GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Survei SMRC: Peluang Anies Makin Kecil Jika Lawannya Ganjar Pranowo

Direktur Riset SMRC Deni Irvani menyebut peluang Anies Baswedan memenangi Pilpres 2024 menjadi kecil jika pesaingnya adalah Ganjar Pranowo.
Kamis, 8 September 2022 - 19:41 WIB
Tangkapan layar Direktur Riset SMRC Deni Irvani.
Sumber :
  • ANTARA/Syaiful Hakim

Jakarta - Ganjar Pranowo ungguli Anies Baswedan menurut hasil survei Lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

SMRC merilis hasil survei yang menyebutkan peluang Ganjar Pranowo mengungguli Anies Baswedan dalam simulasi dua nama calon presiden (capres).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada kelompok pemilih yang tahu keduanya, Ganjar mendapat dukungan 56,4 persen, unggul signifikan atas Anies Baswedan yang mendapat dukungan 32,6 persen," kata Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam rilis survei di Jakarta, Kamis.

Selain itu, Ganjar Pranowo juga unggul dalam simulasi survei tiga nama dengan tambahan Prabowo Subianto. Pada kelompok yang tahu tiga tokoh itu, Ganjar Pranowo mendapat 44,6 persen dukungan, sementara Prabowo 25,7 persen dan Anies Baswedan 21,7 persen.

Oleh sebab itu, Deni menyebut peluang Anies Baswedan memenangi Pilpres 2024 menjadi kecil jika pesaingnya adalah Ganjar Pranowo.

Menurut Deni, hal ini berkaitan dengan tingkat kedisukaan masyarakat (likeability) yang tinggi terhadap Ganjar Pranowo.

"Jika Ganjar ikut bersaing, peluang Anies menang menjadi kecil. Ini terkait dengan tingkat kedisukaan Anies (74 persen) yang sedikit di atas atau hampir sama dengan Prabowo (71 persen). Akan tetapi, cukup jauh di bawah Ganjar (83 persen)," jelasnya.

Deni mengatakan bahwa tingkat kedisukaan masyarakat terhadap Ganjar memang stabil dalam 1,5 tahun terakhir. Dalam surveinya, Deni membeberkan tingkat kedisukaan masyarakat terhadap Ganjar selalu berada di angka 80 persen.

Survei ini secara tatap muka pada tanggal 5—13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni berusia 17 tahun atau lebih, termasuk sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random dengan stratified multistage random sampling sebanyak 1.220 responden.

Response rate sebesar 1.053 atau 86 persen margin of error survei l. Dengan ukuran sampel tersebut, diperkirakan sebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Anies Baswedan Curhat Diperiksa KPK

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan curhat pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Formula E menyita waktu dan energi.

Anies menilai proses pemeriksaan cukup menyita waktu dan energi jajarannya juga, sehingga mereka kerap kehilangan fokus dan beberapa tugas yang seharusnya dilakukan menjadi terganggu.

"Proyek (Formula E) yang berjalan di masa lalu dan jajaran kemudian mendapatkan proses pemeriksaan dan dalam proses-proses pemeriksaan menyita waktu, menyita energi. Sehingga, kegiatan-kegiatan kepemerintahan yang mereka harus lakukan sering terganggu," jelas Anies saat ditemui di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022).

Kendati demikian, dia turut bersyukur karena mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Jakarta dalam setiap proses peresmian kegiatan Pemprov DKI Jakarta.

Diketahui Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta Soedibyo sudah menemani kegiatan Pemprov DKI Jakarta selama lima tahun terakhir.

"Terima kasih kepada Pak Kepala Kejaksaan Tinggi karena sejak beberapa tahun ini semua proyek yang kita kerjakan didampingi oleh beliau," tuturnya.

"Ini sudah dikerjakan paling tidak lima tahun terakhir. Dengan cara begitu maka harapannya semua potensi yang perlu kebijakan dikonsultasikan kepada mereka yang bisa memberikan opini legal," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selesai menjalani pemeriksaan di KPK, Rabu (7/9/2022), sekitar pukul 20.22 WIB.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada Anies kurang lebih menghabiskan waktu selama sebelas jam.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini tidak bicara banyak terkait pemeriksaan yang dia jalani dan hanya menjelaskan secara normatif.

"Insyaallah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang sehingga isu yang sedang didalami akan bisa menjadi terang benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," kata Anies.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengakhiri konferensi persnya, Anies mengucapkan terima kasih dan berharap kontribusinya dalam membantu KPK segera mendapatkan titik terang.

Lalu, Anies berjalan menuju mobil. Sepanjang jalan, politikus non parpol ini hanya tersenyum tanpa menjawab satu pun pertanyaan media. (agr/nsi/ant/mut)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pembiayaan Rangkaian Acara Kebudayaan Sebulan Penuh Disorot, Dedi Mulyadi: Banyak Orang Berdebat Saya Habiskan APBD

Pembiayaan Rangkaian Acara Kebudayaan Sebulan Penuh Disorot, Dedi Mulyadi: Banyak Orang Berdebat Saya Habiskan APBD

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan penjelasannya soal anggaran acara kebudayaan yang berlangsung selama satu bulan penuh. 
Dedi Mulyadi Bakal Buat Surat Edaran, Setiap Kenaikan Kelas, Harus Diisi dengan Pagelaran Teater

Dedi Mulyadi Bakal Buat Surat Edaran, Setiap Kenaikan Kelas, Harus Diisi dengan Pagelaran Teater

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan dirinya akan membuat surat edaran. Adapun surat edaran itu, yakni setiap kenaikan kelas harus diisi dengan pagelaran teater. 
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Tindaklanjuti Permintaan Prabowo, Danantara Bentuk BUMN Khusus Awasi Sawit hingga Batu Bara

Tindaklanjuti Permintaan Prabowo, Danantara Bentuk BUMN Khusus Awasi Sawit hingga Batu Bara

Badan ini akan menjadi instrumen utama pemerintah dalam memastikan transaksi ekspor komoditas strategis berjalan terbuka dan sesuai harga pasar internasional.
Relawan Gebrakan Indonesia Berani Maju Dukung Tegas Arahan Presiden Prabowo Subianto

Relawan Gebrakan Indonesia Berani Maju Dukung Tegas Arahan Presiden Prabowo Subianto

Relawan Gebrakan Indonesia Berani Maju menyampaikan dukungan penuh terhadap arahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yang menegaskan agar kementerian dan lembaga tidak menghambat para pengusaha dalam menjalankan kegiatan usaha dan investasi di Indonesia.
Rampung Diperiksa KPK, Hilman Latief Ngaku Tak Ditanya Soal Aliran Uang di Kasus Korupsi Kuota Haji

Rampung Diperiksa KPK, Hilman Latief Ngaku Tak Ditanya Soal Aliran Uang di Kasus Korupsi Kuota Haji

Hilman diperiksa sebagai saksi kasus dugaan koruosi kuota haji 2023-2024 yang menyeret nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Selengkapnya

Viral