulawesi Tengah
Sumber :
  • antara

Palu, tvOneNews - Puluhan rumah warga di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, rusak akibat gempa bumi magnitudo 5,8, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tojo Una-Una Iksan Badawi dihubungi dari Palu, Kamis 26 Agustus 2021 petang.

Data sementara yang dilaporkan BPBD setempat, gempa merusak rumah penduduk di tujuh kelurahan dan tiga desa pada tiga kecamatan terdampak di kabupaten itu yang terdiri dari 25 unit rumah rusak ringan, satu uni rusak sedang dan dua unit rusak berat.

"Dari peristiwa itu dilaporkan satu meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka ringan," ujar Iksan melalui sambungan telepon.

Gempa magnitudo 5,8 terjadi sekitar pukul 09.14 WIB berpusat di 44 kilometer barat laut Kabupaten Tojo Una-Una pada kedalaman 10 kilometer dan berdasarkan pemodeman, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.

Selain rumah penduduk, dampak gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum di antaranya pagar tembok lapangan roboh akibat guncangan, begitupun pagar tembok dan sejumlah bangunan di Rumah Sakit (RS) Ampana termasuk masjid depan RS tersebut dan pasar modern di ibukota kabupaten tersebut.

Ia memaparkan situasi di Kota Ampana dan sekitarnya pascagempa kondusif, meski begitu banyak warga memilih mengungsi sebab masih merasa trauma dengan kejadian gempa 26 Juli 2021 dengan magnitudo 6,3.

"Warga masih trauma dengan gempa beberapa waktu lalu, dikhawatirkan terjadi gempa susulan, sehingga warga memitigasi secara mandiri dengan bertahan di pengungsian," ucap Iksan.

Pascagempa tersebut, warga telah mengungsi di tiga titik pengungsian di antaranya rumah jabatan bupati, lalu di Desa Labuan dan Desa Padang Tumbuo dengan jumlah pengungsi diperkirakan sekitar 200 jiwa.

Ia mengemukakan di posko pengungsian pemerintah setempat melalui Dinas Sosial telah mendirikan dapur umum untuk melayani logistik pengungsi di tiga titik tersebut.

"Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak mempercayai informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi resmi tentang kebencanaan bersumber dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk perkembangan selanjutnya," papar Iksan.

Meski di situasi darurat, BPBD meminta warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan, baik warga yang berada di rumah maupun di tempat-tempat pengungsian.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di posko-posko pengungsian pada Jumat (27/8)," kata dia menambahkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo akan Hadiri Kedatangan 6 Rafale Baru Hari Ini di Halim Perdanakusuma

Prabowo akan Hadiri Kedatangan 6 Rafale Baru Hari Ini di Halim Perdanakusuma

Prabowo dijadwalkan menghadiri seremoni penyerahan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern kepada Kementerian Pertahanan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma.
Menginjak Usia 64 Tahun, Menwa Jayakarta Tegaskan Peran Nyata sebagai Wadah Strategis Penghimpun Kekuatan Bela Negara di Perguruan Tinggi

Menginjak Usia 64 Tahun, Menwa Jayakarta Tegaskan Peran Nyata sebagai Wadah Strategis Penghimpun Kekuatan Bela Negara di Perguruan Tinggi

Komando Resimen Mahasiswa Jayakarta menggelar acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 di Aula Lantai 5 Skomen Jayakarta, Pulomas Barat Jumat (15/5/2026).
Haji Tanpa Izin Didenda 20.000 Riyal atau Sekitar Rp93 Juta

Haji Tanpa Izin Didenda 20.000 Riyal atau Sekitar Rp93 Juta

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa denda hingga 20.000 riyal atau sekitar Rp93 juta akan dikenakan kepada siapa pun yang kedapatan melaksanakan atau mencoba melaksanakan ibadah haji tanpa izin.
Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Cabuli Santriwati, Polres Garut Turun Tangan

Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Cabuli Santriwati, Polres Garut Turun Tangan

Polres Garut melakukan penyelidikan terkait dugaan pencabulan seorang satriwati oleh oknum pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat.
Dedi Mulyadi sampai Terkejut, Ternyata Ada Kesamaan Bahasa Papua dan Sunda, Gubernur Jabar: Oh Sama

Dedi Mulyadi sampai Terkejut, Ternyata Ada Kesamaan Bahasa Papua dan Sunda, Gubernur Jabar: Oh Sama

Dedi Mulyadi sampai terkejut ketika mengetahui ada kesamaan antara bahasa Papua dan Sunda. Momen unik ini terjadi ketika Dedi Mulyadi didatangi wakil dari Papua
Respons Dedi Mulyadi soal Sebutan SMA Maung Dinilai "Aneh" oleh Siswa: Itu Istilah, Bukan Penamaan, Maung Itu Manusia Unggul

Respons Dedi Mulyadi soal Sebutan SMA Maung Dinilai "Aneh" oleh Siswa: Itu Istilah, Bukan Penamaan, Maung Itu Manusia Unggul

Begini respons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal sebutan SMA Maung yang dinilai “aneh” saat diucapkan oleh siswa. 

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Selengkapnya

Viral