News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Rakernas II PDIP, Hasto Menilai Kepemimpinan Ahok-Djarot Lebih Baik dari Anies Baswedan

Hasto Kristiyanto katakan kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dinilai lebih baik dari kepemimpinan Anies Baswedan saat ini
Selasa, 21 Juni 2022 - 23:38 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Sumber :
  • VIVA/ Vstory

Jakarta - Hari ini telah dilaksanakan acara Rakernas II PDIP, Jakarta, (21/6/2022). Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau yang dipanggil Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Djarot Saiful Hidayat sebagai wakilnya dinilai lebih baik dari kepemimpinan Anies Baswedan.

Menurut Hasto, tidak ada kemajuan terhadap usaha penekanan angka kemiskinan di Ibu Kota Jakarta. Angka saat ini sama dengan 15 tahun yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terbukti sekarang kemiskinan di DKI itu sama dengan 15 tahun sebelumnya. Akhirnya rakyat melihat Ahok dan Jarot lebih baik dari yang ada sekarang,” ungkap Hasto yang dikutip dari laman VIVA (21/6/202).

Pada acara Rakernas II PDIP siang ini (21/6/2022), Hasto juga menyampaikan hal tersebut yang berkaitan dengan dinamika di PDIP ketika mengusung Ahok dan Djarot pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. 

Menurutnya, keputusan ketua umum Megawati Soekarnoputri untuk mengusung Ahok-Djarot sudah tepat. Namun hasilnya menang ataupun kalah berada di tangan masyarakat.

“Persoalan menang dan kalah dalam pemilu nanti rakyat yang menentukan,” tutur Hasto.

Baca Juga Strategi Presiden Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Pemberitaan sebelumnya, acara Rakernas II PDIP siang ini juga dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo sampaikan pesan kepada masyarakat Indonesia agar bergotong royong dalam membangun kemandirian di bidang pangan daerah.

Hal ini disampaikan dengan tujuan strategi dalam menghadapi ketahanan pangan untuk mempertahankan dan tidak dialihkan ke komoditas lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Jokowi mengambil contoh seperti Sagu dan Sorgum. Sagu menjadi makanan pokok bagi masyarakat di daerah Papua. Begitu juga dengan sorgum yang tumbuh subur di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan strategi tersebut, Presiden Jokowi meyakini kemandirian pangan Indonesia akan dapat terwujud bila setiap daerah dapat bergerak dengan kekuatan dan karakternya masing-masing. (Kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sokong Swasembada Pangan, Dermaga Logistik di Merauke Bakal Beroperasi Maret 2026

Sokong Swasembada Pangan, Dermaga Logistik di Merauke Bakal Beroperasi Maret 2026

Dermaga Jetty di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Merauke, Papua Selatan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan kawasan pangan ditarget dapat beroperasi pada Maret 2026 ini.
BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Menurun, Ini Jumlahnya

BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Menurun, Ini Jumlahnya

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat terdapat penurunan jumlah penduduk miskin di Jakarta pada September 2025.
Mumpung Hari Jumat, Lakukan Amalan Sunnah ini Insyaallah Semua Doa Dikabulkan Allah SWT

Mumpung Hari Jumat, Lakukan Amalan Sunnah ini Insyaallah Semua Doa Dikabulkan Allah SWT

Beragam amalan Sunnah bisa dijalankan umat muslim sehari-hari. Namun ada yang dianjurkan setiap hari Jumat.
Israel Dilaporkan ke Kejagung Soal Dugaan Kejahatan Genosida Terhadap Palestina, Kapuspenkum Jawab Begini

Israel Dilaporkan ke Kejagung Soal Dugaan Kejahatan Genosida Terhadap Palestina, Kapuspenkum Jawab Begini

Kejaksaan Agung RI buka suara soal dugaan kejahatan genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina yang dilayangkan oleh sejumlah koalisi masyarakat sipil Indonesia di Kejagung RI, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).
Kongres Nasional Permahi Tetapkan Pemimpin Baru Secara Aklamasi

Kongres Nasional Permahi Tetapkan Pemimpin Baru Secara Aklamasi

Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) menggelar Kongres Nasional X dalam menentukan pimpinannya.
Kasus Chromebook Nadiem Makarim Memanas, Pengamat: Niat Baik Tak Berlaku Jika Rugikan Negara

Kasus Chromebook Nadiem Makarim Memanas, Pengamat: Niat Baik Tak Berlaku Jika Rugikan Negara

Pengamat hukum pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad menegaskan dalih niat baik dalam program digitalisasi pendidikan tidak dapat dijadikan tameng hukum apabila terbukti terdapat unsur kerugian keuangan negara.

Trending

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar membagikan kisah di balik caranya membangun kedekatan emosional dengan para pemain asing Maung Bandung. Sosok yang akrab ...
Ada Kabar Buruk, Siklon Makin Dekat Ancam Hujan Ekstrem Jawa-Sumatera

Ada Kabar Buruk, Siklon Makin Dekat Ancam Hujan Ekstrem Jawa-Sumatera

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan ancaman hujan ekstrem di Indonesia berpotensi terjadi semakin sering dan bahkan bisa menjadi normal baru akibat perubahan iklim.
Efek Kalahkan Jepang Bukan Main-main, Timnas Futsal Indonesia Kini Tinggal Tumbangkan Iran di Final

Efek Kalahkan Jepang Bukan Main-main, Timnas Futsal Indonesia Kini Tinggal Tumbangkan Iran di Final

Timnas Futsal Indonesia kembali menunjukkan performa luar biasa di Piala Asia Futsal 2026. Pasukan racikan Hector Souto sukses menumbangkan raksasa Asia, Jepang
Hukum Suami Tidak Sengaja Menelan ASI Istri, Boleh atau Tidak dalam Islam??

Hukum Suami Tidak Sengaja Menelan ASI Istri, Boleh atau Tidak dalam Islam??

Penyebutan ASI merupakan air susu ibu yang biasa diberikan ke anak, diberi pada usia bayi baru lahir sampai 2 tahun.
Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Persib Bandung resmi menambah amunisi di sektor penyerangan dengan mendatangkan striker asal Spanyol Sergio Castel guna menghadapi putaran kedua Super League -
Fix! Ronaldo Mogok Main Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad 7 Februari 2026

Fix! Ronaldo Mogok Main Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad 7 Februari 2026

Sayang seribu sayang, Cristiano Ronaldo dikabarkan tetap melakukan aksi mogok bermain di laga Al Nassr vs Al Ittihad pada 7 Februari 2026 mendatang. Kenapa?
Risiko Meningkat di Tengah Dinamika Bisnis Modern, Ini Strategi Hadapi Tantangan Utang

Risiko Meningkat di Tengah Dinamika Bisnis Modern, Ini Strategi Hadapi Tantangan Utang

Di tengah dinamika bisnis modern saat ini dibarengi dengan peningkatan risiko kredit bermasalah dan sengketa utang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT