News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pondok Pesantren di Bekasi Ini Terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin, Gratis dan Buka 24 Jam

Salah satu Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah yang terafiliasi Khilafatul Muslimin Indonesia ternyata beroperasi di Jalan Komplek Patal, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Jumat, 17 Juni 2022 - 15:36 WIB
Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah yang terafiliasi Khilafatul Muslimin Indonesia di Pekayon Jaya, Kota Bekasi.
Sumber :
  • Google maps

Jakarta - Salah satu Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah yag terafiliasi Khilafatul Muslimin Indonesia ternyata beroperasi di Jalan Komplek Patal, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan tvOneNews di Google Maps, Jumat (17/6/2022), pesantren tersebut buka 24 jam selama enam hari, kecuali Jumat. Bangunan terdiri dari dua lantai dengan cat dinding berwarna hijau tua dan menyatu dengan Masjid Kekhalifahan Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di depan pagar, terdapat papan nama bertulis 'Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Khilafatul Muslimin' dan 'Masjid Kekhalifahan Islam'.

Pesantren tersebut membuka hampir semua jenjang pendidikan secara gratis. Adalah Raudhatul Athfal (RA) atau Taman Kanak-kanak (TK) selama satu tahun, Madrasah Ibtidaiyah atau Sekolah Dasar (SD) selama tiga tahun, Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama dua tahun, Madrasah Aliyah (MA) atau Sekolah Menengah Atas (SMA) selama dua tahun, dan Al Jamiah atau jenjang universitas selama dua tahun.

Sama seperti lembaga pendidikan lain, PPUI memiliki visi dan misi yang terpampang pada banner di pintu masuk bangunan. Visinya adalah rahmat bagi seluruh alam. Sementara misinya adalah sebagai berikut:

1. Menuju tauhid yang murni, bersih dari noda syirik
2. Menuju aqidah yang kuat, lurus, dan Ubudiyyah As Sunnah
3. Membentuk pribadi muslim yang berakhlaqul karimah
4. Berguna bagi ummat, rahmat bagi seluruh alam
5. Siap menjadi Mujahid Da'wah, tegaknya sistem khilafah ala Minhajin Nubuwwah
6. Cakap, terampil, percaya diri, dan mandiri

Dalam banner itu juga terdapat informasi rekening untuk menerima zakat, infaq, dan shodaqoh yang ditujukan ke rekening bank atas nama Sujarwoko. Ada juga informasi kontak yang bisa dihubungi seperti nomor telepon dan WhatsApp, email, serta website.

Sebelumnya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap empat orang tokoh penting terkait organisasi Khilafatul Muslimin di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan mengatakan empat orang tersebut berinisial AA, IN, F, dan SW.

SW yang ditangkap di Bekasi merupakan pimpinan Yayasan Ukhuwwah Islamiyyah yang ada di bawah naungan Khilafatul Muslimin Bekasi.

Polda Metro Jaya menyatakan organisasi masyarakat Khilafatul Muslimin mendirikan lembaga pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi yang dikelola secara mandiri. Tujuannya untuk menyebarkan ideologi khilafah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada dua universitas. Satu di Bekasi dan satu ada di NTB. Di mana setelah menjalani pendidikan di universitas selama dua tahun mendapatkan gelar sarjana kekhalifahan islam," tutur Hengki.

Hengki menambahkan peserta didik juga diajarkan untuk taat hanya kepada khalifah. Sedangkan kepada pemerintah resmi tidak wajib. Khilafatul Muslimin bahkan menyatakan sistem pemerintahan di luar khilafah merupakan "thagut" atau iblis (musuh). (syf/ner)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Berbondong-bondong Tanggapi Kabar Resmi Dean James Bisa Dimainkan Lagi oleh Go Ahead Eagles

Media Belanda Berbondong-bondong Tanggapi Kabar Resmi Dean James Bisa Dimainkan Lagi oleh Go Ahead Eagles

Media-media Belanda berbondong-bondong menanggapi kabar resmi Dean James bisa bermain lagi. Sang pemain Timnas Indonesia diizinkan untuk kembali membela Go Ahead Eagles.
Kepala BGN: 21 Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG Buatan Bogor

Kepala BGN: 21 Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG Buatan Bogor

Menurut Dadan, pemanfaatan motor listrik lokal tidak hanya diarahkan untuk menunjang kelancaran program layanan gizi
Kalau Terealisasi, Kebijakan Baru dari Gubernur Dedi Mulyadi ini Pasti Bikin Warga Jabar Senang, Apa itu?

Kalau Terealisasi, Kebijakan Baru dari Gubernur Dedi Mulyadi ini Pasti Bikin Warga Jabar Senang, Apa itu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian publik lewat gagasan terbarunya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Soal apa itu?
Airlangga Tegaskan Komitmen Prabowo Jaga Rasio Utang 40 Persen & Defisit 3 Persen

Airlangga Tegaskan Komitmen Prabowo Jaga Rasio Utang 40 Persen & Defisit 3 Persen

Menteri Koordinator, Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga rasio utang pada level 40 persen, sementara defisit APBN 3 persen
Konflik Timur Tengah Mulai Hantam Biaya Haji, DPR Ingatkan Negara Tidak Bebankan Jamaah

Konflik Timur Tengah Mulai Hantam Biaya Haji, DPR Ingatkan Negara Tidak Bebankan Jamaah

Memanasnya konflik global antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel mulai berdampak langsung ke penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Permintaan Global Meningkat, Wamentan Sudaryono: RI Siap Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk

Permintaan Global Meningkat, Wamentan Sudaryono: RI Siap Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk

Wamentan Sudaryono mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menghadapi peluang besar di sektor pupuk global seiring terganggunya jalur distribusi internasional, khususnya di Selat Hormuz.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral