News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demonstrasi Mahasiswa dan Buruh Sejak Siang Mulai Membubarkan Diri Pukul 20.00

Massa aksi demonstrasi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat membubarkan diri.
Selasa, 13 September 2022 - 21:29 WIB
Suasana Demontrasi Kawasan Monas
Sumber :
  • tim tvonenews/Rika Pangesti

Jakarta - Massa aksi demonstrasi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat membubarkan diri.

Setelah 7 jam melangsungkan aksi penyampaian pendapatnya, kelompok gabungan mahasiswa dan buruh itu balik kanan sekitar pukul 20.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan tvOneNews.com di lokasi, massa aksi itu mulai balik kanan usai berkali-kali diimbau oleh aparat kepolisian.

Patung Kuda Arjuna Wijaya yang menjadi pusat aksi demonstrasi mulai ditinggalkan massanya. Kini, giliran petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta mulai melangsungkan aksinya.

Puluhan dari mereka diterjunkan untuk membersihkan bekas-bekas sampah di lokasi perjuangan mahasiswa dan buruh itu. Sisa-sisa bara api disemprotkan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) oleh aparat kepolisian.

Selain itu, tampak juga lalu lintas yang mulai dibuka. Akses jalan Medan Merdeka Barat yang semula ditutup dengan barrier, kini mulai lengang. Kawat berduri yang kian panjang puluhan meter itu juga sudah disingkirkan.

Tak hanya itu, water barrier di sekitaran bundaran air mancur Patung Kuda juga disisihkan.

Beberapa pengendara sudah dapat kembali melintasi jalan yang sejak pukul 10.00 WIB pagi ditutup, yakni seputaran Jalan Medan Merdeka.

Sebelumnya diberitakan, Ribuan massa aksi demonstrasi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) masih konsisten bertahan di depan kawat berduri pembatas yang dipasang aparat kepolisian di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Kawat berduri itu dipasang aparat agar massa aksi tidak dapat masuk mendekati area Istana Negara.

Meskipun telah dihadang puluhan aparat kepolisian tepat di depan kawat. Namun, ribuan mahasiswa itu masih nekat memaksa masuk dan menarik kawat berduri tersebut.

Pantauan tvOneNews.com di lokasi pukul 19.20 WIB, massa aksi itu menyalakan suar yang membuat situasi di lokasi terang memerah.

Selain itu, barisan dari kelompok massa aksi itu juga melempar sejumlah botol air mineral ke arah barisan aparat kepolisian yang sedang berjaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambil menyanyikan lagu wajib nasional dari mulai Maju Tak Gentar, Halo-Halo Bandung, Garuda Pancasila dan lainnya mereka aktif terus menarik kawat berduri.

"Kalau gak dibuka kita mau nginep di sini," ujar salah seorang dari mereka.(rki/ppk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Catatan Mengerikan Persib Bandung! Bojan Hodak: Perrahanan Kami yang Terbaik di Super League

Catatan Mengerikan Persib Bandung! Bojan Hodak: Perrahanan Kami yang Terbaik di Super League

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengaku sangat puas dengan performa lini pertahanan skuadnya seusai melewati paruh pertama Super League 2025/2026.
Sidang Uji Materil UU TNI, MK Diminta Hentikan Impunitas Peradilan Militer

Sidang Uji Materil UU TNI, MK Diminta Hentikan Impunitas Peradilan Militer

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang uji materil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-undang nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pada 14 Januari 2026.
Ogah Biarkan Federico Barba Pergi Begitu Saja, Netizen ke Persib Bandung: Lawan, Sib!

Ogah Biarkan Federico Barba Pergi Begitu Saja, Netizen ke Persib Bandung: Lawan, Sib!

Federico Barba jadi sorotan lantaran ia dirumorkan akan hengkang dari Persib Bandung. Padahal, ia baru saja bergabung dengan Maung Bandung pada awal musim.
Bencana Sumatera Rusak 238.783 Rumah, Komisi VIII DPR Harap Pemerintah Kebut Rehabilitasi 

Bencana Sumatera Rusak 238.783 Rumah, Komisi VIII DPR Harap Pemerintah Kebut Rehabilitasi 

Komisi VIII DPR RI terus mendorong agar rehabilitasi dan rekonstruksi dijalankan secara terintegrasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Kuasa Hukum Ressa Sesali Sikap Denada, Tidak Hadir ke Sidang Mediasi karena Alasan ini

Kuasa Hukum Ressa Sesali Sikap Denada, Tidak Hadir ke Sidang Mediasi karena Alasan ini

Kabar terbaru Denada yang digugat dugaan penelantaran anak di pengadilan negeri Banyuwangi.
RUU Perampasan Aset: Negara Bisa Rampas Aset Hasil Kejahatan Tanpa Vonis Pidana, Syaratnya Minimal Rp1 Miliar

RUU Perampasan Aset: Negara Bisa Rampas Aset Hasil Kejahatan Tanpa Vonis Pidana, Syaratnya Minimal Rp1 Miliar

Berdasarkan RUU Perampasan Aset, negara berpeluang merampas harta kekayaan yang diduga hasil kejahatan, tanpa harus menunggu putusan pidana terhadap pelakunya. 

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT