News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Belum Uji Digital Forensik, Komnas HAM Geram dengan Keraguan Kuasa Hukum Brigadir J: Kalau Tidak Percaya, Silahkan!

Beberapa fakta ditemukan oleh Komnas HAM, diduga temuan tersebut diragukan oleh pihak kuasa hukum Brigadir J, salah satunya dari hasil penelusuran video CCTV.
Rabu, 3 Agustus 2022 - 08:49 WIB
Kasus Penembakan Ajudan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Setelah hampir satu bulan, kasus tewasnya anggota polisi Brigadir J atau yang bernama Nofryansah Yosua Hutabarat masih menjadi misteri. 

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit membentuk Tim Khusus Gabungan bersama Komnas HAM untuk turut andil dalam penyelidikan kasus tewasnya Brigadir J ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa Hukum Brigadir J Ragukan Temuan Komnas HAM

Beberapa fakta telah ditemukan oleh Komnas HAM dari proses penyidikan diduga temuan tersebut diragukan oleh pihak kuasa hukum Brigadir J, salah satunya hasil penelusuran video CCTV.

Tim Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Mansur Febrian di acara Apa Kabar Indonesia Malam, TvOne pada Sabtu (30/7/2022) mengungkapkan banyak pertanyaan yang ditujukan kepada Komnas HAM terkait hasil video beserta sejumlah bukti lainnya yang telah dikumpulkan.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun ada komunikasi dengan keluarga pukul 22.40 WIB. Kapan terjadi tembak-menembaknya? Kapan terjadi pelecehan seksualnya? Sebenarnya CCTV tanggal berapa yang diperiksa,” kata Mansur.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. (Ist)

Sementara itu, hadir pula narasumber lainnya dalam sambungan video call yaitu Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik yang menjelaskan bahwa pihaknya menerima rekaman CCTV pada tanggal 8 Juli 2022, yakni pada hari kejadian itu berlangsung.

“Kalau saudara Mansur punya data lain ayo datang ke kantor kami, kita cross check bareng-bareng,” ucap Taufan pada kesempatan tersebut.

“Kalau tidak percaya ya silahkan, apa yang kami katakan itu berdasarkan apa yang kami ambil,” lanjutnya.

Pihaknya menilai lontaran pertanyaan tersebut telah memojokkan Komnas HAM yang dinilai sangat tidak mendasar dalam menelusuri bukti terkait kasus Brigadir J. Taufan mengakui bahwa Komnas HAM juga menggunakan ahli yang sangat independen.

“Apakah terjadi pelecehan? Belum pasti. Apakah terjadi tembak-menembak? Belum tentu. Perlu kejernihan kita untuk mendapatkan kejelasan dari kasus ini,” jelas Taufan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan Belum Uji Digital Forensik

Dalam kesempatan lainnya, Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menilai Komnas HAM seakan-akan menjadi juru bicara Polri dalam mengusut kasus tewasnya Brigadir J.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: Usai Kalahkan Junto Nakatani, Naoya Inoue Siap Tantang Jesse Rodriguez di Perebutan Gelar Juara

Tinju Dunia: Usai Kalahkan Junto Nakatani, Naoya Inoue Siap Tantang Jesse Rodriguez di Perebutan Gelar Juara

Naoya Inoue kini siap menantang Jesse Rodriguez di duel perebutan gelar juara dunia usai baru saja mengalahkan sesama petinju Jepang yakni Junto Nakatani.
AHY Sebut Nelayan Terdampak Pembangunan Giant Sea Wall Bakal Direlokasi, Bukan Asal Gusur

AHY Sebut Nelayan Terdampak Pembangunan Giant Sea Wall Bakal Direlokasi, Bukan Asal Gusur

Menko AHY memastikan rencana relokasi nelayan akan dilakukan, bukan untuk membuat mereka menjadi lebih sengsara, melainkan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Kesaksian Koh Hanny soal Berani Cabut Sertifikat Mualaf dr Richard Lee: Bukan Dia Doang kok

Kesaksian Koh Hanny soal Berani Cabut Sertifikat Mualaf dr Richard Lee: Bukan Dia Doang kok

Kesaksian Hanny Kristianto soal pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee jadi sorotan. Ia tegaskan langkah itu bukan hanya untuk satu orang saja.
Bukan karena Maksiat, Koh Hanny Kristianto Ungkap 3 Kesalahan Fatal dr Richard Lee yang Bikin Sertifikat Mualaf Dicabut

Bukan karena Maksiat, Koh Hanny Kristianto Ungkap 3 Kesalahan Fatal dr Richard Lee yang Bikin Sertifikat Mualaf Dicabut

Koh Hanny Kristianto buka suara soal 3 kesalahan fatal yang dilakukan oleh dr Richard Lee sehingga membuat sertifikat mualaf dicabut. Apa saja kesalahannya?
91% Orang Tua Akui Negara Hadir Lindungi Anak Lewat PP TUNAS, Tapi Ada 1 Hal yang Bikin Khawatir

91% Orang Tua Akui Negara Hadir Lindungi Anak Lewat PP TUNAS, Tapi Ada 1 Hal yang Bikin Khawatir

Mayoritas orang tua di perkotaan menilai negara telah hadir untuk melindungi anak dari paparan konten negatif di media sosial melalui penerapan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).
Pesona Gubernur Malut Sherly Tjoanda Diving di Laut Jikomalamo Ternate, Warganet Terkagum-kagum, Bak Lihat Mermaid: Sudah Bu, Cantik Banget!

Pesona Gubernur Malut Sherly Tjoanda Diving di Laut Jikomalamo Ternate, Warganet Terkagum-kagum, Bak Lihat Mermaid: Sudah Bu, Cantik Banget!

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, kembali menarik perhatian publik lewat aksi diving di perairan Jikomalamo, Ternate. Keindahan bawah laut yang ditampilkannya.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Selengkapnya

Viral