News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Kalla Bandingkan Bekerja Jadi Wakil Presiden di Era SBY dan Jokowi, Akhirnya JK Berani Ungkap Perbedaan Mencolok Ini

Saat itu, Jusuf Kalla dilempar pertanyaan lebih nyaman mana bekerja sebagai wakil presiden bersama SBY atau Jokowi.
Kamis, 23 Juni 2022 - 14:26 WIB
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden RI ke-7 Jokowi, dan Jusuf Kalla
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta - Jusuf Kalla diketahui pernah menjadi wakil presiden RI sebanyak dua kali.

Yang pertama, Jusuf Kalla mendampingi Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada periode 2004-2009.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian yang kedua, Jusuf Kalla menjadi wakil presiden mendampingi Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi di periode 2014-2019.


Mantan Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla. (ist)

Hal tersebut menjadikan Jusuf Kalla sebagai orang pertama yang menjabat sebagai wakil presiden Indonesia sebanyak dua kali secara tidak berturut-turut.

Dalam wawancaranya beberapa tahun silam, saat itu Jusuf Kalla pernah mengatakan bahwa ia adalah juara Indonesia.

"Ya, saya itu juara Indonesia, tak ada orang seperti saya," kata Jusuf Kalla, Jumat (26/10/2017) dalam sebuah wawancaranya di sebuah stasiun televisi swasta.

Ucapan soal dia adalah juara Indonesia maksudnya adalah, menurutnya, dia satu-satunya orang Indonesia yang mengikuti tiga kali pemilihan presiden dan wakil presiden (saat itu sebelum Prabowo resmi maju di Pilpres 2019).

Saat itu, Jusuf Kalla pernah maju di Pilpres 2004, 2009, dan 2014. 

Dan hasilnya, dua kali menang dan satu kali kalah.

Kekalahan Jusuf Kalla saat itu terjadi pada Pilpres 2009. 


Jusuf Kalla bersama Wiranto. (ist)

Ya, saat itu, Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden berpasangan dengan Wiranto dan kalah.

Berbicara di acara Satu Meja Kompas TV 2018 silam, Jusuf Kalla saat itu pernah ditanya tentang pengalaman menjadi wakil presiden dari dua tokoh yang berbeda, yakni SBY dan Jokowi.

Saat itu, Jusuf Kalla dilempar pertanyaan lebih nyaman mana bekerja sebagai wakil presiden bersama SBY atau Jokowi.

Secara blak-blakan, Jusuf Kalla menyebut pada dasarnya menjadi wakil presiden SBY atau Jokowi menurutnya sama saja secara umum.


Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. (ist)

Namun, kata Jusuf Kalla, terdapat perbedaan yang cukup mencolok antara era kepempimpinan SBY dan Jokowi.

Adapun kata Jusuf Kalla, perbedaan tersebut terletak pada kegiatan rapat.

"Pada zaman Pak SBY saya lebih banyak berbicara atau menangani masalah-masalah ekonomi. Rapatnya tidak terlalu banyak. Sekarang masalah politik, ekonomi, sosial itu dirapatkan. Sehingga saya ingin sekali lagi katakan itu keputusan bersama," kata Jusuf Kalla.

Adapun Jusuf Kalla pernah mengatakan bahwa hampir semua keputusan di era kepemimpinan presiden Jokowi diambil dalam rapat bersama sehingga menjadi keputusan bersama.


Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau Jokowi. (ist)

Pertanyaan serupa juga pernah dilemparkan ke Jusuf Kalla di acara Mata Najwa Trans 7 di tahun 2018.

Saat itu, Jusuf Kalla sempat ditanya soal kesan menjadi wakil dari dua presiden yang berbeda.

"@Pak JK: enakan mana pak, jadi wapresnya pak Jokowi atau wapresnya pak SBY? Dan apa kelebihan dan kekurangan dari kedua presiden tersebut?" tulis netizen bernama Agus Susanto yang kemudian dibacakan oleh Najwa Shihab.

Mendengar pertanyaan itu, Jusuf Kalla pun justru tertawa.

"Tak etis untuk menilai atasan. Kalau saya menilai tentu tidak enak, tidak bagus, dan jangan begitu, " kata Jusuf Kalla.

Adapun Najwa Shihab kemudian menimpali Jusuf Kalla yang enggan menjawab pertanyaan netizen tersebut.


Mantan Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla. (ist)

"Kalau begitu memuji dua-duanya deh, Pak. Pujiannya harus beda tapi pak," kata Najwa Shihab.

Akhirnya Jusuf Kalla pun bersedia menjawab pertanyaan tersebut.

Ya, menurut Jusuf Kalla, pada era Presiden Joko Widodo atau Jokowi, lebih banyak agenda rapat ketimbang era SBY.

"Rapat itu boleh 2 sampai 3 kali seminggu. Waktu Pak SBY paling tidak sekali seminggu. Semua dirapatkan, semua hal-hal dimusyawarahkan," kata Jusuf Kalla.

Adapun Jusuf Kalla menjelaskan, sering atau tidaknya rapat, punya kelebihan dan kekurangan.

Kelebihannya, kata Jusuf Kall, semua hal bisa dimusyawarahkan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan. 

Sedangkan kekurangannya, kata Jusuf Kalla, ia menjadi tidak bisa pergi ke mana-mana.

"Kalau di era Pak Jokowi, saya pergi, tiba-tiba dipanggil pulang (untuk rapat)," katanya.


Mantan Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla. (ist)

Saat itu Najwa Shihab sebagai host acara tersebut sempat heran.

"Loh, saya ngiranya malah sebaliknya tuh pak? (maksudnya justru zaman Pak SBY yang lebih banyak rapat kabinet dibanding era Jokowi)," sela Najwa.

"Tapi zaman waktu SBY kurang rapat bagus juga, jadi bebas untuk ke mana-mana," kata Jusuf Kalla.

Silaturahmi ke Cikeas

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berkunjung ke rumah Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/6/2022).

Adapun SBY dan Jusuf Kalla pernah menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2004-2009. 

Pertemuan tersebut diunggah dalam video oleh Staf Pribadi Presiden ke-6 RI SBY, Ossy Dermawan ke akun Twitter @OssyDermawan. 

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat itu pertemuan dua tokoh itu berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban. 


Jusuf Kalla menemui SBY di Cikeas. (ist)

Dia mengatakan pertemuan itu terjadi pada Kamis tadi sekitar pukul 09.45 WIB.

"Pertemuan di antara dua sahabat tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban, sambil mengenang kebersamaan masa lalu ketika sedang mengemban amanah rakyat,” tulis Ossy dikutip pada Kamis, 23 Juni 2022. 

Selain itu, Ossy menyampaikan dalam pertemuan tersebut juga dilakukan tukar menukar pikiran dan pandangan menyangkut masa depan bangsa dan negara Indonesia.

Meskipun, keduanya tidak lagi aktif dalam kegiatan politik sehari-hari. 

“Namun, masih terpanggil untuk ikut memikirkan jalan menuju Indonesia yang lebih baik dan lebih sejahtera,” tulis dia.

Dalam pertemuan tersebut, SBY berbagi cerita tentang lukisannya yang dibuat dalam jangka waktu sehari sampai berhari-hari. 

Hal ini termasuk lukisan terbarunya yaitu pemandangan Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat. 

“Yang kecil-kecil alhamdulillah 1 hari, 1 (lukisan). Kalau ini (Grand Canyon Amerika), sekitar 4-5 hari. Yang ambil foto, almarhumah (Ani Yudhoyono). Militer, dunia politik, ke dunia seni lukis,” kata SBY. 

Sementara itu, Jusuf Kalla menimpali jenjang karier hidupnya yang beralih-alih seperti SBY. 

“Kalau saya dari bisnis, dunia politik, sekarang sosial,” kata JK. 
Menurut SBY, Jusuf Kalla kekuatannya dari dulu memang di sosial.

Sementara, SBY memang lebih kepada melukis dan sesekali menulis.  

“Day to day politic sudah ketua umum semua. Sekali-sekali saya kasih nasihat atau mereka minta pandangan, saya sampaikan,” kata SBY. (abs)

Jangan Lupa Subscribe YouTube Tvonenews.com:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

Cayden Cole, putra mantan penyerang Timnas Inggris Carlton Cole, dikabarkan tertarik membela Timnas Malaysia pada masa mendatang.
Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memancarkan optimisme tinggi usai Skuad Garuda dipastikan tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama dua raksasa Asia ...

Trending

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Selengkapnya

Viral