News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NasDem Disebut 'King Maker' 2024 Lantaran Terbebas dari Bayang-Bayang PDIP

NasDem disebut ingin menjadi King Maker di Pemilu 2024 lantaran bermanuver enggan menjadi bayang-bayang PDIP seperti Pemilu 2014 dan 2019, usung Anies Baswedan.
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 14:27 WIB
Surya Paloh dan Anies Baswedan Saat Deklarasi Dukungan Partai NasDem
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Partai NasDem disebut ingin menjadi King Maker di Pemilu 2024 lantaran bermanuver enggan menjadi bayang-bayang PDIP seperti Pemilu 2014 dan 2019.

Melansir dari Wikipedia, King Maker sendiri adalah orang atau kelompok yang memiliki pengaruh besar pada suksesi kerajaan atau politik, tanpa menjadi kandidat yang layak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Politik Adi Prayitno menilai Partai NasDem ambil langkah ekstrem karena mengusung Anies Baswedan yang tidak dikehendaki oleh pemerintahan sebab dianggap simbol oposisi.

"Satu-satunya manuver ekstrem yang dilakukan NasDem adalah mengusung Anies, karena Anies adalah sosok yang sebenarnya sangat tidak dikehendaki oleh teman-teman pemerintah. Anies adalah simbol oposisi," kata Adi saat dihubungi media, Sabtu (15/10/2022).

Lebih lanjut, Adi menyatakan bahwa Anies Baswedan digadang-gadang sosok yang ingin mengganti rezim. Pihak yang kecewa terhadap kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan jajaran pemerintahannya.

"Anies adalah orang yang kecewa terhadap Jokowi dan pemerintah, makanya bergemuruh ketika NasDem mendukung Anies," tuturnya.

Namun keadaan akan berbeda jika NasDem mengusung Ganjar Pranowo, tentu tidak akan terjadi gemuruh politik seperti saat ini. 

Tawaran yang diberikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjadi bakal calon presiden pun tak disia-siakan oleh Anies. Berdasarkan pernyataan Adi, ini adalah kesempatan Anies untuk naik satu tingkat di karir politiknya.

Menurut Adi, antara NasDem dan Anies memiliki hubungan simbiosis mutualisme atau hubungan yang saling memberi keuntungan. Anies Baswedan naik kelas, NasDem mendapat perhatian.

"Bagi Anies ini kesempatan untuk maju dan naik kelas politiknya, dari Gubernur jadi Capres. Ini soal kebutuhan secara politik, bagi Anies ini kesempatan yang tidak datang dua kali. Begitu pun bagi NasDem, dengan mengusung Anies mereka mendapatkan momentum politik," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh beberkan alasan mengapa akhirnya Partai NasDem mendukung Anies Baswedan menjadi calon Presiden 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surya Paloh katakan, Partai NasDem memiliki keyakinan pikiran dalam perspektif, baik secara makro maupun mikro yang sejalan dengan apa yang diyakini Anies Baswedan. 

Maka dari itu, Surya Paloh menitipkan perjalanan masa depan bangsa Indonesia kepada Anies Baswedan, jika nantinya terpilih menjadi Presiden RI 2024. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Telusuri Aliran Uang Kasus Korupsi Sertifikasi K3 ke Pejabat Kemenaker

KPK Telusuri Aliran Uang Kasus Korupsi Sertifikasi K3 ke Pejabat Kemenaker

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemenaker.
Penguatan Kompolnas, Boni Hargens Nilai Kapolri Wujudkan Restorasi Fundamental Polri

Penguatan Kompolnas, Boni Hargens Nilai Kapolri Wujudkan Restorasi Fundamental Polri

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia atau UU Polri Baru dinilai memperkuat instrumen pengawasan sipil terhadap institusi Bhayangkara.
Ketum Kesthuri Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji, Sidang Digelar 19 Juni

Ketum Kesthuri Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji, Sidang Digelar 19 Juni

Ketua Umum (Ketum) Kesthuri, Asrul Azis Taba mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Berdasarkan perhitungan neptu, berikut adalah prediksi nasib keuangan 10 weton pada tanggal 16 Juni 2026.
Namanya Disebut Sidang Kasus Suap Blueray Cargo, Pemerintah Diminta Evaluasi Dirjen Bea dan Cukai

Namanya Disebut Sidang Kasus Suap Blueray Cargo, Pemerintah Diminta Evaluasi Dirjen Bea dan Cukai

Nama Direktorat Jederal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama menjadi sorotan setelah disebut dalam persidangan dugaan aliran suap bernilai miliaran kasus Blueray Cargo.
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.

Trending

Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal dugaan aliran dana Rp30 miliar kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Ahmad Dedi alias Dedi Congor.
Piala Dunia 2026 Baru 3 Hari, Jerman Sudah Cetak Rekor Baru sebagai Tim dengan Raihan Gol Terbanyak

Piala Dunia 2026 Baru 3 Hari, Jerman Sudah Cetak Rekor Baru sebagai Tim dengan Raihan Gol Terbanyak

Kemenangan luar biasa Jerman atas Curacao di babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 tak hanya membuahkan tiga poin, tapi mencetak rekor baru di edisi ini.
Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Seorang wanita berinisial S (41) menggegerkan warga, usai ditemukan tak sadarkan diri di Lapangan Kaulinan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (11/6/2026).
Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Berdasarkan perhitungan neptu, berikut adalah prediksi nasib keuangan 10 weton pada tanggal 16 Juni 2026.
Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Harga komoditas bunga mawar di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat meroket berbarengan dengan kebutuhan pokok yang meningkat.
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.
Ketum Kesthuri Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji, Sidang Digelar 19 Juni

Ketum Kesthuri Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji, Sidang Digelar 19 Juni

Ketua Umum (Ketum) Kesthuri, Asrul Azis Taba mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Selengkapnya

Viral