News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RI Kembali Terima 871.650 Dosis Vaksin Pfizer dari AS

Donasi vaksin AS untuk Indonesia mencapai 8 juta dosis vaksin Moderna dan 4,6 juta dosis vaksin Pfizer.
Sabtu, 25 September 2021 - 22:01 WIB
Arsip - Petugas kargo membawa boks berisi vaksin COVID-19 Pfizer setibanya di Bandara Soekarno Hatta,
Sumber :
  • (ANTARA/Fauzan)

Jakarta - Kedutaan Besar AS di Jakarta dalam keterangan tertulisnya menyatakan total donasi vaksin AS untuk Indonesia mencapai 8 juta dosis vaksin Moderna dan 4,6 juta dosis vaksin Pfizer.

“Sejak awal pandemi, pemerintah AS telah berkomitmen lebih dari 77 juta dolar (sekitar Rp1 triliun) untuk mendukung bantuan tanggap Covid-19 di Indonesia,” kata Kedubes AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AS bekerja sama dengan Indonesia untuk mempercepat deteksi dan pelacakan kasus Covid-19, meningkatkan laboratorium, pengawasan penyakit, dan kapasitas respons cepat, serta memastikan lebih banyak orang tahu apa yang harus dilakukan untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain.

Sejak Maret 2020, dukungan AS telah menjangkau 165 juta orang di Indonesia atau mencakup 60 persen dari populasi negara.

AS membantu sekitar 43.000 tenaga kesehatan garis depan dan memperkuat lebih dari 1.300 rumah sakit dan klinik di Indonesia.

Pada KTT Global Covid-19 yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (22/9), Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa AS akan menyumbangkan tambahan 500 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di seluruh dunia. Pengirimannya dimulai pada Januari 2022.

Komitmen tersebut menambah jumlah vaksin yang disumbangkan oleh AS menjadi lebih dari 1,1 miliar dosis.

Hingga saat ini, AS telah mengirimkan hampir 160 juta dosis vaksin Covid-19 ke 100 negara secara gratis dan tanpa syarat dengan pengiriman jutaan dosis setiap harinya.

“Kita harus bersatu di seluruh dunia dengan beberapa prinsip: bahwa kita berkomitmen untuk menyumbang, bukan menjual dosis-dosis vaksin ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah, dan bahwa sumbangan itu tanpa syarat politik,” kata Presiden Biden.

Biden juga menegaskan dukungan AS pada COVAX, sebagai distributor utama untuk berbagi vaksin yang disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS berencana untuk memberikan tambahan 370 juta dolar (sekitar Rp5,3 triliun) untuk kesiapan dan kapasitas vaksin global guna disuntikkan kepada orang-orang di tempat-tempat yang paling membutuhkan.

Lembaga keuangan milik pemerintah AS, US International Development Finance Corporation (DFC) akan memberikan lebih dari 383 juta dolar (sekira Rp5,5 triliun) berupa asuransi risiko politik kepada Aliansi Vaksin Gavi untuk memfasilitasi pengiriman vaksin ke sembilan negara di tiga benua, serta mempercepat pengiriman vaksin ke wilayah yang paling membutuhkan. (ant/mii)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Fenerbahce Amankan N’Golo Kante, Presiden Turki Turut Disorot

Resmi! Fenerbahce Amankan N’Golo Kante, Presiden Turki Turut Disorot

Fenerbahce akhirnya merampungkan proses perekrutan gelandang bintang N’Golo Kante dari klub Liga Arab Saudi, Al Ittihad.
4 Alasan Mengapa Allah Terkadang Menunda Apa yang Kita Minta

4 Alasan Mengapa Allah Terkadang Menunda Apa yang Kita Minta

Sering berdoa tapi belum juga dikabulkan? Inilah 4 alasan mengapa Allah SWT terkadang menunda apa yang kita minta.
Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT