News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Ogah Peluk Surya Paloh di HUT Golkar, Begini Tanggapan PDI Perjuangan

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi peristiwa soal Presiden Joko Widodo yang terkesan enggan memeluk Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh
Minggu, 23 Oktober 2022 - 18:48 WIB
Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto usai pembukaan Turnamen Bulutangkis Persahabatan Antar 15 Ormas dan Mahasiswa di GBK Arema, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2022).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOne

Jakarta - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menanggapi peristiwa soal Presiden Joko Widodo yang terkesan enggan memeluk Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh saat acara Hari Ulang Tahun Partai Golkar, Jumat (21/10/2022) lalu.

Menurut Hasto, hal tersebut adalah pilihan sikap dari Jokowi sebagai Presiden. Sebab, sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Surya Paloh telah mengumumkan Anies Baswedan menjadi bakal calon presiden di Pilpres 2024 yang diusung Partai NasDem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya setau saya kan yang suka peluk itu kan Pak Surya Paloh dengan Pak Anies ya, kalo dengan Pak Jokowi kan ya beliau menunjukan sikapnya seperti itu," tutur Hasto di GBK Arena, Minggu (23/10/2022).

Hasto mengatakan, hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Sebab, menurut dia itu adalah hal yang biasa dan semua rakyat pun dapat memahami arti dari sikap Jokowi tersebut.

"Gak usah jadi isu politik lah seperti itu, rakyat juga tau yang akrab itukan antara Pak Surya Paloh dengan Pak Anies," ucap Hasto.

"(Jadi itu bentuk kritikan Jokowi ke Nasdem karena deklarasikan Anies terlalu cepat?) Ya kalau dari sambutan kan bapak Presiden Jokowi beliau mengingatkan untuk dicari sosok pemimpin yang baik," tambahnya.

Dia menjelaskan, dalam pidato Presiden Jokowi di acara HUT Golkar tentang sosok capres agar mencari sosok pemimpin yang baik. Sehingga dianalogikan dengan pilot dan co pilot yang membawa tanggung jawab besar bagi keselamatan bangsa dan negara.

"Sosok pemimpin yang beliau analogikan bagaikan pilot dan co pilot yang memang membawa tanggung jawab yang besar bagi perjalanan pesawat itu dan keselamatan dari bangsa dan negara dan semua harus dilakukan dengan hati-hati, itukan dari sosok presiden," terang Hasto.

"Yang bisa kita maknakan bahwa di dalam mencari sosok pemimpin, ya harus betul-betul sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak yang baik," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi dalam sambutannya di HUT Golkar menegaskan untuk tidak segera menentukan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung di Pilpres 2024 nanti. 

"Jangan sembarangan menetukan pilot dan co pilot, juga jangan sembarangan menentukan calon presiden dan calon wakil presiden, tapi saya juga pesen jangan terlalu lama," katanya.

Hal ini seolah menyindir NasDem yang terlebih dahulu telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres yang akan diusung NasDem di Pilpres 2024.

Padahal NasDem sendiri merupakan partai koalisi yang wakil-wakilnya ada yang menjabat sebagai menteri dalam pemerintahan Presiden Jokowi.

Reaksi Wasekjen NasDem

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NasDem Hermawi Taslim buka suara soal momen viral pertemuan Presiden Jokowi dengan Surya Paloh.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan tokoh yang suka berpelukan adalah Surya Paloh dengan Capres usungan partainya, yakni Anies Baswedan.

Menurut Hermawi, pernyataan elite PDIP itu tidak perlu ditanggapi karena masalah itu hanya Presiden Jokowi yang mengetahuinya.

"Sana saya elite politik, siapa pun termasuk yang bicara itu membiasakan diri untuk tidak mengkomen pimpinan parpol lain. Komen saja parpol sendiri," ujar Hermawi di Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2022).

Hermawi menegaskan NasDem sudah biasa mendapat perlakuan miring terkait langkah-langkah politik yang diambil.

Namun, dia mengatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto agar lebih mementingkan partainya, daripada mengurus urusan NasDem.

"Jadi saya tidak mau komen elite PDIP. Saya mau beri keteladanan kepada Hasto. Kalau komen banyak, bisa saya komen," tegasnya.

Selain itu, Hermawi menuturkan ada keinginan lain terkait gesekan antarpartai atau soal politik kompor.

Menurutnya, politik kompor itu biasa digaungkan tokoh untuk masuk mengomenrari parpol lain.

"Politik kompor saya bilang itu orang suka, gemar mengomentari paetai lain. Itu nggak dididik untuk ngurusin rumah tangga orang, kok," imbuhnya.

Kriteria Cawapres Anies Baswedan

Partai NasDem menilai Anies Baswedan belum memberikan kriteria calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampinginya pada Pilpres 2024.

Wasekjen NasDem Hermawi Taslim menjelaskan pihaknya hingga sekarang tidak mendapat bocoran soal Cawapres yang dipilih Anies Baswedan.

"Belum. Jadi, kami maunya dalam rangka memproseduri NasDem, sebaiknya cari orang yang menunjang elektabilitas Anies," kata dia di Hotel Amaris, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2022).

Hermawi mengatakan NasDem akan berupaya mencari sosok yang tepat untuk mendampingi Anies Baswedan.

Namun, dia mengaku tidak membatasi Anies jika ingin bertemu beberapa tokoh potensial yang bisa diajak untuk menjadi Cawapres.

"Kami cari yang kompatibel dengan Anies, nyambung, lah. Itu maunya kami," tegasnya.

Selain itu, Hermawi menuturkan pilihan Cawapres bagi Anies juga bisa diberikan oleh Partai Demokrat dan PKS.

Dengan demikian, dia menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan partai-partai yang kemungkinan bakal bergabung dengan koalisi NasDem.

"Mau Demokrat tentu lain lagi, PKS pun demikian. Ini yang nanti dipertemukan. Pasti ketemu dan ada jalannya," imbuhnya.

NasDem Bocorkan Agenda Anies Temui Panglima TNI

Partai Nasional Demokrat atau NasDem mengungkap agenda pertemuan Anies Baswedan dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang dinilai sebagai pertemuan biasa.

Wakil Sekretaris Jenderal NasDem, Hermawi Taslim mengatakan pertemuan Anies Baswedan-Andika Perkasa telah disetujui partainya.

"Jadi, Anies boleh ketemu siapa saja dan itu bagian dari silaturahmi kebangsaan yang terus menerus harus kita kembangkan," kata Hermawi di Hotel Amaris, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2022).

Hermawi menjelaskan pihaknya tidak membatasi Anies Baswedan dalam menjajaki tokoh mana pun.

Menurutnya, NasDem akan terus mendukung langkah atau strategi Anies dalam mencari kriteria calon wakil presiden (Cawapres).

"Pak Anies itu kami dorong bertemu siapa saja (Andika Perkasa), karena itu semua mau membangun komponen anak bangsa harus diperhatikan," jelasnya.

Selain itu, Hermawi menyinggung pemerintah yang bisa merangkul siapa pun, sehingga NasDem pun demikian.

"Coba perhatikan pemerintah, mantan-mantan teroris, mantan-mantan penjahat, dirangkul sama pemerintah. Masa Anies nggak boleh ketemu," imbuhnya.

Anies Temu Politik ke Panglima TNI dan Habib Rizieq

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NasDem Hermawi Taslim mengungkap alasan pihaknya memberi kesempatan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan safari politik.

Menurut dia, Anies sempat bertemu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa hingga pentolan eks FPI Habib Rizieq Shihab.

"Jadi, Pak Anies itu kami dorong bertemu siapa saja bahkan dengan Habib Rizieq. Semua kami dorong," ujar Hermawi di Hotel Amaris, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2022).

Dia menjelaskan dukungan itu merupakan bentuk NasDem mendorong Anies Baswedan membangun kedekatan dengan para tokoh di Indonesia.

Sebab, dia mengaku hal tersebut perlu dilakukan agar menemukan anak bangsa terbaik untuk mendampingi Anies sebagai calon wakil presiden (cawapres).

"Ini semua mau membangun. Jadi, semua komponen anak bangsa harus diperhatikan. Coba perhatikan pemerintah, mantan-mantan teroris, mantan-mantan penjahat, dirangkul sama pemerintah. Masa Anies enggak boleh ketemu," jelasnya.

Selain itu, Hermawi menyebutkan Anies juga dipersilakan untuk bertemu siapa pun, tidak terkecuali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, dia merasa kondisi itu perlu didukung NasDem sebagai partai pengusung Anies sebagai bakal calon presiden (capres) 2024.

"Jadi, Anies boleh ketemu siapa saja dan itu bagian dari silaturahmi kebangsaan yang terus menerus harus kita kembangkan," imbuhnya. (lpk/nsi/rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral