GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Joko Widodo: Saya Senang, Kerja Diam-Diam Langsung jadi Vaksin Covid-19

Presiden Joko Widodo mengaku ia merasa senang dengan kerja diam-diam yang dilakukan industri farmasi untuk memproduksi vaksin COVID-19 dengan "platform" mRNA (messenger RNA).
Jumat, 7 Oktober 2022 - 18:38 WIB
Presiden Joko Widodo.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta - Presiden Joko Widodo mengaku ia merasa senang dengan kerja diam-diam yang dilakukan industri farmasi untuk memproduksi vaksin COVID-19 dengan "platform" mRNA (messenger RNA).

"Yang saya senang, kerjanya diam-diam. Saya sendiri tidak tahu, tahu-tahu jadi, ini yang saya seneng kayak gini. Bukan yang ngomong terus tapi saya tunggu-tunggu kok gak jadi-jadi. Ini diam-diam langsung jadi, itu yang saya senang," kata Presiden Joko Widodo di Kawasan Industri Pulogadung Jakarta, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat meresmikan pabrik PT. Etana Biotechnologies Indonesia yang mengembangkan vaksin COVID-19 dengan "platform" mRNA dengan merek dagang AWcorna dan dikembangkan melalui transfer teknologi serta penelitian bersama Abogen-Yuxi Walvax, China.

"Saya minta Pak Menko (Maritim dan Investasi) dan Pak Menkes, agar industri seperti PT Etana ini betul-betul didukung Kementerian Kesehatan sehingga bukan hanya di bioteknologi, biofarmasi dan nantinya bisa masuk ke hewan, bisa masuk ke tanaman sehingga semuanya kita memiliki kemandirian dan betul-betul bisa berdikari," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menyebut pada awal pandemi COVID-19 terjadi kepanikan di jajaran pemerintah karena kondisi rebutan vaksin dengan negara lain.

"Semua negara saat itu rebutan dengan yang namanya vaksin, yang kedua itu rebutan yang awal-awal itu pakaian APD (Alat Pelindung Diri). Di mana-mana (rebutan) padahal kita produksi, saking bingungnya saat itu," ungkap Presiden.

Namun dua tahun lebih setelah pandemi COVID-19 menerpa, Presiden Jokowi menyebut sudah ada 440 juta dosis vaksin COVID-19 disuntikkan kepada rakyat Indonesia sehingga Indonesia termasuk yang terbaik di dunia dalam mengelola dan mengendalikan pandemi COVID-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang kedua yang berkaitan dengan kesehatan. Saya juga kaget, masyarakat kita periksa keluar negeri setahun habis 6 miliar dolar AS lebih sedikit, hampir Rp100 triliun untuk pergi ke Singapura, Malaysia, ke Jepang," tambah Presiden.

Presiden Jokowi menyebut dengan perilaku tersebut, hampir Rp100 triliun devisa Indonesia beralih keluar negeri karena masyarakat Indonesia kurang yakin terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit, tenaga kesehatan maupun alat kesehatan di Tanah Air.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahasiswa Indonesia Bersinar di Malaysia, Tim FEB UMB Raih Gold Medal dan Bronze Medal pada 2nd International Student Competition

Mahasiswa Indonesia Bersinar di Malaysia, Tim FEB UMB Raih Gold Medal dan Bronze Medal pada 2nd International Student Competition

Ketika mahasiswa mampu menunjukkan gagasan inovatif dan solusi berbasis riset di forum global, hal tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percatur
Nikita Mirzani Divonis 6 Tahun Penjara, Pengacara Beberkan Kondisi NM

Nikita Mirzani Divonis 6 Tahun Penjara, Pengacara Beberkan Kondisi NM

Nikita Mirzani kini kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan vonis berat berupa 6 tahun penjara. Hukuman ini dijatuhkan
Borussia Dortmund Menang! Bayern Munich Hanya Bisa Imbang 1-1 di Bundesliga

Borussia Dortmund Menang! Bayern Munich Hanya Bisa Imbang 1-1 di Bundesliga

Bayern Munich harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bayer Leverkusen dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.
Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Baru-baru ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi teguran keras terhadap perusahaan tekstil raksasa asal Bandung, Sanksi yang dijatuhkan OJK soal
Tahu Warganya Ada yang Terlantar di Papua, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Langsung Turun Tangan

Tahu Warganya Ada yang Terlantar di Papua, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Langsung Turun Tangan

5 warga Sumedang yang terlantar di Papua akhirnya pulang ke kampung halaman setelah mendapat bantuan langsung dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi.
Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, alasan utama KPK periksa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL) di Purwokerto. Dalam hal ini, KPK jelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk meng

Trending

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu (15/3/2026), pukul 02.00 WIB ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Berikut prediksi Al Khaleej vs Al Nassr.
Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Sebagian warganet menganggap batik terlalu Jawasentris untuk jersey rilisan anyar Timnas Indonesia. Kelme selaku sponsor aparel mengungkap alasan di balik ... -
Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, alasan utama KPK periksa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL) di Purwokerto. Dalam hal ini, KPK jelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk meng
Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Baru-baru ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi teguran keras terhadap perusahaan tekstil raksasa asal Bandung, Sanksi yang dijatuhkan OJK soal
Mahasiswa Indonesia Bersinar di Malaysia, Tim FEB UMB Raih Gold Medal dan Bronze Medal pada 2nd International Student Competition

Mahasiswa Indonesia Bersinar di Malaysia, Tim FEB UMB Raih Gold Medal dan Bronze Medal pada 2nd International Student Competition

Ketika mahasiswa mampu menunjukkan gagasan inovatif dan solusi berbasis riset di forum global, hal tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percatur
Nikita Mirzani Divonis 6 Tahun Penjara, Pengacara Beberkan Kondisi NM

Nikita Mirzani Divonis 6 Tahun Penjara, Pengacara Beberkan Kondisi NM

Nikita Mirzani kini kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan vonis berat berupa 6 tahun penjara. Hukuman ini dijatuhkan
Borussia Dortmund Menang! Bayern Munich Hanya Bisa Imbang 1-1 di Bundesliga

Borussia Dortmund Menang! Bayern Munich Hanya Bisa Imbang 1-1 di Bundesliga

Bayern Munich harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bayer Leverkusen dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT