News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iran Minta Indonesia Tak Takut Ancaman Tarif AS, Dubes Beri Jaminan Begini: Amerika Bukan Raja Dunia!

Dubes Boroujerdi menegaskan, kerja sama bilateral Indonesia dengan Iran tetap akan memberikan keuntungan meski AS mengancam dengan pengenaan tarif tinggi.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:30 WIB
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, meminta pemerintah Indonesia tak perlu takut menghadapi ancaman tarif dari Amerika Serikat (AS) terkait hubungan dagang dengan Iran.

Dubes Boroujerdi menegaskan, kerja sama bilateral dengan Teheran tetap akan memberikan keuntungan bagi kedua negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sampaikan kepada Indonesia untuk tidak takut. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Perusahaan mana pun dan negara mana pun yang memiliki hubungan reguler dengan Iran, mereka akan mendapatkan banyak keuntungan," kata Dubes Boroujerdi dikutip dari ANTARA di Jakarta, Sabtu (14/2).

Sebelumnya, pada Januari lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana penerapan tarif 25 persen bagi negara-negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.

Menanggapi kebijakan tersebut, Boroujerdi menyebut lebih dari 100 negara tetap memiliki hubungan ekonomi dengan Iran dan tidak menghadapi persoalan berarti akibat pernyataan Washington.

"Semua negara merdeka percaya bahwa Amerika Serikat bukanlah raja dunia. Mereka tidak dapat mendikte aturan mereka kepada negara-negara merdeka seperti Indonesia," katanya.

Ia mengakui kebijakan sanksi dan tarif memang menimbulkan tantangan bagi perekonomian Iran. Namun, menurutnya, tekanan semacam itu bukan hal baru bagi negaranya.

Selama lebih dari 47 tahun, Iran telah menghadapi sanksi berat dari Amerika Serikat. Meski demikian, Boroujerdi menilai negaranya tetap mampu mempertahankan pertumbuhan dan terus berkembang di berbagai sektor.

"Anda dapat membandingkan Iran saat ini dengan Iran 75 atau 76 tahun yang lalu. Anda dapat melihat bahwa segala hal di bidang pendidikan, teknologi, ekonomi, semuanya telah berkembang pesat," katanya.

"Jadi, seluruh dunia percaya bahwa apa pun yang didiktekan oleh kekuatan-kekuatan besar tidak wajib untuk dipatuhi begitu saja. Dan saat ini pun mereka mengancam negara-negara lain," kata Duta Besar lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Boroujerdi pun mendorong negara-negara di dunia untuk terus memperkuat kemitraan ekonomi dengan Iran. Ia menilai dalam satu hingga dua tahun terakhir, dinamika perdagangan global, termasuk ancaman tarif, telah memberi tekanan pada banyak negara.

Meski demikian, ia meyakini negara-negara yang berdaulat, termasuk Indonesia dan Iran, perlu melanjutkan kerja sama ekonomi secara konsisten agar kondisi global tidak semakin memburuk.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP KAMMI Desak RUU Perampasan Aset Sasar Keuntungan Korporasi Perusak Lingkungan

PP KAMMI Desak RUU Perampasan Aset Sasar Keuntungan Korporasi Perusak Lingkungan

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) PP KAMMI menyampaikan sejumlah pandangan dan rekomendasi untuk perkuat substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset
Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Kementerian PU Lakukan Inventarisasi Dampak

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Kementerian PU Lakukan Inventarisasi Dampak

Banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Senin (2/11).
Viral Eks Karyawan Es Teh Buto Kalidami Surabaya Buka Suara usai Gajinya Dipotong Tanpa Alasan yang Jelas

Viral Eks Karyawan Es Teh Buto Kalidami Surabaya Buka Suara usai Gajinya Dipotong Tanpa Alasan yang Jelas

Merasa tindakan pemotongan upah tersebut tidak adil, @sephorapajamas menuntut klarifikasi langsung kepada pihak yang diduga merupakan pemilik usaha Es Teh Buto.
Bukan Cuma Goncalo Inacio, AC Milan Pantau Bek Muda Belgia untuk Bursa Transfer Januari

Bukan Cuma Goncalo Inacio, AC Milan Pantau Bek Muda Belgia untuk Bursa Transfer Januari

Klub Liga Itlaia, AC Milan sudah menyiapkan beberapa nama anyar yang ingin direkrut untuk memperkuat lini pertahanan pada bursa transfer bulan Januari 2027.
MyPertamina Fair 2026 Dimulai, Pertamina Beri Apresiasi bagi Konsumen Setia

MyPertamina Fair 2026 Dimulai, Pertamina Beri Apresiasi bagi Konsumen Setia

PT Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan MyPertamina Fair 2026 sebagai kado spesial bagi para konsumen setianya di penghujung tahun. 
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Sadap Ponsel Presiden Prabowo, Menko Yusril Pastikan Tak Ada Indikasi Makar

Tiga Orang Sadap Ponsel Presiden Prabowo, Menko Yusril Pastikan Tak Ada Indikasi Makar

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra turut merespons kabar dugaan makar dengan pengyadapan.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT