News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fraksi Gerindra Akan Panggil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Soal Merebaknya Kasus Ginjal Akut pada Anak

Menyikapi semakin banyaknya anak terkena penyakit gagal ginjal akut membuat Fraksi Partai Gerindra berencana memanggil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Selasa, 25 Oktober 2022 - 03:14 WIB
Temu Kader Gerindra
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Menyikapi semakin banyaknya anak yang terkena penyakit gagal ginjal akut membuat Fraksi Partai Gerindra berencana akan memanggil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Hari ini kita sebagai orang tua dibuat khawatir dengan persoalan penyakit gagal akut yang menyerang 200 lebih anak-anak Indonesia. Sebagai partai politik kami memiliki tanggung jawab serta kepedulian terhadap masalah ini dengan bermaksud memanggil dan meminta penjelasan Menteri Kesehatan ketika masa sidang nanti," ujar Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani melalui keterangan tertulis, Senin (24/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muzani menyampaikan agar pihak terkait membuka apa yang menyebabkan hingga anak meninggal dengan mengalami sakit ginjal akut.  

"Apa sebabnya ratusan anak-anak kita terkena gagal ginjal akut. Penyakit apa?  apakah ada obatnya? Kami paham saat ini ibu-ibu semua sedang resah, kita ingin melindungi anak-anak kita dengan sedikit kekuasaan yang kita miliki. Kita ingin memberikan ketenangan kepada setiap orang tua di Indonesia atas persoalan ini," imbuhnya. 

Menurut Muzani, partai politik sejatinya tidak hanya bekerja terkait masalah politik semata. Itu sebabnya Partai Gerindra ingin menunjukkan bahwa partai politik juga memiliki tugas pokok untuk memberikan kepedulian terhadap apa yang menjadi kepentingan dan persoalan rakyat. 

"Itu sebabnya kami juga akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait obat-obat apa saja yang dilarang untuk dikonsumsi anak-anak. Apa saja kandungan dalam obat-obat itu? Karena kita ingin anak-anak kita terlindungi," jelas Wakil Ketua MPR itu. 

"Ini kita lakukan dengan cara politik untuk melindungi seluruh anak-anak kita dan seluruh rakyat Indonesia. Inilah kekuasaan politik, ketika rakyat resah dengan berbagai persoalan, kami berinsiatif memanggil pejabat berwenang terkait untuk meminta penjelasan dan kita cari solusi bersama," imbuh Muzani. 

Muzani juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggota DPRD provinsi, kota, dan kabupaten Gerindra untuk melakukan upaya-upaya perlindungan serta pencegahan terhadap masalah penyakit gagal ginjal akut ini. 

"Misalnya dengan mendesak seluruh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit umum daerah (RSUD) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak yang terindikasi terkena penyakit gangguan ginjal akut ini," tutup Muzani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan bahwa kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak di Indonesia kini telah mencapai total 245 kasus. Sebanyak 141 pasien di antaranya meninggal dunia.

"Data per 22 Oktober, 245 kasus. 141 pasien di antaranya meninggal dunia," ujar juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril. Data tersebut merupakan kolektif atau total kumulatif yang dilaporkan dari 26 provinsi RI.(ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Nasib Franco Morbidelli Setelah VR46 Resmi Rekrut Nicolo Bulega untuk MotoGP 2027 Mendatang

Begini Nasib Franco Morbidelli Setelah VR46 Resmi Rekrut Nicolo Bulega untuk MotoGP 2027 Mendatang

Salah satu murid dari Valentino Rossi yakni Franco Morbidelli, telah resmi dipastikan akan meninggalkan VR46 Ducati setelah berakhirnya musim MotoGP 2026 ini.
Dikenal Mayoritas, Survei Ungkap Publik Puas Pelaksanaan Program MBG

Dikenal Mayoritas, Survei Ungkap Publik Puas Pelaksanaan Program MBG

Publik disebut menyutujui keberlangsungan program prioritas pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hasil Asian Games 2026: Hadapi Tuan Rumah di Laga Perdana, Timnas Basket Indonesia Babak Belur Dihajar Jepang

Hasil Asian Games 2026: Hadapi Tuan Rumah di Laga Perdana, Timnas Basket Indonesia Babak Belur Dihajar Jepang

Hasil Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya dari cabang olahraga Basket mempertemukan Timnas Basket Indonesia menghadapi tuan rumah Jepang.
Santriwati di Sleman Diduga Diperkosa Kiai Ponpes Ash Sholihah, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman Diduga Diperkosa Kiai Ponpes Ash Sholihah, Kini Hamil 8 Bulan

Seorang santriwati inisial FN diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh seorang kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. 
Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Klaim Jadi Turnamen Terbesar Setelah Piala Dunia

Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Klaim Jadi Turnamen Terbesar Setelah Piala Dunia

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. 
3 SPPG di DIY Disuspend Imbas Insiden Keracunan Berulang

3 SPPG di DIY Disuspend Imbas Insiden Keracunan Berulang

Tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah DI Yogyakarta disuspend menyusul terjadinya insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berulang. 

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral