News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Autopsi Ulang, Alur Cerita Kematian Brigadir J Berubah? Benarkah Ada Pelecehan Seksual?

Proses autopsi ulang jenazah brigadir J telah dilaksanakan di RSUD Sungai Bahar pada Rabu kemarin. Proses autopsi tersebut memakan waktu kurang lebih 3 jam.
Kamis, 28 Juli 2022 - 05:59 WIB
Jenazah Brigadir J jelang autopsi ulang
Sumber :
  • Facebook/Rohanisimanjuntak

tvOnenews - Proses ekshumasi dan autopsi ulang jenazah brigadir J telah dilaksanakan di RSUD Sungai Bahar pada Rabu (27/7/2022) kemarin. Proses autopsi tersebut memakan waktu kurang lebih 3 jam.

Selanjutnya, hasil dari proses autopsi ulang jenazah Brigadir J nantinya akan digunakan untuk mengungkap kasus penembakan yang dialami oleh pria dengan nama lengkap Nofriansyah Yosua Hutabarat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diketahui Brigadir J tewas dalam adu tembak dengan rekannya Bharada E. Brigadir J diduga melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy. Dengan hasil autopsi ulang ini, adakah kemungkinan alur cerita kematian Brigadir J berubah?

Artikel
Komjen Pol (purn) Susno Duadji (ist.)

Terkait hal tersebut, Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (purn) Susno Duadji menilai proses ekshumasi atau penggalian kembali jenazah yang telah dikuburkan dan autopsi ulang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menjadi sangat penting mengungkap polemik penyebab kematian Brigadir J. 

Menurut Susno, proses ekshumasi dan autopsi sekaligus visum yang dilakukan pagi ini di RSUD Sungai Bahar, Jambi, akan menentukan jalan cerita dari kasus kematian Brigadir J yang awalnya disebut tewas karena tembak-menembak di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.  

"Ini akan menentukan apakah jalan ceritanya atau kasusnya berubah atau tetap. Kan kasusnya ini adalah kasus tembak-menembak. Kemudian apakah menjadi kasus penganiayaan? Apakah kasus pelecehan seksual? Jadi akan berubah, tergantung hasil pemeriksaan," kata Susno dalam perbincangan di tvOne, Selasa malam, 27 Juli 2022. 

Sejak awal, Susno menilai kasus tewasnya Brigadir J ini mudah diungkap. Tak perlu ada tim khusus bahkan sampai Presiden, Menko Polhukam hingga Kapolri turun tangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenapa saya katakan berkali-kali, TKP-nya jelas, yang meninggal jelas, yang mengaku tanda petik menembak jelas, barang bukti senjatanya juga jelas, handphone jelas, CCTV walaupun mati juga jelas, selongsong ada, proyektil ada, darah ada, luka-lukanya juga nanti tergantung hasil visum, jadi jelas ceritanya," ungkapnya

Namun demikian, Susno memahami kasus Brigadir J ini yang mestinya mudah tapi justru lamban diungkap karena adanya hambatan tak hanya teknis tapi juga psikologis. Sebabnya, TKP berada di rumah seorang jenderal polisi, melibatkan istri jenderal, ajudan hingga sopir. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Gaji Lebih Besar dari Megawati Hangestri! Segini Nilai Kontrak Pyo Seung-ju di Pink Spider untuk V League Musim Depan

Dapat Gaji Lebih Besar dari Megawati Hangestri! Segini Nilai Kontrak Pyo Seung-ju di Pink Spider untuk V League Musim Depan

Pink Spiders membuat kejutan pada bursa transfer pemain free agent untuk gelaran V League musim depan dengan mendatangkan Pyo Seung-ju di detik-detik terakhir.
Alami Crash hingga DNF di MotoGP Spanyol 2026, Marc Marquez Mengaku Tak Tahu Penyebab Kecelakaannya di Sirkuit Jerez

Alami Crash hingga DNF di MotoGP Spanyol 2026, Marc Marquez Mengaku Tak Tahu Penyebab Kecelakaannya di Sirkuit Jerez

Marc Marquez datang ke MotoGP Spanyol 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangi Sprint dalam kondisi hujan deras sehari sebelumnya.
Daft Funk Live Guncang Jakarta, Tribute Daft Punk Bakar Bengkel SCBD dengan Atmosfer Imersif

Daft Funk Live Guncang Jakarta, Tribute Daft Punk Bakar Bengkel SCBD dengan Atmosfer Imersif

Daft Funk Live sukses di Jakarta, hadirkan tribute Daft Punk penuh energi dan visual imersif di Bengkel SCBD, disambut antusias penonton.
Pesan Tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: Tetap Bekerja

Pesan Tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: Tetap Bekerja

Pesan tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: ajakan tetap bekerja, dorong upah adil, pendidikan, dan kesejahteraan buruh demi Indonesia yang lebih maju.
Tingkatkan Keselamatan Transportasi Nasional, Harwan Muldidarmawan: Poltrada Bali Punya Peran Penting

Tingkatkan Keselamatan Transportasi Nasional, Harwan Muldidarmawan: Poltrada Bali Punya Peran Penting

Jasa Raharja terus mensosialisasikan keselamatan transportasi yang menyasar pada sejumlah kelompok masyarakat termasuk akademisi.
Kapten GS Caltex Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polemik Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Mengemudi dalam Keadaan Mabuk

Kapten GS Caltex Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polemik Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Mengemudi dalam Keadaan Mabuk

Kasus hukum yang menimpa setter andalan GS Caltex, Ahn Hye-jin, terus menyita perhatian publik voli Korea Selatan dalam beberapa pekan terakhir.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -
Selengkapnya

Viral