News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel: Menjaga Independensi

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdy Susianto dari jabatannya.
Rabu, 20 Juli 2022 - 22:17 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdy Susianto dari jabatannya.
 
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu malam, menyebutkan penonaktifan ini dalam rangka menjaga transparansi, objektivitas dan akuntabilitas dalam pengungkapan kasus baku tembak antaranggota di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo beberapa waktu lalu yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
 
"Untuk menjaga independensi tersebut, transparansi dan akuntabel pada malam hari ini bapak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan dua orang. Yang pertama Karo Paminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan, yang kedua yang dinonaktifkan pada malam hari ini adalah Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdy Susianto," kata Dedi.
 
Dedi mengatakan untuk pengganti Kapolres Jakarta Selatan akan ditunjuk oleh Kapolda Metro Jaya. Jenderal bintang dua itu menegaskan tim khusus terus bekerja dalam rangka menjaga objektivitas, transparansi, independensi.
 
"Sehingga tim harus betul-betul menjaga marwah itu sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri," ujarnya.

 Ia menyebutkan dalam pengungkapan kasus ini Kapolri berkomitmen agar tim harus bekerja secara profesional maksimal dengan proses pembuktian secara ilmiah.
 
"Ini merupakan suatu keharusan," kata Dedi.
 
Keputusan menonaktifkan dua pejabat Polri itu disampaikan usai gelar perkara awal laporan yang dilayangkan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J terkait dugaan pembunuhan berencana.
 
Sebelumnya desakan untuk menonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Metro Jakarta Selatan juga disampaikan oleh pihak kuasa hukum keluarga Brigadir J. Karo Paminal dianggap memberikan tekanan kepada keluarga saat mengantar peti jenazah Brigadir J.
 
"Karo Paminal itu harus diganti, karena dia bagian dari masalah dan bagian dari seluruh persoalan yang muncul, karena dia yang melakukan pengiriman mayat dan melakukan tekanan kepada keluarga untuk (tidak) membuka peti mayat," ujar Johnson Panjaitan kepada wartawan, Selasa (19/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Dia menyebut Karo Paminal melanggar asas keadilan. Dia juga menyebut ada pelanggaran terhadap hukum adat yang sangat diyakini keluarga Brigadir Yoshua.
 
"Jadi, selain melanggar asas keadilan, juga melanggar prinsip-prinsip hukum adat yang sangat diyakini oleh keluarga korban. Menurut saya, itu harus dilakukan. Tapi yang jauh lebih penting adalah kapolres itu yang melakukan memimpin proses penyidikan," kata Johson.
 
Senada dengan Johnson, Kamaruddin Simanjuntak selaku koordinator menilai Kapolres Jakarta Selatan tidak bekerja sesuai presuder untuk mengungkap perkara tersebut.
 
"Karena Kaapolres Kakssl itu bekerja tidak sesuai prosedur untuk mengungkap perkara tindak pidana dan sampai sekarang belum ada tersangkanya olah TKP tidak melibatkan Inafis, dan tidak memasang police line," ujar Kamaruddin.
 
Sebelumnya, Kapolri telah menon-aktifkan Irjen Pol. Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri. (ant/ebs)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bak Bumi dan Langit, Nasib Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Timnas: Satu Pergi Diam-diam, Satu Dibuat Acara Khusus

Bak Bumi dan Langit, Nasib Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Timnas: Satu Pergi Diam-diam, Satu Dibuat Acara Khusus

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menghadapi penghujung karier internasional dengan cara berbeda. Ronaldo meninggalkan timnas Portugal di tengah konflik.
Punya Budget Rp10 Juta, Dapat iPhone Apa? Ini Pilihan Paling Masuk Akal per Oktober 2026

Punya Budget Rp10 Juta, Dapat iPhone Apa? Ini Pilihan Paling Masuk Akal per Oktober 2026

Punya budget Rp10 juta dan ingin membeli iPhone? Simak pilihan iPhone baru dan bekas yang masih menarik untuk kelas menengah per Oktober 2026.
Video Siswi Berjilbab Nyanyikan Lagu Rohani di Luwu Viral, Ini Fakta yang Masih Belum Terjawab

Video Siswi Berjilbab Nyanyikan Lagu Rohani di Luwu Viral, Ini Fakta yang Masih Belum Terjawab

Video sejumlah siswi di Luwu yang diduga menyanyikan lagu rohani Kristen viral di media sosial. Berikut fakta dan konteks yang masih belum terkonfirmasi.
Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Jejak pelarian seorang pria yang diduga menggasak tas berisi gawai dan laptop milik penumpang kereta rel listrik (KRL) di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya terhenti. 
Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bagi generasi muda yang tumbuh di tengah perubahan zaman, mengenakan pakaian adat dapat menjadi pintu masuk untuk mengenali kembali akar budayanya
Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Jumat 2 Oktober akan menyajikan pertandingan dari 25 cabang olahraga yang 12 diantaranya terdapat wakil Indonesia bertanding.

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.
Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Jennifer Coppen kena bully netizen Malaysia setelah Timnas Indonesia menggagalkan Harimau Malaya lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atas banjir gol di dua laga berbeda. 
Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Jejak pelarian seorang pria yang diduga menggasak tas berisi gawai dan laptop milik penumpang kereta rel listrik (KRL) di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya terhenti. 
Selengkapnya

Viral