Mengenal Sosok Bharada E Sebelum Terjun di Kedinasan Polri, Dari Pemanjat Tebing Hingga Penembak Nomor 1, Malah Jadi Tersangka Brigadir J
- Kolase tim tvonenews
Richard Eliezer tampak begitu dekat dengan alam. Diketahui, Bharada E sendiri merupakan penembak nomor 1 di Resimen kelas 1 Pasukan Pelopor di jajaran Korps Brimob.
Netizen Curiga dan Sampaikan Rasa Iba, Sebut Bharada E Cuma Kambing Hitam
Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penembakan Brigadir J pada bulan Juli silam, akun Instagram milik Bharada E alias Richard Eliezer yakni @r.lumiu langsung diserbu netizen. Namun, bukan untuk dihujat melainkan diisi rasa iba dan kesedihan dari netizen.
Kolom komentar pada salah satu unggahan fotonya dibanjir rasa iba dan berduka dari para netizen, pasalnya netizen menilai bahwa Bharada E hanyalah kambing hitam dibalik kasus ini.
¨Ya gmana, dia maju mundur kena, jujur penjara, gk jujur mungkin ada imbalan, udah terlanjur kecemplung, yaudah milih gk jujur, maybe,¨ komentar netizen.
¨Kurang yakin saya dia yg pelaku utama membunuh , ini kasus sudah di setting serapi mungkin , alhasil lu bakalan jadi tersangka juga kan , demi membela atasanmu,¨ tulis netizen lain.
¨Jangan mau jadi tersangka sendirian, brader.. Bongkar aja semua, toh ngana bongkar atau tidak tetap dipecat dan dipenjara. Bongkar aja udah!¨ ujar netizen.
¨Kasian bng di jadiin kambing hitam?npa mau sih..jujur lah..kasian loh.. almarhum brigadir j,¨ kata netizen.
Irjen Ferdy Sambo Sampaikan Permintaan Maaf Atas Kematian Brigadir J, Tapi….
Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri pukul 09.57 WIB dengan penjagaan ketat. Sebelum menjalani pemeriksaan, kepada awak media, akhirnya Ferdy angkat bicara dan terlihat meminta maaf terutama kepada institusi Polri.
"Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang ke-4. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, dan sekarang yang keempat di Bareskrim Polri.” ungkap Ferdy kepada awak media.
“Selanjutnya saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga. Kemudian yang kedua, saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri.” lanjutnya.
Load more