News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Deolipa Yumara Beberkan Beberapa Kejanggalan Pencabutan Paksa Dirinya Selaku Pengacara Bharada E

Secara mengejutkan pengacara Bharada kini berganti lagi, Deolipa Yumara beberkan beberapa kejanggalan pencabutan paksa dirinya selaku pengacara Bharada E, 14/8
Minggu, 14 Agustus 2022 - 15:02 WIB
Deolipa Yumara Beberkan Beberapa Kejanggalan Pencabutan Paksa Dirinya Selaku Pengacara Bharada E
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Proses pengusutan kasus Brigadir makin terang benderang dibuka ke publik dan secara mengejutkan pengacara Bharada kini berganti lagi, Deolipa Yumara beberkan beberapa kejanggalan pencabutan paksa dirinya selaku pengacara Bharada E.

Muhammad Burhanuddin dan Deolipa Yumara pengacara yang ditunjuk oleh Bareskrim Polri ini baru saja mengawal dan mendampingi kliennya Bharada E kurang lebih sepekan, namun kini telah diganti secara sepihak. Deolipa Yumara beberkan beberapa kejanggalan pencabutan paksa dirinya selaku pengacara Bharada E.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deolipa Yumara membeberkan kejanggalan-kejanggalan seputar pemecatan dirinya sebagai pengacara Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E.

Bahkan, Pengacara yang juga berprofesi sebagai musisi ini menyebutkan secara live saat menghadiri program apa kabar indonesia malam, bukti surat kuasa dari Bharada E, padahal menurut dirinya Bharada E sedang di dalam tahanan, mana mungkin bisa mengetik. 

Menceritakan dimana hal itu bermula disebut dari tangkapan layar percakapan antara seseorang dengan jenderal polisi di Bareskrim Polri.

“Saya dapat kiriman percakapan WhatsApp yang berisi 2 penasihat hukum Bharada E itu ngomong terlalu banyak masuk ke materi dalam bicara ke media. Kalau dia enggak bisa manut cabut kuasanya,” kata Deolipa saat menggelar konferensi pers di kediamannya di Depok, Jawa Barat pada Sabtu 13 Agustus 2022.

Deolipa mengatakan, percakapan WhatApp itu terjadi pada tanggal 7 Agustus 2022 atau tepat sehari setelah dirinya mendapat surat kuasa menjadi pengacara Bharada E. Dari percakapan WhatsApp tersebut tertulis sang pengirim pesan mengucapkan jawaban dengan kalimat ‘Siap Jenderal’.

Setelah percakapan itu dikirimkan kepadanya, Deolipa pun mendatangi kantor Bareskrim Polri untuk menyampaikan penolakannya. "Saya sempat dipanggil ke ruang Bareskrim bertemu dengan seseorang, saya menolak pencabutan kuasa itu,” kata pengacara itu lagi.

Namun upaya Deolipa tidak membuahkan hasil. Tepatnya pada Kamis 11 Agustus 2022, sebuah surat yang mengatasnamakan Bharada E datang di kantornya yang berisikan surat pencabutan kuasa. 

“Enggak tau siapa yang ngasih, tahu-tahu ada di kantor aja hari Kamis, orang staf saya lihat terus dia laporan ke saya,” kata Deolipa.

      Deolipa Yumara (via VIVA.com)

Kejanggalan berikutnya kata Deolipa yakni surat yang mengatasnamakan kliennya tersebut. Padahal dirinya telah bersepakat bersama Bharada E bahwa setiap tanda tangan yang dibuatnya harus dibubuhkan tanggal serta menit untuk menghindari oknum-oknum yang ingin mencampuri urusan dirinya dengan Richard.

“Saya (sempat) bicara dengan Bharada E, kita main nyanyian kode ya. Setiap tandatangan harus tulis tanggal sama jam, di samping tandatangan atau di atas, baik surat bermaterai atau tidak,” kata Deolipa.

Sementara surat pencabutan kuasa yang ia terima tidak ada kode tersebut. "Dia (Bharada E) lagi ngasih kode ke saya nih, sedang dibawah tekanan karena surat pencabutan surat kuasa dari Richard ke saya enggak ada tanggal sama jam,” imbuh dia lagi. 

Deolipa menduga bahwa surat itu bukan dibuat oleh Bharada E, “Richard kan di tahanan, dia enggak bisa ngetik, kemudian dia enggak punya keahlian secara hukum, dia Brimob, ahlinya tembak, siapa yang tulis ini, kita cari tahu,” kata Deolipa. 

Sebagai informasi, Deolipa menjadi kuasa hukum Bharada E sejak 6 Agustus 2022. Dia berdua dengan rekannya bernama Burhanuddin menggantikan tim pengacara yang sebelumnya mengundurkan diri.

Andreas Nahot Silitonga saat itu secara mengejutkan juga mengundurkan diri dengan menyampaikan langsung suranye permohonannya di Kantor Bareskrim Polri, Namun tak membeberkan alasan berhentinya.

Pengacara terbaru Bharada E adalah Ronny Talapessy, yang juga aktif di politik, tercatat sebagai anggota partai PDI-P.

Hingga saat ini atas kasus kematian Brigadir J atau Brigpol Nofiransyah Yoshua Hutabarat, telah ditetapkan sebanyak 4 orang tersangka, diantaranya adalah Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR alias Ricky Rizal, KM (Sopir Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi) dan Aktor Utama atau dalang pembunuhan yakni Irjen Ferdy Sambo

Tidak ada insiden baku tembak, skenario penembakan Brigadir J atas perintah Irjen Ferdy Sambo kepada Bharada E

Sebelumnya, dilaporkan dalam rilis pertama kali saat ditangani oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan bahwa terjadi insiden tembak-menembak Bharada E yang menyebabkan Brigadir J tewas saat insiden itu.

Namun hal itu telah terbantahkan, dalam siaran pers yang disampaikan Kapolri tidak ada peristiwa tembak menembak.

"Ditemukan perkembangan baru bahwa tidak ditemukan, saya ulangi, tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan,"ujar Kapolri.

Skenario penembakan yang diungkap pertama kali, ternyata Bharada E tembak Brigadir J atas perintah sang atasan Ferdy Sambo

"Tim khusus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap saudara J yang menyebabkan saudara J meninggal dunia yang dilakukan oleh saudara RE atas perintah saudara FS."ucap Kapolri

"Saudara RE telah mengajukan JC dan saat ini itu juga yang membuat peristiwa ini menjadi semakin terang,"

Agar mendukung skenario tembak-menembak seperti yang diharapkan, Ferdy Sambo menembakkan senjata milik Brigadir J ke dinding.

"Kemudian untuk membuat seolah-olah telah terjadi tembak-menembak, saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik saudara J ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak.

Namun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum menjelaskan lebih lanjut terkait Ferdy Sambo memberi perintah dan terlibat langsung, semuanya masih di dalami.

"Terkait apakah saudara FS menyuruh ataupun terlibat langsung dalam penembakan, saat ini tim terus melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak yang terkait. (ind/VIVA).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan Terancam Rugi Bandar, Liverpool Coba Manfaatkan Celah Kontrak Denzel Dumfries di Bursa Transfer Nanti

Inter Milan Terancam Rugi Bandar, Liverpool Coba Manfaatkan Celah Kontrak Denzel Dumfries di Bursa Transfer Nanti

Inter Milan menghadapi potensi dilema besar jelang bursa transfer musim panas 2026. Nama Denzel Dumfries kini masuk radar utama raksasa Liga Inggris, Liverpool.
Jadwal Tinju Dunia Bulan Mei 2026: Banyak Big Match, Ada Naoya Inoue vs Junto Nakatani Hingga Oleksandr Usyk Unjuk Gigi

Jadwal Tinju Dunia Bulan Mei 2026: Banyak Big Match, Ada Naoya Inoue vs Junto Nakatani Hingga Oleksandr Usyk Unjuk Gigi

Jadwal tinju dunia sepanjang bulan Mei 2026, di mana terdapat sejumlah big match salah satunya adalah ada duel antara Naoya Inoue vs Junto Nakatani dan Oleksandr Usyk bakal unjuk gigi.
Pernah Dibimbing Cristian Chivu, Bintang Muda Parma Ini Berpeluang Susul Sang Mentor ke Inter Milan

Pernah Dibimbing Cristian Chivu, Bintang Muda Parma Ini Berpeluang Susul Sang Mentor ke Inter Milan

Inter Milan dikaitkan dengan salah satu talenta muda yang tengah bersinar di Serie A, yakni Mandela Keita. Gelandang milik Parma tersebut menjadi sorotan utama.
Siasat Gratisan Inter Milan Dimulai, Beppe Marotta Siapkan Rencana Bajak Mesin Gol Dortmund Secara Cuma-cuma Musim Panas Nanti

Siasat Gratisan Inter Milan Dimulai, Beppe Marotta Siapkan Rencana Bajak Mesin Gol Dortmund Secara Cuma-cuma Musim Panas Nanti

Inter Milan mengarahkan perhatian mereka pada peluang menarik di bursa transfer musim panas nanti. Nama Julian Brandt mencuat dan masuk dalam daftar Nerazzurri.
Jawab Tantangan Audit di Era AI, Guru Besar Binus Paparkan Konsep Baru untuk Jaga Akuntabilitas Keuangan

Jawab Tantangan Audit di Era AI, Guru Besar Binus Paparkan Konsep Baru untuk Jaga Akuntabilitas Keuangan

Adopsi teknologi analitik dan AI telah mengubah pendekatan audit secara mendasar, dari metode berbasis sampling menjadi analisis data menyeluruh dan real-time.
Top 3 Sepekan: Kepsek di Jabar Sepakat dengan KDM, 2 Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-Sapu, hingga Media Italia Heran

Top 3 Sepekan: Kepsek di Jabar Sepakat dengan KDM, 2 Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-Sapu, hingga Media Italia Heran

Berikut top 3 artikel sepekan: Kepsek di Jawa Barat sepakat dengan KDM, Dedi Mulyadi ungkap 2 cara jitu berantas ikan sapu-sapu, hingga kabar Emil Audero.

Trending

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top skor akhir Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) mengakhiri perjuangan dengan mempertahankan rekor sebagai satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Tanpa Eliano Reijnders dan Beckham Putra Nugraha, John Herdman Panggil 3 Pemain Persib untuk TC Timnas Indonesia

Tanpa Eliano Reijnders dan Beckham Putra Nugraha, John Herdman Panggil 3 Pemain Persib untuk TC Timnas Indonesia

Alih-alih memanggil Eliano Reijnders dan Beckham Putra, John Herdman justru memanggil tiga nama Persib yang belum pernah dipanggilnya.
Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Gelar Juara dari Jakarta Pertamina Enduro, Akui Megawati Hangestri Cs Terbaik di Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Gelar Juara dari Jakarta Pertamina Enduro, Akui Megawati Hangestri Cs Terbaik di Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia, Alessandro Lodi mengungkapkan biang kerok tim besutannya bisa kalah dari Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026. Ia mengakui bahwa Megawati Hangestri dan kawan-kawan adalah skuad terbaik.
John Herdman Buat 2 Skuad Berbeda? Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia di TC Piala AFF 2026

John Herdman Buat 2 Skuad Berbeda? Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia di TC Piala AFF 2026

Menariknya, tampaknya John Herdman akan membuat dua skuad berbeda untuk tampil di agenda FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026. 
Selengkapnya

Viral