News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepasang Mata Warga Soroti Api yang Melalap Kubah Jakarta Islamic Centre, Ini Sejarah Berdirinya JIC

Sepasang Mata Warga Soroti Api yang Melalap Kubah Jakarta Islamic Centre, Ini Sejarah Berdirinya JIC
Rabu, 19 Oktober 2022 - 17:55 WIB
Kubah Jakarta Islamic Centre Dilalap Si Jago Merah
Sumber :
  • Istimewa/tim tvone

Jakarta - Kubah Jakarta Islamic Centre (JIC) dikabarkan dilalap si jago merah, di Jalan Keramat Jaya Raya, No 1, RT 006, RW 01, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (19/10/2022) sore hari.

Dari pantauan tvonenews.com, kejadian kebakaran tersebut menjadi sorotan sepasang mata warga di kawasan tersebut. Bahkan, tampak juga tim Pemadam Kebakaran (Damkar) mengerahkan enam (6) unit mobil Damkar untuk memadamkan api yang melalap Kubah Jakarta Islamic Centre (JIC).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Api yang melalap Kubah Jakarta Islamic Centre yang bersejarah itu, begitu besar dan membuat kepulan asap yang memumbung tinggi ke langit. 

Sehingga, hal itu membuat tim Damkar kewalahan untuk memdamkan si jago merah tersebut. Bahkan, tampak petugas Damkar tersebut berjibaku untuk memadamkan api yang melalap Kubah Jakarta Islamic Centre itu.

Gambar Master Plan Jakarta Islamic Centre

Tak hanya itu saja, kebakaran itu pun membuat sebagian kepingan kubah JIC itu roboh. Hal itu lantaran, api yang begitu besar. 

Namun, sampai berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran itu belum diketahui. Bahkan, asal api yang membakar kubah tersebut juga belum diketahui. 

Untuk diketahui, Jakarta Islamic Centre ini merupakan sebuah lembaga yang berdiri di eks Lokasi Resosialisasi (Lokres) Kramat Tunggak, Tanjung Priuk, Jakarta Utara.  

Sejarah Jakarta Islamic Centre 

Di mana, seperti yang dilansir dari Islamic Centre, Lokres Kramat Tunggak adalah nama sebuah Panti Sosial Karya Wanita (PKSW) Teratai Harapan Kramat Tunggak, yang terletak di jalan Kramat Jaya RW 019, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Kotamadya Jakarta Utara

Areal tersebut tepatnya menempati lahan seluas 109.435 meter kubik, yang terdiri dari sembilan Rukun Tetangga (RT). 

Kramat Tunggak (kramtung), kemashurannya tidak saja terkenal di Indonesia, namun juga terkenal hingga ke seluruh Asia Tenggara sebagai pusat jajan terbesar bagi kaum hidung belang. 

Pada awal pembukaannya tahun 1970-an, terdapat 300 orang WTS dengan 76 orang germo. Jumlah ini terus bertambah seiring bertambah bulan dan tahun. Menjelang akhir ditutupnya Lokres Kramtung tahun 1999, jumlahnya mencapai 1.615 orang WTS di bawah asuhan 258 orang germo/mucikari. 

Mereka tinggal di 277 unit bangunan yang memiliki 3.546 kamar. Artinya, lokalisasi ini tumbuh dan berkembang dengan pesat yang akhirnya menimbulkan masalah baru pada masyarakat di lingkungan sekitarnya dan sekaligus citra Jakarta yang tidak bisa dipisahkan dari sejarahnya sebagai sebuah kultur Betawi yang sangat identik sebagai komunitas Islam yang terbuka, bersemangat multikultur, toleran dan sangat mencintai Islam sebagai identitas utama kebudayaan mereka.

Api yang Malalap Kubah Jakarta Islamic Centre 

Namun, kondisi itu menimbulkan desakan yang tidak henti-hentinya dari ulama dan masyarakat agar Panti Sosial Karya Wanita (PKSW) Teratai Harapan Kramat Tunggak ditutup.

Adanya desakan yang semakin menguat tersebut, pada akhirnya dilakukan penelitian oleh Dinas Sosial bersama Universitas Indonesia untuk tentang sejauhmana penolakan masyarakat terhadap PKSW Teratai Harapan Kramat Tunggak. 

Dari hasil penelitian tersebut, pada tahun 1997 direkomendasikan agar Lokres tersebut ditutup. Kemudian, pada tahun 1998 dikeluarkan SK Gubernur KDKI Jakarta No. 495/1998 tentang penutupan panti sosial tersebut selambat-lambatnya akhir Desember 1999. 

Pada 31 Desember 1999, Lokres Kramat Tunggak secara resmi ditutup melalui SK Gubernur KDKI Jakarta No. 6485/1998. Selanjutnya Pemda Provinsi DKI Jakarta melakukan pembebasan lahan eks lokres Kramat Tunggak.

Setelah dibebaskan lahan tersebut, banyaklah bermunculan gagasan terhadap lokasi bekas Kramat Tunggak tersebut. Gagasan itu bari berupa usulan, seperti membangunan pusat perdagangan (mall), perkantoran dan lain sebagainya.

Akan tetapi, Gubernur H. Sutiyoso yang saat menjabat,  memiliki ide lain yaitu membangun Islamic Centre. Sebuah ide yang cemerlang yang menyatukan kelompok-kelompok lain yang awalnya berbeda-beda. 

Pada tahun 2001 Gubernur Sutiyoso melakukan sebuah Forum Curah Gagasan dengan seluruh elemen masyarakat untuk mengetahui sejauhmana dukungan masyarakat terhadap sebuah perubahan yang telah dicanangkan. 
Ternyata 24 Mei 2001 dukungan itu semakin menguat. Gagasan untuk membangun Jakarta Islamic Centre (JIC) dikemukakan Gubernur Sutiyoso kepada Prof. Azzumardi Azra (Rektor UIN Syarif Hidayatullah) di New York di sela-sela kunjungannya ke PBB pada tanggal 11-18 April 2001 dan mendapatkan respon yang sangat positif. 

Setelah adanya konsultasi terus menerus antara masyarakat, ulama, praktisi baik skala lokal maupun regional bahkan international akhirnya diwujudkan dalam sebuah master plan pembangunan JIC pada tahun 2002. 

Saat Si Jago Merah Malalap Kubah Jakarta Islamic Centre 

Kemudian dalam rangka memperkuat ide dan gagasan pembangunan JIC,pada Agustus 2002 dilakukan Studi Komparasi ke Islamic Centre di Mesir, Iran, Inggris dan Perancis. 

Pada tahun yang sama, dilakukan perumusan Organisasi dan Manajemen JIC. Kehadiran JIC ternyata sesuatu yang sangat fenomenal sebagai produk zaman yang strategis dan monumental.

Dalam rangka menyongsong cita-cita besar umat Islam yang digantungkan kepada Jakarta Islamic Centre, dikeluarkan SK Gubernur KDKI No. 99/2003 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengelola Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya pada tahun April 2004, Badan Pengelola Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamci Centre) diangkat/dilantik melalui SK Gubernur KDKI Jakarta No. 651/2004. 

Namun selanjutnya, kehadiran JIC tidak sekedar hanya merubah tanah hitam menjadi putih, atau hanya sebuah masjid saja, melainkan lebih dari itu JIC diharapkan menjadi salah satu simpul pusat peradaban Islam di Indonesia dan Asia Tenggara yang menjadi simbol kebangkitan Islam di Asia dan Dunia. (Aag)  
   

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paving Block dari Limbah Kertas Dipamerkan di Sunda Karsa Fest KKJ 2026

Paving Block dari Limbah Kertas Dipamerkan di Sunda Karsa Fest KKJ 2026

Pengelolaan limbah berbasis ekonomi menjadi salah satu sorotan dalam ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026.
Presiden Prabowo Bersama Kapolri Cek Pasukan Defile Saat Upacara HUT Bhayangkara ke-80

Presiden Prabowo Bersama Kapolri Cek Pasukan Defile Saat Upacara HUT Bhayangkara ke-80

Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 melakukan pengecekan pasukan defile, di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026).
Israel Tunda Tarik Pasukan Dari Dua Wilayah di Lebanon Selatan

Israel Tunda Tarik Pasukan Dari Dua Wilayah di Lebanon Selatan

Israel tunda penarikan pasukannya dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan dengan alasan masih menunggu pembentukan mekanisme pemantauan bersama dengan Beirut.
Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Kotak Susu

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Kotak Susu

Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya, Sidoarjo, menggagalkan penyelundupan narkotika yang diduga jenis sabu yang dibawa oleh seorang pengunjung
5 Torehan Epik Kylian Mbappe usai Prancis Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Resmi Jadi Raja Gol?

5 Torehan Epik Kylian Mbappe usai Prancis Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Resmi Jadi Raja Gol?

Kehebatan Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Striker Prancis itu toreh lima rekor bersejarah usai bawa Prancis lolos ke babak 16 besar.
Lensa Berbicara: Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara Berlangsung Meriah, Defile Ribuan Personel Curi Perhatian

Lensa Berbicara: Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara Berlangsung Meriah, Defile Ribuan Personel Curi Perhatian

Parade spektakuler mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang digelar di kawasan Satlat Brimob, Bogor, Selasa (1/7). 

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Bulan Juni 2026 masih menjadi milik Garuda dengan capaian Timnas Voli Putri Indonesia U-18 finis di peringkat empat Princess Cup dan Timnas Voli Indonesia yang menjadi juara AVC Men's Cup 2026. 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Rezeki pada 2 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Rezeki pada 2 Juli 2026, Siapa Saja?

Ramalan keuangan shio 2 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki 12 shio. Kamis ini ada shio yang tiba-tiba ketiban rezeki, cek angka hokinya setiap shio.
Zodiak Mana yang Paling Cuan di 2 Juli 2026? Cek Ramalan Keuangan Lengkap dengan Angka Keberuntungan

Zodiak Mana yang Paling Cuan di 2 Juli 2026? Cek Ramalan Keuangan Lengkap dengan Angka Keberuntungan

Zodiak mana yang paling cuan di 2 Juli 2026? Cek ramalan keuangan lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Selengkapnya

Viral