News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

105 Juta Data WNI Milik KPU Bocor, Komisioner Idham Holik Membantah

Komisioner KPU Idham Holik bantah 105 juta data yang dibocorkan akun Bjork di breached.to adalah data milik KPU. Pihaknya belum terima laporan keamanan siber
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 7 September 2022 - 12:44 WIB
Data KPU diduga bocor dan diperjualbelikan di forum online
Sumber :
  • breached.to

Jakarta - Sebanyak 105 juta data Warga Negara Indonesia (WNI) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga bocor.

105 juta data tersebut dijual di forum jual beli online breached.to oleh akun Bjorka dengan harga sekitar USD5.000 atau setara Rp74,4 juta. Namun, Komisioner KPU Idham Holik membantah data yang bocor itu adalah milik KPU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Idham mengatakan belum dapat berkomentar jauh terkait dugaan kebocoran data dari KPU itu. Sebab, pihaknya belum menerima laporan dari tim keamanan siber tentang data keanggotaan parpol dalam Sipol yang diretas.

"Senin pada minggu lalu kami rapat dengan gugus tugas keamanan siber aplikasi KPU RI. Dalam rapat tersebut tidak didapati bahwa data keanggotaan partai yang ada dalam aplikasi Sipol bocor. Dan pada hari sebelumnya, juga kami komunikasi dengan pengembang Sipol menyatakan hal yang sama," jelas Idham saat dihubungi, Rabu (7/9/2022).

Atas hal ini, Idham menegaskan bahwa data WNI di KPU masih aman dan tidak ada tanda-tanda peretasan aplikasi Sipol.

"Sampai saat ini aplikasi Sipol dalam kondisi aman," ungkapnya.

Lebih lanjut, Idham mengatakan, header dari tampilan data bocor tersebut bukan data yang biasanya ditampilkan oleh KPU.

"Headernya itu kan cms(?jenis?)_kelamin_no kk, nik, disabilitas. Ini bukan header yang biasanya kami tampilkan dalam format data KPU," tuturnya.

"Biasanya kami dalam menampilkan data dengan kolom kelamin, KK, NIK, dan difabel. Berkaitan kolom usia, belum pernah ada di data Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) manapun termasuk yang terdahulu," lanjut Idham. 

Selain itu, ia juga menyebut ada perbedaan soal nomor identitas provinsi kecamatan dan provinsi kelurahan. Ia mengklaim nomor identitas tersebut jelas berbeda dengan apa yang biasanya ditampilkan KPU. 

"Bahkan kalau melihat data tersebut, Sulawesi Selatan ID-nya bukan itu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Idham menegaskan pihaknya akan menyampaikan dugaan kebocoran data itu di forum rapat pleno.

"Ini tentu menjadi perhatian kami dan kami akan sampaikan di forum rapat pleno yang jelas ini bukan data dari KPU.  Itu bukan data milik KPU. Dan data KPU tetap aman. Itu yang perlu kami tegaskan," pungkasnya. (saa/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Faktor yang Bisa Untungkan Marc Marquez Jelang MotoGP Spanyol 2026: Nomor 1 Paling Krusial

2 Faktor yang Bisa Untungkan Marc Marquez Jelang MotoGP Spanyol 2026: Nomor 1 Paling Krusial

Berikut dua faktor yang akan menguntungkan Marc Marquez jelang tampil di MotoGP Spanyol 2026 akhir pekan ini.
Bareskrim Polri Tetapkan Syekh Akhmad Al Misry Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Bareskrim Polri Tetapkan Syekh Akhmad Al Misry Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Seorang ustadz atau pendakwah berinisial "SAM" dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual. 
Empat Anggota Polda Jambi Dipecat Setelah Terbukti Langgar Kode Etik

Empat Anggota Polda Jambi Dipecat Setelah Terbukti Langgar Kode Etik

Sebanyak empat anggota Polda Jambi diberikan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.
Dukung Lingkungan Belajar Nyaman, Peruri Salurkan Bantuan Pendidikan

Dukung Lingkungan Belajar Nyaman, Peruri Salurkan Bantuan Pendidikan

Upaya mewujudkan ekosistem belajar yang nyaman terus didorong Peruri melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah.
Siswa yang Acungkan Jari Tengah Minta Maaf dan Sungkem ke Bu Atun, Dedi Mulyadi Bilang Begini

Siswa yang Acungkan Jari Tengah Minta Maaf dan Sungkem ke Bu Atun, Dedi Mulyadi Bilang Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak tersentuh ketika melihat ketulusan hati dari Bu Atun, guru Ppkn SMAN 1 Purwakarta yang diolok-olok oleh siswanya sendiri
Polisi Bongkar Peredaran Sabu dan Ganja di Jakarta Barat, Satu Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Sabu dan Ganja di Jakarta Barat, Satu Orang Ditangkap

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Trending

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Lantas, seperti apa profil Reno Munz, pemain Bundesliga 2 yang siap dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Taisei Marukawa berpeluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Simak fakta menarik winger Jepang ini, dari syarat residency hingga perannya di skuad John Herdman.
Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Dalam kasus ijazah mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Pengacara Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) Abdul Haji Talaohu tak ingin bertele-tele. Ia langsung
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Selengkapnya

Viral