GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolri Ingatkan Warga Waspadai Politik Identitas Jelang Pemilu 2024 Karena Bisa Picu Perpecahan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua pihak agar mewaspadai politik identitas menjelang penyelenggaraan Pemilu 2024.
Minggu, 7 Agustus 2022 - 14:47 WIB
Dok. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Sumber :
  • tim tvone

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua pihak agar mewaspadai politik identitas menjelang penyelenggaraan Pemilu 2024. Dia menilai politik identitas bisa memicu terjadinya perpecahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Listyo dalam silaturahminya dengan ulama di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (7/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia sudah masuk tahun politik. Jadi, saya tentunya harus dalam posisi selalu mengingatkan bahwa di tahun 2019, tanpa kita sadari politik identitas terjadi, sehingga menyebabkan perpecahan," jelas Kapolri.

"Tentunya di 2024 (Pemilu 2024) ini kita jaga masyarakat agar tidak terpengaruh, terpecah karena adanya politik identitas," sambungnya.

Sigit mengatakan, perpecahan atau polarisasi akibat politik identitas pada 2019 terjadi di mana-mana. Bahkan, sampai saat ini suasana tersebut masih ada.

"Bagaimana masyarakat kita yang terkenal toleran, gotong royongnya bagus saat ini berubah. Misalnya, memilih Presiden, berbeda dengan tetangga yang tadinya setiap hari bersapa saat ini mungkin tidak mau," terangnya.

Mantan Kabareskrim Polri menambahkan, mau tidak mau juga harus disadari bahwa Pemilu 2024 sudah tinggal selangkah lagi. Untuk itu, ia berharap tidak terjadi masalah di masyarakat.

"Saya tekankan dan tentunya saya punya iktikad tidak akan bisa maksimal selain dibantu ulama. 2024 kita jaga masyarakat agar tidak terpengaruh, terpecah karena adanya politik identitas," ucap Listyo.

Kapolri berharap calon kepala negara nantinya turut serta mendamaikan masyarakat dengan adu program positif sehingga masyarakat melihat apa yang dikampanyekan tersebut cocok. Jika cocok pada figur tersebut, tentunya akan memilihnya.

Listyo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh adanya beragam isu yang bisa memecah belah persatuan bangsa. Masyarakat juga harus cerdas dan tidak terpengaruh berbagai macam informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau hoaks.

"Jangan sekali kita biarkan ada yang membuat terpecah belah, SARA, ujaran kebencian, hoaks. Itu tidak boleh terjadi lagi. Tugas kita mengingatkan. Jika ada yang masuk ke telepon seluler (hoaks), kita hapus," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sigit optimistis jika negara terjaga dari beragam isu hoaks maka akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang cukup baik termasuk mampu menjaga inflasi.

"Kuncinya, mempertahankan pertumbuhan ekonomi itu perlu stabilitas keamanan, kerja keras masyarakat," tukasnya. (ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pidato Prabowo di DPR, Penegas Arah Masa Depan Indonesia

Pidato Prabowo di DPR, Penegas Arah Masa Depan Indonesia

Komandan Korps GMD (Gerindra Masa Depan), Bhinneka Putra Linanta, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna di DPR RI.
3 Tanda Penyedot Debu Sudah Perlu Dibersihkan

3 Tanda Penyedot Debu Sudah Perlu Dibersihkan

Jika penyedot debu terlalu kotor, maka akan kurang maksimal dalam membersihkan dan membuat proses pembersihan menjadi tidak efektif. Oleh sebab itu, perlu dibersihkan dengan benar.
Permintaan Biosolar Melonjak di Padang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Permintaan Biosolar Melonjak di Padang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah koordinasi bersama Pemprov Sumatera Barat dan stakeholder terkait guna mengantisipasi peningkatan demand dan antrean biosolar.
John Herdman Full Senyum Pimpin Timnas Indonesia, FIFA Buka Peluang Tambah Kuota Peserta Piala Dunia

John Herdman Full Senyum Pimpin Timnas Indonesia, FIFA Buka Peluang Tambah Kuota Peserta Piala Dunia

FIFA menggunakan format baru untuk Piala Dunia 2026 dengan menambah jumlah peserta menjadi 48 peserta. Belum digelar turnamen, FIFA dikabarkan sudah mempertimbangkan gebrakan yang lebih besar lagi. 
Media Vietnam Ketar-ketir dengan Manuver John Herdman di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Soroti Rencana Naturalisasi Pemain Baru

Media Vietnam Ketar-ketir dengan Manuver John Herdman di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Soroti Rencana Naturalisasi Pemain Baru

Media Vietnam menyoroti rencana Timnas Indonesia menambah pemain diaspora. Skuad Garuda dinilai bisa jadi ancaman besar di turnamen Piala AFF 2026 mendatang.
Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Paket Pasar Murah untuk Mahasiswa Pedalaman

Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Paket Pasar Murah untuk Mahasiswa Pedalaman

Selain menggelar pasar murah, Gubernur Agustiar Sabran berpesan kepada para mahasiswa dan generasi muda Kalteng, untuk semangat belajar dan jauhi hal-hal negatif seperti narkoba.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral