News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan taruna Akademi Kepolisian angkatan ke-53 'Arkana Satriadharma' di Semarang, Jawa Tengah.
Sabtu, 2 Juli 2022 - 19:20 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan taruna Akademi Kepolisian angkatan ke-53 'Arkana Satriadharma' di Semarang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Istimewa

Semarang, Jawa Tengah - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan taruna Akademi Kepolisian angkatan ke-53 'Arkana Satriadharma' di Semarang, Jawa Tengah. Mereka yang dinyatakan lulus tahun ini sebanyak 246 orang, yang terdiri dari 215 taruna dan 31 taruni. 

Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan, bagi yang meraih penghargaan dan prestasi, kedepan harus dipertahankan serta mengasah diri untuk menjadi lebih baik lagi. Sebaliknya bagi yang belum mendapat kesempatan itu, prestasi akan bisa diukir ketika sudah bertugas sebagai prajurit Korps Bhayangkara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya harapkan prestasi terbaik selanjutnya bisa diukir dimanapun anda bertugas, selama anda melaksanakan dinas," kata Sigit dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Kapolri meminta kepada taruna dan taruni untuk terus mengembangkan potensi diri melalui Lifelong Learning dan Learning Under Pressure. Pasalnya, hal itu dipersiapkan untuk menghadapi dinamika yang terus berkembang dengan cepat dan tak menentu. 

"Karena dua hal tersebut, Lifelong Learning dan Learning Under Pressure harus terus diasah dan dilakukan untuk membentuk diri menjadi pimpinan Polri yang tangguh, di masa yang akan datang," ujar mantan Kapolda Banten ini. 

Lebih dalam, Sigit menekankan, para taruna-taruni, nantinya akan menjadi calon pemimpin yang harus selalu siap dalam keadaan apapun. Serta mampu mengawal visi untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045. 

"Adik-adik taruna, menjadi seorang polisi adalah tugas yang sangat mulia, namun disisi lain kalian harus terus ikuti dan senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi lingkungan strategis yang terus berubah dan akan  berdampak terhadap situasi kamtibmas," ucap Sigit.

Sigit menekankan, Indonesia dan negara lainnya sedang dihadapkan dengan dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian. Sehingga, Sigit berharap, calon perwira muda Polri ini mampu mengasah jiwa kepemimpinannya untuk bisa menjalankan tugas pokok ataupun lainnya. 

"Jadi inilah gambaran tugas yang rekan-rekan akan hadapi, disamping anda semua melaksanakan tugas pokok kepolisian melindungi, mengayomi, melayani serta melakukan penegakan hukum," tutur Sigit. 
 
Dalam menghadapi dinamika tersebut, kata Sigit, Pemerintah memiliki Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 dalam rangka pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Didalamnya, ada tujuh program prioritas nasional yang diharapkan bisa merubah pondasi ekonomi indonesia dari negara konsumen jadi negara produsen. 

"Diharapkan dengan program yang ada, akan menjadi langkah bukan hanya out of the box tapi jump out of the box," imbuh Sigit.

Sigit mengungkapkan ada target capaian yang harus dipertahankan agar pertumbuhan ekonomi diangka 5 persen, sehingga terlepas dari middle income trap.

"Ini adalah program kebijakan pemerintah dari hulu sampai hilir. Dan saya harapkan adik-adik belajar memahami hal-hal bersifat makro dan mikro," ungkap Sigit.

Kemudian dalam rangka mendukung RKP 2022, Polri memiliki konsep transformasi menuju Polri Presisi. Ia berharap gagasan tersebut benar-benar dilaksanakan, mengingat hal itu menjadi dasar dalam mengimplementasikan predictive policing 

"Kita harus terapkan responsibilitas, bergerak sesuai tugas dan tanggung jawab serta tuntaskan itu semua. Tentu responnya juga harus dilaksanakan dengan cepat sehingga masalah tidak menjadi besar. Begitu juga transparan, berkeadilan dan akuntabel. Terutama masalah hukum yang ciderai rasa keadilan masyarakat kecil. Ini tentunya menjadi tugas kita semua untuk bisa melaksanakan dengan baik, sehingga rekan-rekan semua  dekat dan dicintai masyarakat," papar Sigit.

Sigit melanjutkan, salah satu hal yang kemudian bisa dilaksanakan adalah bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Dengan memanfaatkannya, diharapkan saluran pengaduan masyarakat bisa terlayani dengan lebih cepat. Karena teknologi memberikan ruang untuk itu. Disatu sisi dengan manfaatkan teknologi tersebut mengurangi interaksi sehingga bisa memperkecil risiko terjadinya penyimpangan.

"Para taruna atau perwira remaja terus kembangkan kompetensi diri sehingga nanti jadi polisi muda unggul profesional dan dapat diandalkan," jelas Sigit. 

Mantan Kadiv Propam itu lalu menekankan tiga kompetensi. Kompetensi teknis, etika dan leadership. Kompetensi teknis menjadi hal yang harus dimiliki karena terkait pelaksanaan tugas pokok.

Misalnya di era teknologi informasi ini muncul kejahatan baru. Seperti robot trading, pinjol ilegal, cyber terorism dan tentunya ini membutuhkan kemampuan yang terus diasah. "Jadi bagaimana kedepan kalian miliki kemampuan tersebut. Kemampuan digital, bangun talent digital Polri dalam berbagai giat," ucapnya. 

Selanjutnya kompetensi kepemimpinan, Sigit meminta untuk memahami dan melaksanakan bagaimana menjadi first line supervisor yang akan berhadapan dengan anggota dan masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Jadilah pemimpin yang bisa melindungi dan mengayomi.

"Turun langsung ke lapangan jangan biasakan memerintah. Mendengar apa yang terjadi dilapangan, dengar aspirasi masyarakat," kata Sigit.

Sementara terkait kompetensi etika, Sigit menyebut, hal ini juga sangat penting bagi personel kepolisian untuk dijadikan personal  security system, atau melindungi serta mencegah dari perilaku menyimpang. Dengan adanya hal tersebut, taruna-taruni akan mampu membentengi diri dari segala bentuk godaan ataupun hasutan dari manapun untuk melakukan hal yang melanggar. 

"Jadi hati-hati, empat tahun kalian laksanakan pendidikan dan kemudian terpeleset hal-hal seperti ini. Tanamkan, dimana pun bumi dipijak disitu langit dijunjung. Yang kita lakukan adalah bagaimana kalian, dimanapun bertugas bisa tunjukkan kalian adalah anggota terbaik. Calon pemimpin muda terbaik, dimanapun kalian berada. Sehingga kalian betul-betul bisa diterima oleh masyarakat," pesan Sigit

Ditengah situasi yang lebih kompleks saat ini, Sigit meminta, kepada taruna-taruni untuk berusaha menjadi pendengar yang baik. Pasalnya, Sigit menegaskan, Polri dewasa ini, bukanlah institusi yang anti-kritik. Perwira muda harus mampu mendengar dan menyerap apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Bahkan demi menyerap aspirasi masyarakat saat ini, dijelaskan Sigit, Polri melakukan pendekatan soft approach dan restorative justice khususnya untuk menangani permasalahan yang menciderai rasa keadilan masyarakat. Meski begitu, disatu sisi, Sigit menekankan, kepolisian tetap menindak tegas atau tidak kompromi terkait permasalahan yang berpotensi memecah belah bangsa. 

"Namun jangan ragu-ragu lakukan tindakan tegas terukur terhadap hal yang sifatnya menimbulkan potensi memecah belah bangsa, meresahkan masyarakat, menimbulkan korban masyarakat.  Terkait peristiwa tersebut rekan-rekan harus lakukan tindakan tegas. Kita tetap harus junjung tinggi HAM, ikuti aturan yang ada secaea terukur. Karena memang diberikan kewenangan oleh negara. Namun demikian kewenangan tersebut harus dilakukan secara terukur dan bisa dipertanggungjawabkan," papar Sigit.

Dengan melakukan hal tersebut, Sigit berharap, taruna-taruni Akpol akan menjadi pemimpin yang matang ketika visi Indonesia Emas 2045 tercapai. Sigit pun menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) 'polisi bukan sekadar profesi, melainkan jalan untuk mengabdi'.

"Artinya harapan besar dari pak Presiden tolong diterjemahkan dengan baik. Kalau anda bisa laksanakan tugas polisi dengan baik, yakinlah bahwa kalian juga tentunya akan mendapatkan posisi, akan mendapatkan kehormatan," tegas Sigit.

Disisi lain, Sigit menekankan kepada seluruh taruna-taruni agar selalu siap ditempatkan dimanapun dalam bertugas. Hal ini sejalan dengan semangat ingin mewujudkan Indonesia sentris. Dimanapun ditugaskan, Sigit berpesan, untuk tidak mengeluh melainkan terus meraih prestasi untuk negara, institusi dan diri sendiri.

"Carilah tempat paling sulit karena disitu akan mendapatkan mutiara-mutiara. Kalian dapatkan pengalaman yang mungkin tidak semua mendapatkan dan itu bisa jadi fondasi bagi kalian. Dan kalian kumpulkan sehingga kalian siap pada saat nanti menjadi seorang pemimpin," imbau Sigit. 

Tak lupa, Sigit mengingatkan kepada taruna-taruni untuk selalu menanamkan di dalam sanubari untuk selalu setia terhadap negara atau Satya Haprabu. Dalam hal ini, polisi siap mengawal seluruh kebijakan yang dilakukan demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia menjadi lebih baik.

"Saya bangga kalau kalian bisa melakukan hal tersebut. Saya bangga apabila kalian bisa jawab tegas saya adalah anak negara, dan siap ditempatkan dimana saja. Jadi anda sudah siap untuk menjadi calon pemimpin di masa yang akan datang," ujar Sigit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, Sigit berpesan kepada taruni Akpol, untuk terus mengukir prestasi. Mengingat, Polri saat ini memberikan kesempatan yang sama bagi Polwan dalam menjalankan tugas, sebagaimana semangat kesetaraan gender di institusi Polri. 

"Banyak Polwan yang sudah berpangkat jenderal kalian juga akan diberikan kesempatan jadi kepala satuan wilayah atau kapolsek, kapolres bahkan suatu saat kapolda. Ini tergantung bagaimana kalian bisa menemukan potensi kalian. Karena ada kelebihan dari polwan kita harapkan dapat melaksanakan tugas khusus terkait masalah kekerasan perempuan dan anak, posisi yang haruskan sentuhan humanis. Dan itu tentunya rekan-rekan taruni polwan miliki kemampuan lebih dibandingkan laki. Jadi terus kembangkan kemampuan kalian karena kalian memiliki kesempatan yang sama untuk berkarir dan prestasi," tutup Sigit.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hati Berbunga-bunga! 6 Zodiak yang Punya Kisah Cinta Paling Manis pada 29 September 2026

Hati Berbunga-bunga! 6 Zodiak yang Punya Kisah Cinta Paling Manis pada 29 September 2026

Memasuki 29 September 2026, kehidupan asmara diprediksi membawa sejumlah momen menarik bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal beruntung soal cinta besok?
Profil Wasit Ko Hyung-jin, Pengandil Kontroversi Asal Korea Selatan yang Pimpin Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia

Profil Wasit Ko Hyung-jin, Pengandil Kontroversi Asal Korea Selatan yang Pimpin Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia

Ko Hyung-jin menjadi kontroversi pada laga Timnas Indonesia Vs Malaysia yang berakhir imbang 0-0 pada babak pertama yang berlangsnug di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Walau Menang, Virgil van Dijk Bikin Pengakuan Jujur soal Penampilan Belanda saat Hadapi Serbia

Walau Menang, Virgil van Dijk Bikin Pengakuan Jujur soal Penampilan Belanda saat Hadapi Serbia

Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, berbicara jujur soal penampilan di laga kontra Serbia. Dia mengakui bahwa mereka tidak bermain dengan cukup baik walau menang dalam laga ini.
NasDem Maluku Genjot Realisasi Program Ketahanan Pangan Era Prabowo

NasDem Maluku Genjot Realisasi Program Ketahanan Pangan Era Prabowo

Ketua DPW Partai NasDem Maluku, Abdullah Vanath menyatakan kesiapan mendukung program ketahanan pangan dan energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui pengembangan sektor pertanian di Maluku sesuai arahan Ketua Umum Partai NasDem, Surya paloh.
Deretan Napi Diperiksa soal Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ada Ferdy Sambo hingga 2 dari Kasus Timah

Deretan Napi Diperiksa soal Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ada Ferdy Sambo hingga 2 dari Kasus Timah

Sebanyak 55 warga binaan diperiksa terkait temuan klaster mewah di Lapas Cibinong, termasuk Ferdy Sambo dan dua napi kasus korupsi timah.
Batas Saham Gocap Dihapus jadi Rp1, BEI Sebut Bukan Alasan IHSG Anjlok 1,51%

Batas Saham Gocap Dihapus jadi Rp1, BEI Sebut Bukan Alasan IHSG Anjlok 1,51%

BEI menjelaskan koreksi IHSG 1,51 persen pada Senin (28/9) tidak semata dipicu kebijakan harga minimum saham Rp1. Diketahui ada 69 saham diperdagangkan di bawah Rp50 (gocap).

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral