News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertemuan Terakhir Kelompok Kerja Infrastruktur G20 Hasilkan Enam Agenda Utama

Mendekati puncak KTT G20 pada November mendatang, di Yogyakarta akhir pekan lalu telah dituntaskan pertemuan terakhir atau pertemuan keempat dari kelompok kerja infrastruktur G20.
Senin, 19 September 2022 - 13:16 WIB
Akhir pekan lalu telah dituntaskan pertemuan terakhir atau pertemuan keempat dari kelompok kerja infrastruktur G20 (Infrastructure Working Group/IWG).
Sumber :
  • Istimewa

Yogyakarta, DIY - Mendekati puncak KTT G20 pada November mendatang, di Yogyakarta akhir pekan lalu telah dituntaskan pertemuan terakhir atau pertemuan keempat dari kelompok kerja infrastruktur G20 (Infrastructure Working Group/IWG). Untuk diketahui, IWG telah melaksanakan tiga seri pertemuan sebelumnya di bulan Januari, Maret, dan Juni 2022.

Pertemuan keempat IWG ini difokuskan pada finalisasi deliverables (hasil kerja) agenda G20 di bidang infrastruktur, untuk mendapatkan persetujuan pada Forum Menteri Keuangan dan Bank Sentral (FMCBG) di bulan Oktober mendatang. IWG memiliki enam agenda utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama, investasi infrastruktur berkelanjutan. Kedua, inklusi sosial dan kesenjangan daerah. Ketiga, infrastruktur transformatif pasca pandemi. Keempat, indikator quality infrastructure investment (QII). Kelima, infrastruktur digital dan infratech. Keenam, tata kelola Global Infrastructure Hub (GI Hub).

Dari keenam agenda tersebut, hasil kerja berupa cetak biru (blueprint) untuk meningkatkan pembiayaan dan pengembangan InfraTech serta indikator QII telah dipublikasikan secara terbuka pada situs resmi G20. Kedua dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi negara anggota G20 dalam mendorong investasi infrastruktur terdigitalisasi dan berkualitas.

Sebelum pertemuan utama, pada 14 September 2022, Presidensi Indonesia menyelenggarakan seminar “Advancing Sustainable and Inclusive Infrastructure Investment” hasil kolaborasi bersama G20 Engagement Groups (kelompok keterlibatan), yaitu Business 20/B20, Think 20/T20, dan Urban 20/U20. 

Seminar bersama ini bertujuan untuk mendorong implementasi deliverables IWG dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah, melalui pemaparan studi kasus yang telah ada dan bagaimana hal tersebut dapat direplikasi. Oleh karena itu pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan dari sisi kuantitas, tetapi juga berkelanjutan, inklusif, dan mampu mengurangi kesenjangan daerah.

Para pembicara yang merupakan perwakilan negara anggota G20 dan elemen engagement groups menyampaikan berbagai perspektif, inisiatif, dan pengalaman dalam pembiayaan pembangunan berkelanjutan dan mendorong investasi swasta, khususnya bagi pemerintah daerah. 

Pada sesi kedua, pengalaman provinsi DKI Jakarta menjadi studi kasus dalam upaya kolaboratif dalam membangun infrastruktur inklusif di tingkat daerah.

Engagement groups maupun peserta seminar diharapkan dapat memberikan masukan dan mendukung pelaksanaan deliverables agenda IWG, khususnya terkait kerangka (framework) untuk mendorong partisipasi swasta dalam investasi infrastruktur berkelanjutan serta Policy Toolkit (perangkat kebijakan) untuk memobilisasi pendanaan dan pembiayaan investasi infrastruktur yang inklusif dan berkualitas di daerah dan kota yang difinalisasi di pertemuan hari pertama. 

Selain kedua output tersebut, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) juga mempresentasikan dokumen kompendium final yang memuat analisis atas studi kasus pembiayaan pembangunan infrastruktur digital untuk mendapatkan pandangan dari negara anggota.

Pada pertemuan hari kedua, GI Hub memaparkan pembaruan terkait InfraTracker 2.0 tool yang digunakan untuk mengidentifikasi tren investasi infrastruktur negara anggota G20 dan negara undangan yang dapat digunakan dalam menyusun perencanaan infrastruktur. Dalam kesempatan yang sama, negara anggota juga mendiskusikan opsi tata kelola GI Hub yang akan disampaikan pada FMCBG di bulan Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyelesaian deliverables dari seluruh agenda utama bidang infrastruktur Presidensi Indonesia pada G20 tahun 2022 merupakan hasil kerja sama yang baik dengan negara anggota G20 dan berbagai organisasi internasional. Walaupun bersifat tidak mengikat (non-binding) dan suka rela (voluntary), deliverables diharapkan dapat diterapkan di negara anggota serta memberikan kontribusi dan manfaat nyata pada pencapaian tujuan bersama G20, “Recover Together, Recover Stronger”. 

Upaya ini juga menjadi komitmen dari presidensi berikutnya yang dipegang oleh India sesuai prioritas dan rencana agenda pertemuan yang dipresentasikan pada akhir pertemuan keempat IWG.(rul/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga sejumlah bahan pangan strategis kembali bergerak naik pada awal pekan, Senin, 10 Agustus 2026.
Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral