GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Krisis Pangan, Strategi Presiden Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Kenaikan harga bahan pangan di pasaran mengalami lonjakan. Kondisi harga bahan pangan seperti cabai kini telah mencapai Rp 100 ribu di Lumajang, Jawa Timur.
Selasa, 21 Juni 2022 - 18:07 WIB
Sorgum dapat menjadi kekuatan ketahanan pangan daerah NTT
Sumber :
  • VIVA/ Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden

Kenaikan harga bahan pangan di pasaran mengalami lonjakan drastis. Kondisi harga bahan pangan seperti cabai kini telah mencapai Rp 100 ribu di Lumajang, Jawa Timur

Harga bahan pangan lainnya yakni sayuran seperti tomat, terong dan kubis juga mengalami kenaikan. Harga normal sayuran yang bisa mencapai dibawah Rp 10 ribu, kini meroket hingga 100%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu pula di Medan, Sumatera Utara. Akibat dari naiknya harga bahan pangan, omset pedagang mengalami penurunan hingga 50%. 

Akibat harga yang mahal, pembeli beralih ke petani karena harga bahan pangan lebih murah dibanding di pasar. Hal ini disebabkan adanya krisis pangan global yang dialami Dunia. 

Baca Juga Krisis Pangan Imbas Harga Bahan Pangan Naik

Dalam kondisi krisis pangan dan energi, Presiden RI Joko Widodo memberikan pesan kepada bangsa Indonesia agar dapat bergotong royong dalam membangun kemandirian di bidang pangan sesuai keunggulan daerah masing-masing. 

“Kedaulatan pangan, ketahanan pangan betul-betul harus menjadi konsentrasi kita, fokus kita ke depan. Dan setiap daerah harus memiliki keunggulan pangan masing-masing sesuai dengan tanahnya dan kondisi masyarakatnya.” Pesan Presiden Joko Widodo pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, yang dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (21/6/2022).

Salah satu yang disarankan oleh Presiden Jokowi adalah sagu. Sagu menjadi makanan pokok bagi masyarakat di daerah tersebut. Tanah di Papua sangat cocok untuk menanam sagu, sehingga sagu tumbuh subur. 

Untuk itu, Presiden menyampaikan strateginya menghadapi ketahanan pangan untuk mempertahankan dan tidak dialihkan ke komoditas lainnya. 

“Jangan kita paksa untuk keluar dari kekuatannya, dari karakternya,” ungkap Presiden Jokowi.

Selain untuk konsumsi masyarakat daerah, sagu dan porang juga berpotensi untuk dikembangkan menjadi komoditas ekspor Indonesia.

Hal ini karena sagu dan porang dinilai lebih menyehatkan dan dinikmati oleh banyak negara lainnya. 

Selain sagu, Presiden juga mencontohkan untuk penanaman sorgum secara massal yang dapat dilakukan di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Sorgum dinilai menjadi tanaman yang cocok dengan karakteristik wilayah yang dapat dijadikan sebagai kekuatan di sektor pangan daerah NTT. 

“Tanpa air yang banyak, sorgum di NTT terlihat tumbuh sangat subur dan tumbuh sangat hijau. Ternyata sebelumnya memang warga di NTT nanem-nya sorgum atau cantel tapi bergeser ke beras,” jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Jokowi meyakini kemandirian pangan Indonesia akan dapat terwujud bila setiap daerah dapat bergerak dengan kekuatan dan karakternya masing-masing. 

“Kalau masing-masing daerah bergerak sesuai dengan kekuatan dan karakternya, kita akan bisa betul-betul membangun kekuatan di sektor pangan, produksi akan melimpah, dan diversifikasi pangan bisa dipertahankan. Inilah kekuatan besar bangsa kita,” lanjutnya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Lontarkan Komentar Menohok Terkait Pemerintah Batasi Anak Main Medsos: Harus Dihilangkan!

MUI Lontarkan Komentar Menohok Terkait Pemerintah Batasi Anak Main Medsos: Harus Dihilangkan!

MUI lontarkan komentar menohok terkait pemerintah bersikap tegas dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang PP Tunas.
Terpopuler News: Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia, hingga Polisi Imbau Hindari Kawasan Monas

Terpopuler News: Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia, hingga Polisi Imbau Hindari Kawasan Monas

Eks Menteri Pertahanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Juwono Sudarsono meninggal. Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara ‘Gerakan Sembako Murah’
Sebelum Main di GBK, Bek Bulgaria Hristiyan Petrov yang Cederai Miliano Akhirnya Minta Maaf

Sebelum Main di GBK, Bek Bulgaria Hristiyan Petrov yang Cederai Miliano Akhirnya Minta Maaf

Bek Timnas Bulgaria Hristiyan Petrov akhirnya angkat bicara usai dituding sebagai penyebab cedera ACL yang dialami striker Timnas Indonesia Miliano Jonathans. -
Kementerian PU Bangun Huntara untuk Warga Rel Kereta, Fokus Pada Aceh

Kementerian PU Bangun Huntara untuk Warga Rel Kereta, Fokus Pada Aceh

Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api dengan target sekitar 1.000 unit. 
Suara Hati Istri Netanyahu Curhat Anaknya Dibully Gegara Kelakuan sang Ayah, Desak Stop Perundungan ke Dunia

Suara Hati Istri Netanyahu Curhat Anaknya Dibully Gegara Kelakuan sang Ayah, Desak Stop Perundungan ke Dunia

Istri Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu mendesak dunia menghentikan perundungan atau bullying lewat perlindungan untuk anak-anak.
PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka suara soal alasan adanya penghargaan PSSI Awards 2026 di dunia sepak bola tanah air.

Trending

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Bek andalan Inter Milan, Manuel Akanji, melontarkan pernyataan penuh percaya diri jelang fase penentuan musim, dengan menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi siapa pun dalam perburuan gelar.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT