News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Enggak Kira-Kira, ACT Akui Comot 13,7 Persen dari Total Dana Umat yang Dikumpulkan, Ibnu Khajar: Diperbolehkan

Presiden ACT Ibnu Khajar mengaku organisasinya mencomot 13,7 persen dari dana yang berhasil dihimpun karena lembaga zakat mengizinkan seperdelapan atau 12,5%
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 5 Juli 2022 - 07:39 WIB
ACT di Somalia
Sumber :
  • ACT

Jakarta - Aksi Cepat Tanggap atau ACT terus mendapat kecaman publik dan netizen, perkara penyelewengan dana umat yang mereka himpun.

Dalam laporan investigasi Tempo, ditemukan dugaan penyelewengan dana umat yang dilakukan oleh ACT. Besaran gaji menjadi salah satu tajuk yang membuat masyarakat mempertanyakan kredibilitas organisasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perihal penggunaan dana umat untuk operasional, Presiden ACT Ibnu Khajar mengaku organisasinya mencomot 13,7 persen dari dana yang berhasil dihimpun. Sebab, menurutnya, berdasarkan syariat, lembaga zakat memperbolehkan mengambil seperdelapan atau 12,5 persennya untuk operasional.

"Lantas mengapa mengambil 13,7 persen? Karena yang kami kelola bukan lembaga zakat, apalagi yang dikelola adalah dari donasi umum ada dari masyarakat, CSR, sedekah, dan ada kerja sama dengan amal zakat," kata Ibnu Khajar dalam konferensi pers di Kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).

Menurut dia, tingginya alokasi dana operasional itu untuk menutupi distribusi program. Sebab, ACT memiliki 78 cabang dan perwakilan di lebih dari 47 negara. Dia mencoba meyakinkan masyarakat bahwa ACT telah berbenah yang ditandai pergantian pimpinan.

"Pasca-pergantian pimpinan maka saya mewakili ACT menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Kami tidak menutup mata ada permasalahan di dalam lembaga," kata dia.

Fasilitas Luar Biasa Bos ACT

Ibnu Khajar membantah pemberitaan sebuah majalah mingguan Tempo terkait fasilitas mobil mewah Toyota Alphard hingga Mitsubishi Pajero Sport bagi petinggi lembaga. 

Presiden ACT Ibnu Khajar

Menurut dia, semua mobil yang telah diberitakan semuanya termasuk Toyota Alphard dan Mitsubishi Pajero Sport merupakan kendaraan operasional, bukan diberikan secara pribadi kepada para petinggi termasuk eks Presiden ACT Ahyudin
 
"Jadi, apa yang disampaikan Pak Ahyudin soal Alphard, Pajero Sport, dan kendaraan mewah lainnya itu sudah kami jual pada Januari 2022," ujar Ibnu Khajar.

Ibnu menjelaskan adapun pembelian Alphard digunakan untuk menyambut tamu kehormatan.  Selain itu, Pajero Sport digunakan untuk mobilisasi di wilayah bencana. 

"Kami lembaga sosial yang perlu kendaraan itu (Pajero). Namun, karena ada pembenahan, semua sudah dijual," tegasnya. 

Menurut Ibnu, pihaknya telah melakukan beberapa pembenahan terkait kelembagaan pada Januari 2022. 

Gaji Fantastis

Majalah Tempo menyebut, gaji eks Presiden ACT Ahyudin, saat menjabat Ketua Dewan Pembina ACT disebut-sebut lebih dari Rp 250 juta per bulan.

Sedangkan pejabat di bawah Ahyudin, seperti senior vice president, beroleh upah sekitar Rp 150 juta. Adapun vice president mendapat Rp 80 juta per bulan. Di bawahnya, level direktur eksekutif digaji sekitar Rp 50 juta dan direktur mendapat Rp 30 juta.

Gaji yang diterima petinggi Aksi Cepat Tanggap, disebut Tempo, terlihat
jomplang bagaikan bumi dan langit jika dibandingkan dengan gaji di lembaga filantropi lain. 

Gaji tertinggi di Dompet Dhuafa, misalnya, sebesar Rp 40 juta. 

“Yang lain di bawah Rp 30 juta,” tutur Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa Bambang Suherman, seperti dikutip dari Majalah Tempo

Sedangkan gaji petinggi di lembaga Rumah Zakat lebih kecil. 

“Gaji tertinggi di lembaga kami tidak lebih dari Rp 25 juta,” kata Direktur Pemasaran Rumah Zakat Irvan Nugraha, masih dari Majalah Tempo.

Sebagai pembanding, donasi yang dihimpun ACT pada 2020 setidaknya mencapai Rp 462 miliar. Sedangkan Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat masing-masing menghimpun dana donatur Rp 375 miliar dan Rp 224 miliar pada 2020.

Bela Diri

Organisasi filantropi ACT mengaku telah memangkas besaran gaji serta operasional bagi para petingginya dalam upaya pembenahan dan restrukturisasi organisasi sejak Januari 2022.

"Sejak 11 Januari 2022, tercipta kesadaran kolektif untuk memperbaiki kondisi lembaga dengan masukan dari seluruh cabang. Kami melakukan evaluasi secara mendasar," ujar Ibnu Khajar.

Ibnu menampik besaran gaji tersebut dan tak tahu-menahu mengenai besaran yang diungkap media itu. Tapi, ia enggan membuka berapa besaran asli yang diterima para petinggi ACT.

Namun, kata dia, terjadi pemotongan gaji bagi para petinggi mulai 50-70 persen dari besaran gaji sebelumnya sejak pergantian pimpinan pada 11 Januari 2022. 

Viral Tagar #JanganpercayaACT

Diduga lakukan penyelewangan dana donasi, netizen menggaungkan berbagai tagar untuk mengecam ACT seperti #JanganpercayaACT dan #AksiCepatTilep.

Tagar #JanganpercayaACT viral di Twitter sejak Minggu malam (2/7/2022).

Sejumlah selebtwit juga turut mengecam ACT dan meminta pihak berwenang mengusut mereka.

¨Sering ditegaskan agar @DivHumas_Polri @Kemenkumham_RI @kemendagri membongkar dana ZIS yg dikumpulkan Aksi Cepat Tanggap yg diduga dikirim ke LSM teroris & u/memperkaya pribadi-2. Cabut izin ACT, tangkap pengurusnya, & sita semua uang ZIS ACT: kembalikan ke umat via @Kemenag_RI,¨ tulis akun Twitter @ayang_utriza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(dnt/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

OTT, KPK Ringkus Bupati Langkat Syah Afandin

OTT, KPK Ringkus Bupati Langkat Syah Afandin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara. Dalam OTT tersebut, KPK menangkap Bupati Langkat Syah Afandin.
Spanyol Terlalu Tangguh! David Alaba Beberkan Penyebab Austria Gagal ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Spanyol Terlalu Tangguh! David Alaba Beberkan Penyebab Austria Gagal ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Kapten Timnas Austria, David Alaba, mengakui keunggulan Spanyol setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Menurutnya, La Furia Roja tampil di level yang tinggi.
Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Purbaya mengatakan, pemerintah akan secara bertahap menunjuk lebih banyak perusahaan e-commerce atau marketplace (lokapasar), sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi penjualan barang di platform perdagangan elektronik.
Terungkap Sudah Penyebab Bibir YTR Rusak dan Cacat Permanen Bukan Digunting Taufik Hidayat, Apa Faktornya?

Terungkap Sudah Penyebab Bibir YTR Rusak dan Cacat Permanen Bukan Digunting Taufik Hidayat, Apa Faktornya?

Direktur PPA dan PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari menyampaikan kondisi luka dan kerusakan bibir YTR (29) bukan digunting oleh tersangka Taufik Hidayat.
Jika AS Ganggu Rangkaian Pemakaman Ali Khamenei, Iran Janji Akan Membalas

Jika AS Ganggu Rangkaian Pemakaman Ali Khamenei, Iran Janji Akan Membalas

Iran memperingatkan Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya agar tidak melancarkan ancaman maupun agresi terhadap Iran menjelang rangkaian penghormatan terakhir dan pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
PBPI Resmi Umumkan Daftar Atlet Tim Nasional Padel Indonesia 2026

PBPI Resmi Umumkan Daftar Atlet Tim Nasional Padel Indonesia 2026

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) secara resmi mengumumkan daftar atlet yang terpilih untuk bergabung dalam Tim Nasional Padel Indonesia 2026.

Trending

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang wanita berinisial YTR. 
Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Sebuah misi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung duka mendalam. 
Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.
KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

Baru-baru ini warga Sumut dihebohkan dengan pemberitaan KPK diduga lakukan OTT Bupati di Sumut. Bahkan, kabar yang beredar diduga KPK lakukan OTT di Kota Binjai
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Spanyol memastikan diri sebagai tim ke-11 yang lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Austria dengan skor akhir 3-0 di Stadion Los Angeles, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Selengkapnya

Viral