GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Duga Kuat Brigadir J Melakukan Pelecehan Seksual ke Putri Candrawathi

Komnas HAM menduga kuat bahwa ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawathi, sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.
Kamis, 1 September 2022 - 16:34 WIB
Komnas HAM gelar keterangan pers mengenai hasil penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J, di Jakarta, Kamis (1-9-2022).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengakhiri penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J dan menyerahkan temuannya kepada pihak kepolisian. Komnas HAM menduga kuat bahwa ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawathi, sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

Hal ini merupakan salah satu poin temuan komnas HAM dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terdapat dugaan kuat terjadinya peristiwa kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Saudari PC (Putri Candrawathi) di Magelang, tanggal 7 Juli 2022," kata komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, dalam jumpa pers di kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Beka juga menyebut, dugaan adanya kekerasan seksual itu yang jadi latar pembunuhan Brigadir J. 

"Berdasarkan temuan faktual disampaikan terjadi pembunuhan yang merupakan extrajudicial killing, yang memiliki latar belakang adanya dugaan kekerasan seksual (di Magelang)," lanjutnya.

Selain itu, dalam laporan rekomendasi  yang dilaporkan ke pihak Tim Khusus (Timsus) Polri itu juga disebutkan, pembunuhan Brigadir J yang otak perencanannya diduga adalah Ferdy Sambo, disebut masuk dalam kategori extrajudicial killing atau pembunuhan di luar hukum, tanpa peradilan. 

“Extrajudicial killing terjadi perencanan rumah Saguling 3, peristiwa pembunuhan tidak dapat dijelaskan detil, karena adanya banyak hambatan,"  tambahnya. 

Lantas Beka juga bicara soal rekayasa kasus dari Ferdy Sambo, terlihat dari rekontruksi yang digelar beberapa waktu lalu. 

“Ada obstruction of justice oleh pelbagai pihak. Kalau kita melihat rekonsruksi kemarin, itu juga butuh waktu karena harus detil dan teliti, apalagi kepolisian harus scientific crime," paparnya. 

"Analisanya, pembunuhan Bigadir J adalah pembunuhan seseorang tanpa proses keadilan. Pelanggaran hak paling mendasar, hak hidup," sambung Beka. 

Tak ada Penyiksaan

Ia lantas menyebutkan, dalam temuan Komnas HAM tidak terdapat penyiksaan seperti isu yang selama ini beredar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak terdapat penyiksaan maupun penganiayaan pada brigadier j pada 8 juli di rumah eks kadiv propam, baik berdasarkan hasil otopsi pertama, maupun kedua," paparnya. 

"Kita harus apresasi dokter forensik, baik pertama atau kedua. Karena banyak isu, ditungangi, tidak independen, karena diragukan. Hasil otopsi kedua menguatkan hasil dari otopsi pertama. Saya kira itu," sambung Beka. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Manuver Aneh AC Milan Terulang Lagi, Kini Incar Pemain Antah Berantah dari Liga Swiss yang Masih Berusia 23 Tahun

Manuver Aneh AC Milan Terulang Lagi, Kini Incar Pemain Antah Berantah dari Liga Swiss yang Masih Berusia 23 Tahun

AC Milan kembali menemukan nama baru dalam perburuan gelandang serang. Alvyn Sanches dari Young Boys disebut masuk radar Rossoneri.
Polres Kampar bersama mahasiswa KKN Universitas Abdurrab bekali Gen Z literasi politik

Polres Kampar bersama mahasiswa KKN Universitas Abdurrab bekali Gen Z literasi politik

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat. Sosialisasi digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas demokrasi di era digital sekaligus membekali generasi muda, khususnya Gen Z, dengan literasi politik yang kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
Update Ranking BWF Ganda Campuran: Amri/Nita Sukses Menembus 15 Besar Dunia Usai Raih Perunggu Kejuaraan Dunia

Update Ranking BWF Ganda Campuran: Amri/Nita Sukses Menembus 15 Besar Dunia Usai Raih Perunggu Kejuaraan Dunia

Update Ranking BWF Ganda Campuran pasca gelaran Kejuaraan Dunia BWF 2026 dimana pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah meraih medali perunggu.
PBPI Dorong Pertumbuhan Padel Indonesia melalui FIP Silver & FIP Promises Bali

PBPI Dorong Pertumbuhan Padel Indonesia melalui FIP Silver & FIP Promises Bali

PBPI terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan olahraga padel di Indonesia melalui penyelenggaraan FIP Silver & FIP Promises Bali yang berlangsung pada 10–16 Agustus 2026 di Island Sports, Bali.
Budi Arie Bukan Bagian dari PSI, Berhenti Seret Nama PSI

Budi Arie Bukan Bagian dari PSI, Berhenti Seret Nama PSI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa Budi Arie Setiadi bukan anggota PSI, bukan pengurus PSI, dan bukan Sekretaris Jenderal DPP PSI. Budi Arie tidak memiliki jabatan, posisi, maupun kewenangan apa pun di PSI.
Hadapi Gabriela Olmos/Desirae Krawczyk, Langkah Aldila Sutjiadi Langsung Terhenti di Babak Pertama Monterrey Open 2026

Hadapi Gabriela Olmos/Desirae Krawczyk, Langkah Aldila Sutjiadi Langsung Terhenti di Babak Pertama Monterrey Open 2026

Aldila Sutjiadi harus mengakhiri kiprahnya di Monterrey Open 2026 setelah kalah pada pertandingan pembuka nomor ganda putri.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Pasca Gempabumi M4.3, Warga Laporkan Adanya Pergeseran Tanah di Desa Matano 

Pasca Gempabumi M4.3, Warga Laporkan Adanya Pergeseran Tanah di Desa Matano 

Pasca gempabumi berkekuatan magnitudo 4,3 yang mengguncang Kabupaten Luwu Timur pada Senin (24/8/2026) kemarin hingga kini belum dilaporkan adanya kerusakan rumah maupun bangunan.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Video Pernyataan Budi Arie Viral, PSI Angkat Bicara, Pengamat Singgung Jokowi: Tak Ada Perubahan Rawut Wajah

Video Pernyataan Budi Arie Viral, PSI Angkat Bicara, Pengamat Singgung Jokowi: Tak Ada Perubahan Rawut Wajah

Ihwal viralnya potongan video Budi Arie berspekulasi konstelasi ke depan bisa bergerak cepat. Bahkan dia menyeletuk ke Jokowi, politik tidak akan sampai 2029
Video Asusila ASN Pemprov Sumbar di Kantor Dinas Viral di Sosmed, Pelaku Pejabat Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Video Asusila ASN Pemprov Sumbar di Kantor Dinas Viral di Sosmed, Pelaku Pejabat Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Dugaan tindakan asusila yang dilakukan ASN di lingkungan Pemprov Sumatera Barat mendadak menjadi sorotan hangat publik setelah tangkapan layar kamera pengawas CCTV
Buntut Video Budi Arie Singgung Pemilu Dipercepat, Projo Angkat Bicara: Bukan Video Utuh

Buntut Video Budi Arie Singgung Pemilu Dipercepat, Projo Angkat Bicara: Bukan Video Utuh

Buntut potongan video Budi Arie berspekulasi konstelasi ke depan bisa bisa bergerak sangat cepat. Dia bahkan sempat menyeletuk ke Jokowi, politik tidak akan
Selengkapnya

Viral