News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Indonesia Banyak Pekerjaan Rumah Belum Diatasi, Ganjar Pranowo Senggol Masalah Teknologi dan Informasi Masih Jauh

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut Indonesia banyak pekerjaan rumah menuju tahun Indonesia Emas tahun 2045 terkait masalah teknologi dan informasi.
Minggu, 21 Agustus 2022 - 00:08 WIB
Ganjar Pranowo di acara caritau.com
Sumber :
  • tim tvonenews/Syifa Aulia

Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut Indonesia mempunyai banyak pekerjaan rumah (PR) menuju tahun Indonesia Emas tahun 2045.

Salah satu PR tersebut adalah terkait masalah teknologi dan informasi. Ganjar menilai jika masalah tersebut terus berlanjut hingga Pemilu 2024, maka akan menimbulkan politik identitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kita mau menuju 2045 PR kita jauh lebih banyak. Presiden Jokowi kemarin bicara dunia sedang tidak baik-baik saja, problem energi problem pangan, problem teknologi informasi yang saat ini sedang mendunia," ujar Ganjar saat menghadiri acara diskusi yang digelar oleh caritau.com bertajuk 'Mampukah UU ITE Memangkas Politik Identitas Pada Pilpres 2024' di Gedung Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Sabtu (20/8/2022).

Ganjar lantas mengingatkan agar masyarakat Indonesia tidak terseret dengan isu politik identitas menjelang Pemilu 2024.

"Maka sebenarnya kalau hari ini kita masih ditarik-tarik, baju kita diseret-seret pada politik identitas kita akan terecok di belakang terus. Kita tidak pernah maju," imbuh dia. 

Lebih lanjut, politikus PDIP itu berharap agar sejumlah pihak tidak menyampaikan gagasan dengan membawa politik identitas.

"Maka kita berharap betul siapapun yang nanti akan membawa gagasan-gagasan. Sampaikanlah gagasan itu dengan baik jangan dibumbui dengan identitas," lanjutnya. 

Ganjar juga menuturkan bahwa orang yang tidak memiliki gagasan tentu akan menggunakan politik identitas sebagai alat politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, alat politik untuk Pemilu 2024 tentu harus mengedepankan politik kecerdasaan dan adu gagasan.

"Meskipun saya juga tahu kata ilmuwan-ilmuwan, kalau orang nggak punya ide, nggak punya gagasan itu biasanya dibawahi identitas. Itu karena kekeringan politik," pungkasnya. (saa/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, integritas kepala daerah merupakan kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, efektif, dan akuntabel.
Tak Ingin Makin Melebar, Ruben Onsu Pilih Diam Meski Akui Masih Simpan Banyak Fakta

Tak Ingin Makin Melebar, Ruben Onsu Pilih Diam Meski Akui Masih Simpan Banyak Fakta

Ruben Onsu mengaku sebenarnya masih menyimpan banyak fakta soal konflik dengan Sarwendah. Namun, ia memilih diam. Simak cerita selengkapnya.
Erick Thohir Ungkap Alasan PSSI Tetap Dukung Gianni Infantino

Erick Thohir Ungkap Alasan PSSI Tetap Dukung Gianni Infantino

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah federasi sepak bola dilaporkan menarik dukungan terhadap Gianni Infantino. Namun, Erick Thohir dan PSSI bersikap sebaliknya.
Viral Video CCTV Diduga Hubungan Sesama Jenis di Kabupaten Buol, Kabarnya Pelaku Orang Dewasa dan Anak-anak

Viral Video CCTV Diduga Hubungan Sesama Jenis di Kabupaten Buol, Kabarnya Pelaku Orang Dewasa dan Anak-anak

Waduh, viral video CCTV yang menayangkan di waktu malam diduga adanya hubungan sesama jenis terjadi di Sulawesi Tengah.
Siapa Ayah Bigmo? Mohammad Nashihan Pernah Terseret Kasus Korupsi hingga Divonis 10 Tahun 6 Bulan

Siapa Ayah Bigmo? Mohammad Nashihan Pernah Terseret Kasus Korupsi hingga Divonis 10 Tahun 6 Bulan

Profil Mohammad Nashihan, ayah Bigmo dan Resbob yang pernah berkarier sebagai advokat serta dosen hukum, tetapi terseret kasus korupsi
Fakta-Fakta Penemuan Karung Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Dibungkus Plastik Hitam hingga Kaki Hilang

Fakta-Fakta Penemuan Karung Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Dibungkus Plastik Hitam hingga Kaki Hilang

Inilah sederet fakta terkait penemuan karung berisi jasad pria diduga korban mutilasi di Depok. 

Trending

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan.
Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Kawasan Tanah Merah, Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok digegerkan dengan adanya penemuan karung misterius berisi jasad pria. 
KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif, M Fikri Thobari.
Selengkapnya

Viral