News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Papua Desak Panglima TNI Adili Prajurit TNI Pemutilasi Warga di Mimika 'Manusia Bukan Binatang'

DPR Papua mengadu ke Komnas HAM dan mendorong penegakan hukum terhadap pelaku oknum anggota TNI yang memutilasi warga Papua di Mimika awal September lalu.
Senin, 26 September 2022 - 15:26 WIB
Perwakilan DPR Papua, John NR Gobai di kantor Komnas HAM, Senin (26/9/2022)
Sumber :
  • Tvonenews.com/Rika Pangesti

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan mendorong penegakan hukum terhadap pelaku oknum anggota TNI yang memutilasi warga Papua di Mimika awal September lalu. 

DPR Papua meminta Panglima TNI memecat secara tidak hormat prajurit TNI yang terlibat kasus mutilasi sadis itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan perwakilan DPR Papua, John NR Gobai di kantor Komnas HAM, Senin (26/9/2022).

"Terkait dengan kasus mutilasi, bahwa manusia seutuhnya bukan binatang yang harus dipotong-potong, terjadi di Mimika 20 Agustus 2022. Ini penghinaan terhadap manusia sebagai ciptaan Tuhan," ucap Jhon.

Dia mendorong Komnas HAM untuk bersuara yang sama terkait kasus mutilasi yang melibatkan prajurit TNI itu. Menurut dia, pelaku kejahatan kemanusiaan dengan cara memutilasi warga Papua itu harus dihukum berat termasuk keluarganya.

"Kami ke Komnas HAM dan meminta panglima TNI pelaku ini di proses hukum, dipecat dengan tidak hormat. Keluarga agar dihukum mati. Pengadilannya terbuka disaksikan keluarga korban sehingga dapat merasa puas dengan pengadilan terbuka di Timika," katanya.

Kasus mutilasi warga Papua di Mimika merupakan satu diantara tiga aspirasi yang mereka sampaikan ke Komnas HAM. Selain kasus Mimika, mereka juga meminta agar kasus penganiayaan 3 warga sipil oleh oknum TNI di Mappi pada 30-1 Agustus silam.

"Kasus Mappi, 10 anggota (TNI) nggak mau diminta keterangan. Panglima harus intervensi. Transparansi, keadilan dan puas keluarga korban," katanya.

Karena itu dia meminta Komnas HAM juga mendorong agar pelaku kekerasan terhadap warga sipil oleh prajurit TNI dituntaskan. Sebab, keluarga korban menuntut keadilan dan dengan cara yang transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk itu kami meminta Komnas HAM mendorong Panglima TNI evaluasi pasukan non organik. 2 kasus di proses secara hukum, terbuka disaksikan masyarakat Papua," ungkapnya.

Seperti diketahui, belakangan, situasi sosial politik Papua cenderung memanas. Berbagai eskalasi kekerasan telah menggiring situasi di Papua semakin memanas. Kondisinya semakin memburuk setelah Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang. (rpi/ree)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erling Haaland Resmi Lampaui Rekor Legenda Korea Selatan usai Man City Tundukkan Liverpool

Erling Haaland Resmi Lampaui Rekor Legenda Korea Selatan usai Man City Tundukkan Liverpool

Erling Haaland mencuri perhatian usai Manchester City mengalahkan Liverpool 3-0 di Liga Inggris. Striker Norwegia itu kini mengoleksi 37 kontribusi gol melawan.
Longsor Tutup Ruas Jalan Nasional Tapan-Batas Jambi, Kemen PU Percepatan Penanganan

Longsor Tutup Ruas Jalan Nasional Tapan-Batas Jambi, Kemen PU Percepatan Penanganan

Bencana tanah longsor dan tanah amblas menerjang ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Jumat (9/10).
Kabar Bahagia untuk Warga Jawa Barat, Tak Masuk Skema BPJS, Biaya Berobat Kini Ditanggung Pemprov di 86 RS

Kabar Bahagia untuk Warga Jawa Barat, Tak Masuk Skema BPJS, Biaya Berobat Kini Ditanggung Pemprov di 86 RS

Pemprov Jawa Barat resmi memperluas proteksi kesehatan warganya, memastikan pasien tetap terlayani dengan baik untuk tindakan yang ditanggung BPJS Kesehatan maupun tindakan medis yang berada di luar skema jaminan tersebut.
Banjir di Kota Padang, Kementerian PU Rencanakan Penanganan Permanen Sungai Batang Air Dingin

Banjir di Kota Padang, Kementerian PU Rencanakan Penanganan Permanen Sungai Batang Air Dingin

Ratusan unit rumah warga di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Batang Air Dingin sejak Sabtu (10/10).
Luka Flores Jadi Duka Bersama: Bantuan Medis dan Dana Tunai Mengalir Kuatkan Penyintas Gempa NTT

Luka Flores Jadi Duka Bersama: Bantuan Medis dan Dana Tunai Mengalir Kuatkan Penyintas Gempa NTT

Mengusung semangat kepedulian tanpa sekat geografis, Valbury merealisasikan aksi tanggap darurat melalui inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk #ValburyBerbagi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tak Sempat Bela Timnas Indonesia, Eks Gelandang Grade A Eropa Ini Blak-blakan ke Media Belgia soal Alasan Pilih Perkuat Negara Lain

Tak Sempat Bela Timnas Indonesia, Eks Gelandang Grade A Eropa Ini Blak-blakan ke Media Belgia soal Alasan Pilih Perkuat Negara Lain

Radja Nainggolan mengungkap alasan dirinya tidak memilih Timnas Indonesia pada awal karier internasionalnya.

Trending

Bukan Cuma Shin Tae-yong, Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Ini Jadi Perbincangan usai Persija Menang Telak

Bukan Cuma Shin Tae-yong, Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Ini Jadi Perbincangan usai Persija Menang Telak

Persija Jakarta menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta, media Korea soroti Shin Tae-yong dan Kwon Chang-hoon yang mencetak gol debut serta menyumbang satu assist.
Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Pastikan 37 Jemaah Umrah RI Selamat

Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Pastikan 37 Jemaah Umrah RI Selamat

Kelompok Houthi melancarkan serangan yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Sabtu (10/10). 
Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
Bandara di Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Buka Suara Soal Nasib Calon Jemaah Umrah Indonesia

Bandara di Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Buka Suara Soal Nasib Calon Jemaah Umrah Indonesia

Situasi mencekam melanda kawasan ibu kota Arab Saudi usai serangan kelompok Houthi menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10). 
Persaingan Kampus Makin Ketat, Perguruan Tinggi di Yogyakarta Mulai Siapkan Skenario Penerimaan Mahasiswa Baru

Persaingan Kampus Makin Ketat, Perguruan Tinggi di Yogyakarta Mulai Siapkan Skenario Penerimaan Mahasiswa Baru

Persaingan penerimaan mahasiswa baru yang semakin ketat mendorong perguruan tinggi menyusun strategi yang lebih adaptif.
Kemenham CorpU Resmin Meluncur: Dari ASN sampai Masyarakat Umum Kini Punya Wadah Belajar HAM Terpadu

Kemenham CorpU Resmin Meluncur: Dari ASN sampai Masyarakat Umum Kini Punya Wadah Belajar HAM Terpadu

Kementerian Hak Asasi Manusia di bawah nakhoda Menteri Natalius Pigai membuat gebrakan baru dengan resmi menggulirkan Kementerian HAM Corporate University (Kemenham CorpU). 
Kabar Bahagia untuk Warga Jawa Barat, Tak Masuk Skema BPJS, Biaya Berobat Kini Ditanggung Pemprov di 86 RS

Kabar Bahagia untuk Warga Jawa Barat, Tak Masuk Skema BPJS, Biaya Berobat Kini Ditanggung Pemprov di 86 RS

Pemprov Jawa Barat resmi memperluas proteksi kesehatan warganya, memastikan pasien tetap terlayani dengan baik untuk tindakan yang ditanggung BPJS Kesehatan maupun tindakan medis yang berada di luar skema jaminan tersebut.
Selengkapnya

Viral