News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Syukuran HUT ke-71 Humas Polri: Polisi Harus Lebih Peka terhadap Masyarakat

Ketua Divisi Humas Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan pesan dalam acara Syukuran HUT ke-71 Humas Polri.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 1 November 2022 - 13:52 WIB
Syukuran HUT ke-71 Humas Polri, Selasa (1/11/2022).
Sumber :
  • Hartini Setia Ningrum/tvOne

Jakarta - Ketua Divisi Humas Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan pesan dalam acara Syukuran HUT ke-71 Humas Polri.

Sesuai tema yang diangkat, yakni "Humas Polri yang Presisi Bangkit Bersama Masyarakat Menuju Indonesia Maju", Dedi mengatakan anggota kepolisian harus lebih peka terhadap kondisi masyarakat saat ini agar terhindar dari stigma negatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Humas harus mempunyai kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang saat ini serba sulit. Tampilan-tampilan hedonisme harus dikurangi dan justru harus ditiadakan. Meskipun kaya dan berada tidak perlu ditunjukan, tapi harus lebih peka ke lingkungan sekitar. Kamu sedang tidak bekerja dalam ruang hampa, tapi dalam masyarakat yang turut menyoroti," kata Dedi, Selasa (1/11/2022).

Dedi mengatakan humas Polri harus mampu membangun citra kepolisian yang terhindar dari aksi pungutan liar yang marak.

"Pungli merupakan penyakit krusial yang sudah sangat lama. Generasi-generasi Polri saat ini harus mampu mengubah itu semuanya," ujarnya.

Hal ini berdasarkan arahan langsung dari Presiden RI dan Kapolri agar Divisi Humas dapat memberantas hal itu.

Dia juga menyinggung sikap arogansi dan kesewenang-wenangan dalam mencari-cari kesalahan masyarakat.

"Ini juga harus diubah yang mana citra polisi untuk melindungi dan mengayomi itu harus benar-benar diwujudkan dan diimplementasikan dalam kehidupan kepolisian setiap hari," ungkapnya.

Ia menjelaskan jika hal-hal itu tidak diubah, maka akan membentuk citra polisi yang negatif di depan masyarakat.

Orang akan melihat polisi itu sering menyalahkan kewenangan dan sering mencari-cari kesalahan masyarakat.

"Humas harus mampu melakukan re-branding menjadi sosok pelindung dan pengayom masyarakat, jauh dari kata pungli, bertindak arogansi/sewenang-wenang, mencari-cari kesalahan," ujarnya.

Dalam membangun citra tersebut, Kapolri sudah bekerja sama dengan media bahwa sosok polisi yang inovatif, berintegritas, jujur dan berdedikasi tinggi itu sebenarnya ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyatakan tanpa adanya sentuhan kolaborasi antara Divisi Humas dan media sulit untuk memantau kerja anggota-anggota kepolisian yang luar biasa.

"Kita terus bekerja dalam kesunyian untuk memberikan literasi, sosialisasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara," imbuhnya. (hsn/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Erwin mengungkapkan LBGTQ saat ini sudah sangat meresahkan dan harus menjadi perhatian khusus. Pasalnya, saat ini praktik tersebut sudah menyasar semua kalangan
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan mencoba untuk memprediksi langkah yang akan diambil Persib Bandung jika ingin datangkan Mariano Peralta. Kini sudah ada 11 pemain asing di Persib.
NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Nasdem Willy Aditya menyampaikan bahwa almarhum Pimpinan DPR RI periode 2019-2024 Rachmat Gobel dikabarkan akan dimakamkan di Gorontalo.
Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Sebanyak 842 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek disiagakan untuk amankan jalannya unjuk rasa hari ini.
Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap empat orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sukoharjo Etik Suryani di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.
Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP mendampingi seroang profesor asal Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ing Mokoginta ke Bareskrim Polri pada Kamis (9/7/2026).
Selengkapnya

Viral