News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Membunuh Icha, Rudolf Tobing Gunakan Uang Korban untuk Main Binomo

Rudolf Tobing, masih menjadi sorotan publik. Pasalnya, dia jadi tersangka kasus pembunuhan berencana temannya sendiri, yang berinisial AYR alias Icha. 
Selasa, 25 Oktober 2022 - 09:24 WIB
Setalah Membunuh, Rudolf Tobing Gunakan Uang Korban Rp4 Juta untuk Main Binomo
Sumber :
  • Istimewa/Kolase Foto

Jakarta - Rudolf Tobing, masih menjadi sorotan publik. Pasalnya, dia jadi tersangka kasus pembunuhan berencana temannya sendiri, yang berinisial AYR alias Icha

Bahkan, setelah membunuh korban (Icha), Rudolf Tobing juga menguras uang di dalam rekening korban sebesar Rp30 juta dan Rp4 jutanya, ia pakai untuk main trading di Binomo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, penyidik berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp25 juta milik korban yang dipindahkan paksa ke rekening tersangka (Rudolf Tobing). Nah, dari Rp30 juta itu, Rp4 jutanya sudah dipakai tersangka (Rudolf Tobing) untuk tranding di Binomo," ungkap Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga, di Polda Metro Jaya, Senin (24/10/2022).

Kemudian, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga jelaskan, awalanya, tersangka menanyakan kepada korban Icha soal berada di kubu mana. Sebab, ia katakan, Rudolf Tobing memiliki dendam dengan calon korban yang berinsial H

"Dikarenakan calon korban si H sulit ditemui, maka tersangka melakukan pemindahan target kepada Icha," tuturnya. 

Sambungnya mengungkapkan, dalam penyelidikan, Rudolf Tobing membuat prank untuk mengelabuhi korban Icha dengan berdalih membuat konten.

"Rencana tersangka membuat konten dengan kalung kesalamatan. Setelah korban diikat, tersangka pun mengancam dengan meminta sejumlah uang," bebernya. 

Setelah mendapatkan uang, ia jelaskan, tersangka tetap melancarkan aksi pidana dengan membunuh korban. Selain itu, tersangka juga merampas barang milik korban seperti laptop dan telepon genggam. 

"Tersangka ditangkap saat ingin menjual laptop korban di rumah gadai wilayah Bekasi," ujar AKBP Indrawienny Panjiyoga

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan katakan, motif tersangka pelaku tindak pidana, Rudolf Tobing (36), karena faktor didasari dendam sejak 2015.

"Tersangka ini dendam sama salah satu calon korban berinisial H sejak 2015. Sepanjang waktu itu, dia akhirnya bisa melancarakan aksinya kepada korban lainnya," ujar Kombes Zulpan di Polda Metro Jaya, Senin (24/10/2022).

Kombes Zulpan juga ungkapkan, tersangka awalnya memiliki bisnis bersama H, yang mana merupakan rekan korban AYR.

Maka, ia menilai, Rudolf Tobing telah merencanakan aksi pembunuhan dengan perencanaan mengambil barang milik korban.

"Tersangka CRM (Rudolf) memiliki rasa dendam dan sakit hati kepada korban," kata Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan juga jelaskan, tersangka awalnya tidak mengakui perbuatannya, dengan mengatakan korban meninggal karena sakit asma. Akan tetapi, penyidik menggunakan Scientific Investigation untuk menyelidiki keterangan tersangka.

"Hasilnya pelaku mengakui telah membunuh korban dengan direncanakan karena pelaku dendam," kata dia.

Adapun atas perbuatannya, Rudolf disangkakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun.  

Ahli Mikro Ekspresi Meduga Korbannya Bukan Satu Orang

Ahli Mikro Ekspresi, Kirdi mengatakan bahwa ekspresi dari Rudolf ketika seusai menghilangkan nyawa manusia, tersangka tampak santai. 

Bahkan, ia katakan, Rudolf Tobing dapat senyum menyeringai kepada penghuni lainnya yang berada di lift. Jadi, ia beberkan, itu merupakan hal luar biasa yang tidak gampang dilakukan manusia normal. 

"Bicara manusia normal, habis meng-eksekusi orang tuh. Pasti masih ada gemeternya segala macam dan dilihat dari skala waktunya (pembunuhan) hanya hitungan jam untuk dia bisa setenang itu hingga bisa berinteraksi," ungkapnya.

"Mukanya tidak ada ketegangan dan tidak ada tarikan di sisi wajah dan mata yang menandakan fear (takut). tapi ini nggak, ketika bertemu orang di lift, kita lihat saja dia menyeringai dan buat saya itu luar biasa sekali," sambungnya mengucapkan. 

Lebih lanjut, Ahli Mikro Ekspresi memiliki pandangan terkait apa yang telah dianalisanya dengan gestur dan ekspresi wajah dari sang pelaku. 

"Pilihannya adalah satu, apakah dia biasa melakukan ini, jadi manslaughter istilahnya lah, bukan satu orang nih korbannya, sudah ada sebelumnya, misalnya seperti itu" paparnya 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang kedua, apakah dia orang-orang yang tergolong kondisi psikogis atau psikopat. Tapi ini temen-temen psikiater yang harusnya bisa memberi masukan, kita nggak boleh mendiagnostik," sambungnya menjelaskan. 

Sementara, yang ketiga adalah dia (Rudolf Tobing) ada sindrom lain yang kita belum tahu. Di mana memang membuat dia (Rudolf Tobing) sama sekali tidak merasa bersalah setelah menghabisi nyawa orang. (Ipk/Muu/Aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBI BPJS Dinonaktifkan Diam-diam, Warga Baru Tahu Saat Datang Berobat

PBI BPJS Dinonaktifkan Diam-diam, Warga Baru Tahu Saat Datang Berobat

Komisi IX DPR RI soroti soal kepesertaan PBI BPJS Kesehatan yang mendadak nonaktif tanpa pemberitahuan. Hal ini menjadi masalah ketika masyarakat akan berobat.
Bank Indonesia Pastikan Cacahan Uang dalam Puluhan Karung di TPS Bekasi adalah Asli, Siapa Pembuangnya?

Bank Indonesia Pastikan Cacahan Uang dalam Puluhan Karung di TPS Bekasi adalah Asli, Siapa Pembuangnya?

Misteri temuan puluhan karung berisi uang rupiah dalam kondisi tercacah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi memasuki babak baru.....
Jorge Martin Angkat Bicara Tanggapi Rumor Dirinya akan Bergabung dengan Yamaha, Menurutnya....

Jorge Martin Angkat Bicara Tanggapi Rumor Dirinya akan Bergabung dengan Yamaha, Menurutnya....

Jorge Martin kembali menjadi pusat perhatian seiring memanasnya bursa pembalap MotoGP 2027 yang mulai bergerak lebih cepat dari perkiraan.
Usung Misi Balas Dendam, Beckham Putra Tak Akan Romantisasi Reuni dengan Eks Persib

Usung Misi Balas Dendam, Beckham Putra Tak Akan Romantisasi Reuni dengan Eks Persib

Pada awal musim 2025/2026, Malut United merekrut Gustavo Franca, Tyronne del Pino, David da Silva, Ciro Alves dan Dimas Drajad dari Persib.
Siswa SD Bunuh Diri di NTT Bukan Disebabkan Kekerasan Fisik, Menteri PPPA Ungkap Dugaan Mengejutkan di Balik Kematian Korban

Siswa SD Bunuh Diri di NTT Bukan Disebabkan Kekerasan Fisik, Menteri PPPA Ungkap Dugaan Mengejutkan di Balik Kematian Korban

Kasus tragis yang menimpa Y (10), siswa kelas 4 sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. 
PBI BPJS Dinonaktifkan, Pasien Gagal Ginjal Terancam Putus Cuci Darah

PBI BPJS Dinonaktifkan, Pasien Gagal Ginjal Terancam Putus Cuci Darah

Penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dinilai berisiko memutus layanan kesehatan bagi pasien penyakit kronis. DPR beri tanggapan.

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara emosional geram Pemda Kabupaten Ngada menganggap remeh tragedi siswa SD bunuh diri akibat kesulitan ekonomi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT