News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mardiono Tepis Isu Konflik Internal PPP, tapi Setuju Ada Kegelisahan di Partai

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP versi Mukernas, Muhamad Mardiono, menepis adanya konflik di internal partai, tapi setuju kadernya sedang dilanda gelisah.
Kamis, 8 September 2022 - 12:50 WIB
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono
Sumber :
  • Humas Mukernas

Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP (Partai Persatuan Pembangunan) versi Mukernas, Muhamad Mardiono, menepis adanya konflik di internal partainya.

Namun, dia setuju bahwa para kadernya sedang dilanda kegelisahan terkait Suharso Monoarfa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nggak ada konflik nggak ada hahaha," kata dia saat dihubungi, Kamis (8/9/2022).

Ia menjelaskan persoalan yang terjadi di internal PPP hanya perkara pembagian tugas.

"Ya kan sama. Pak Harso juga kader partai, kemudian ini saya juga kader partai. Yang sedang dibicarakan ini bukan soal pribadi-pribadi Pak Suharso dan Pak Mardiono, tetapi yang sedang kita bicarakan adalah untuk kepentingan partai. Nah, jadi ya para kader ini tentu menjalankan tugas kepartaian ya untuk kepentingan partai. Insya Allah nggak konflik, nggak," jelas Mardiono.

Sebut Ada Kegelisahan Kader hingga Ketum Diganti

Namun, sebelumnya ia mengatakan bahwa di internal PPP sedang terjadi kegelisahan dari para kader partai tingkat DPC maupun wilayah.

Kegelisahan kemudian disampaikan kepada para pimpinan majelis partai.

"Dialog diskusi mengemuka susahnya berkomunikasi dengan ketua umum. Bahkan ada yang menulis surat juga dari DPW menyampaikan bahwa ini bagaimana? Jelang pemilu susah komunikasi dengan ketua? Ditanggapi Majelis," ujar dia kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).

Mardiono mengungkapkan para kader menilai Suharso tidak menunjukkan perkembangan lebih baik sebagai ketua umum. Di sisi lain, ruang publik diwarnai isu negatif soal Suharso.

Atas hal itu, sejumlah kader sepakat memberhentikan Suharso di Mukernas pada 5 September 2022 dan menunjuknya sebagai pelaksana tugas ketua umum.

"Bagi tugas untuk meringankan tugas beliau di Bappenas," jelasnya.

Mardiono mengungkapkan pihaknya telah melayangkan surat kepada Suharso. Namun, tidak ada tanggapan dari Suharso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Mardiono menegaskan tidak memiliki niat khusus untuk mengincar jabatan ketua umum.

"Hidup saya untuk kepentingan hidup dalam materi sudah punya lahan. Saya bangun usaha," tandasnya. (saa/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadis, Kades hingga Camat Diperiksa KPK Buntut Kasus Jual Beli Jabatan Sudewo

Kadis, Kades hingga Camat Diperiksa KPK Buntut Kasus Jual Beli Jabatan Sudewo

Jual beli jabatan perangkat desa yang menyeret Bupati Pati Sudewo masih dilakukan pendalaman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejumlah orang diperiksa.
Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026, Kensuke Takahashi menilai Timnas Futsal Indonesia berkembang pesat dan kini layak diperhitungkan di level Asia atas.
Dari PSG ke Bandung: Gaji Layvin Kurzawa Turun Drastis, Kenapa Tetap Pilih Persib?

Dari PSG ke Bandung: Gaji Layvin Kurzawa Turun Drastis, Kenapa Tetap Pilih Persib?

Melansir dari Transfermarkt, nilai pasar Layvin Kurzawa tercatat sebesar 750 ribu euro per pembaruan 21 Oktober 2025, angka yang sejalan dengan struktur gaji tinggi yang ditawarkan Persib
Eks Pejabat Kementan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp5,94 Miliar, Polda Metro Ungkap Faktanya

Eks Pejabat Kementan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp5,94 Miliar, Polda Metro Ungkap Faktanya

Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi surat perjalanan dinas, yang dilakukan oleh eks pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Media Belanda Terkagum-kagum dengan Maarten Paes, Bongkar 3 Alasan Ajax Ngebet Gaet Kiper Timnas Indonesia: Kiper Elite!

Media Belanda Terkagum-kagum dengan Maarten Paes, Bongkar 3 Alasan Ajax Ngebet Gaet Kiper Timnas Indonesia: Kiper Elite!

Media Belanda membongkar tiga alasan utama Ajax Amsterdam tertarik merekrut Maarten Paes dari FC Dallas, termasuk pemantauan panjang dan faktor mentalitas elit.
Resmi! Rahmaddian Shah Ditunjuk Jadi Plh Ketum PP AMPG, Dedi Dermawan Jadi Ketua Panitia HUT ke-24 AMPG

Resmi! Rahmaddian Shah Ditunjuk Jadi Plh Ketum PP AMPG, Dedi Dermawan Jadi Ketua Panitia HUT ke-24 AMPG

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus resmi menunjuk Rahmaddian Shah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT