GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Persidangan Ferdy Sambo, Panda Nababan Ungkap Potensi Kejutan yang Bisa Membuka Tabir Kebohongan

Hampir empat bulan berlalu, kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, hingga kini masih menjadi perhatian publik
Sabtu, 5 November 2022 - 18:19 WIB
Politikus senior, Panda Nababan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki

Jakarta - Hampir empat bulan berlalu, kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Sidang dugaan kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo menyajikan banyak keterangan saksi dalam persidangan. Beberapa diantaranya dinilai berbelit-belit dan diduga berbohong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi persidangan yang telah berjalan, politikus senior Panda Nababan mengatakan dalam kasus pembunuhan Yosua ada kebanggaan lantaran masyarakat Batak terlihat kompak.

Tanpa bermaksud untuk membawa sukuisme, ia menyebut kekompakan masyarakat Batak dalam memperlihatkan solidaritas dianggap mengagumkan.

"Saya pikir Pak Samuel merasakan itu. Dari keluarga Hutabarat, Simanjuntak, belum lagi dari kami-kami ini," kata Panda dalam acara Dua Sisi tvOne 

Menurut dia, jika tak ada sikap atau karakter seperti itu maka proses hukumnya mungkin akan beda. Belum lagi, pihak keluarga terutama Ibu Yosua, Rosti Simanjuntak yang kerap menyuarakan jeritan hatinya imbas pembunuhan terhadap putranya tersebut.

"Tapi, dengan jeritan sikap itu segala macam, itu punya dampak yang begitu besar. Kalau tidak akan cincay, selesai," tutur eks Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) tersebut. 

Dia menyebut kultur seperti itu mengambil peran besar. Pun, Panda menyinggung persidangan akan jadi perhatian saat Ferdy Sambo Cs duduk di kursi terdakwa dengan dicecar pertanyaan dari jaksa dan hakim.

"Ini kan belum selesai memeriksa. Baru satu, dua hari ini. Terdakwa kan belum diperiksa. Di situ nanti masyarakat akan tahu maafnya itu sandiwara atau tidak," sebut Panda.

Panda juga mengaitkan dengan pernyataan ibu Yosua, Rosti Simanjuntak terkait permintaan maaf Sambo dan istrinya Putri Candrawathi. Lalu, tuduhan dugaan pelecehan seksual oleh Yosua yang dilempar kubu Sambo.

"Dan, juga saya pikir diingatkan Pak Gayus (Gayus Lumbuun), contempt of court, satu penghinaan di pengadilan itu bisa dipidanakan," lanjut Panda.

"Nanti cerita pelecehan ini masih diterus-teruskan oleh pengacaranya, Ibu Rosti dan keluarga bisa mengadukan fitnah, bisa memperkarakan gitu loh," tutur Panda.

Meski demikian, ia masih percaya dengan jalannya persidangan serta hakim dan jaksa yang memiliki kredibilitas.

"Saya percaya dengan jalannya persidangan ini dengan kredibilitas jaksa, hakim yang begitu apa, itu nanti akan ada tuh kejutan-kejutan, surprise-surprise yang menelanjangi, membuka tabir-tabir kebohongan," sebut Panda.

Dia menekankan hal itu akan terlihat saat Sambo Cs dicecar di kursi terdakwa persidangan. Menurutnya, pernyataan Sambo Cs benar atau tidak akan terbukti nanti,

"Itu masyarakat akan kelihatan, jutaan masyarakat akan melihat. Sama itu ibu Rosti tadi dari matanya, dari apanya, itu akan telanjang. Gitu loh. Di situ dia tak akan buat tabir lagi," ujar Panda.

Unek-unek ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak

Unek-Unek Ibunda Brigadir J Soal Permohonan Maaf Ferdy Sambo, Rosti: Hanya  di Bibir Saja
Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak (tangkapan layar Dua Sisi tvOne)

Ibu almarhum Brigadir J, Rosti Simanjuntak mengungkapkan unek-uneknya atas permintaan maaf terdakwa Ferdy Sambo yang dilakukannya dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

Rosti Simanjuntak mengungkapkan perasaannya dalam acara Dua Sisi tvOne yang tayang pada Kamis (3/11/2022) malam. Rosti Simanjuntak mengaku baru pertama kali bertemu langsung dengan sosok pembunuh anaknya Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di persidangan.

"Iya benar baru pertama kali bertemu fisik dengan Ferdy Sambo dan Putri," kata Rosti di Dua Sisi tvOne tadi malam.

Rosti Simanjuntak mengaku sangat menunggu momen pertemuan langsung dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang telah membunuh anak kesayangannya Brigadir J. 

"Sesudah peristiwa pembunuhan kepada anak kami yang sudah dilakukan Ferdy Sambo beserta Putri dan komplotannya, saya memang menunggu momen yang sangat tepat ini, atau momen bertemu fisik dengan Ferdy Sambo dan Putri," ungkapnya.

Rosti mengaku penasaran dengan sikap seperti apa yang akan ditunjukkan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi setelah mereka melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Tapi saya lihat di sana Ferdy Sambo masih menunjukkan keangkuhannya, dia masih merasa mempunyai kekuasaan, pangkat, jabatan maupun keberadaannya yang sebagaimana ia terapkan dalam kesehariannya mungkin," kata Rosti.

"Saya melihat wajahnya, mimiknya, pandangan matanya, dan cara duduk dia dan memandang disana kan akan menunjukkan sifat setiap karakter manusia. Secara psikologi itu masih menunjukkan keangkuhan dan kecongkakkan," tuturnya.

Bahkan Rosti Simanjuntak menanggapi permohonan maaf Ferdy Sambo yang dilakukannya di persidangan. Ibunda Brigadir J menyebut permintaan maaf Ferdy Sambo tidak tulus.  

"Harus menggunakan hati nurani sebagai manusia yang beretika dan bermoral, yang sudah melakukan pembunuhan kepada anakku secara sadis. Tapi disana ia masih tetap mengatakan tidak lepas dari perbuatan anak ibu dan juga anak bapak," katanya.

Rosti menyebut jika permintaan maaf Ferdy Sambo tidak tulus dalam hati.

"Jadi permintaan maafnya saja hanya di bibir saja, tidak tulus dan tidak jujur dari dalam hati," katanya.

Meski begitu ketika disinggung, apakah Rosti menerima permohonan maaf Ferdy Sambo? 

"Menerima maaf orang kita diajarkan setiap agama, agama apa saja. Kita diajarkan saling memaafkan, saling mengampuni. Tapi seperti juga saya akan kembalikan kepada dia tidak lepas dari hukum, mari pertanggung jawabkan perbuatan dia sebagaimana hukum yang berlaku di negara kita, sesuai perbuatannya," pungkasnya. (viva/muu/Mzn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan juga informasi lainnya di YouTube tvOnenews.com:

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Berbagai upaya dilakukan dalam memberdayakan kaum perempuan agar mandiri secara ekonomi.
70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM mengusulkan 70 persen pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi.
Ramalan Karier 15 Mei 2026, 5 Weton Ini Diprediksi akan Mendapat Peluang Emas di Hari Jumat Kliwon

Ramalan Karier 15 Mei 2026, 5 Weton Ini Diprediksi akan Mendapat Peluang Emas di Hari Jumat Kliwon

Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan prestasi dan keberuntungan karier pada tanggal 15 Mei 2026. Apakah salah satunya adalah wetonmu?
AVC Champions League 2026: Terhenti di Perempat Final, Hitter Nakhonratchasima Akui Ketangguhan Jtekt Stings Aichi

AVC Champions League 2026: Terhenti di Perempat Final, Hitter Nakhonratchasima Akui Ketangguhan Jtekt Stings Aichi

Pertandingan perempat final AVC Champions League 2026 menghadirkan duel sengit antara Nakhonratchasima VC dan Jtekt Stings Aichi di Pontianak, Kamis 14 Mei.
Sebelum Dicurangi Juri, Ocha dan SMAN 1 Pontianak Pernah Juara 1 hingga Lolos ke LCC Empat Pilar Tingkat Nasional

Sebelum Dicurangi Juri, Ocha dan SMAN 1 Pontianak Pernah Juara 1 hingga Lolos ke LCC Empat Pilar Tingkat Nasional

Josepha Alexandra bukanlah sosok baru dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang diselenggarakan oleh MPR RI. Bahkan, SMAN 1 Pontianak pernah juara 1 di LCC 2025.
Proyek Industri Fatty Amine di Bontang Jadi Peluang Investasi Strategis Kaltim

Proyek Industri Fatty Amine di Bontang Jadi Peluang Investasi Strategis Kaltim

Peluang investasi sektor hilirisasi industri di Kota Bontang kembali diperkenalkan kepada investor nasional maupun internasional melalui proyek pengembangan industri Fatty Amine yang masuk dalam skema Investment Project Ready to Offer (IPRO). 

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral