News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kedua ART Ferdy Sambo Kompak Berbohong, Susi dan Kodir Diancam Jadi Terdakwa, Sebenarnya Ada Apa?

Sidang lanjutan kasus Brigadir J sampai pada pemeriksaan saksi. Diryanto alias Kodir dan Susi, ART Ferdy Sambo menjadi saksi dalam sidang, namun dinilai bohong
Minggu, 6 November 2022 - 06:11 WIB
Kedua ART Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir dan Susi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/tim tvOne - Muhammad Bagas

Jakarta - Kasus pembunuhan Brigadir J sudah semakin terang. Sidang lanjutan kasus tersebut telah sampai pada pemeriksaan saksi.Ā 

Kedua ART Ferdy Sambo Kompak Berbohong, Susi dan Kodir Diancam Jadi Terdakwa, Sebenarnya Ada Apa?
Pada sidang lanjutan kasus perintangan penyidikan atau Obstruction of Justice dalam pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria. Terdapat beberapa saksi yang dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


ART Ferdy Sambo, Kodir dan Susi. (Tim tvOne)

Sidang tersebut menghadirkan beberapa orang sebagai saksi dari 4 cluster, salah satunya yakni Diryanto alias Kodir yang merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) dari Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Susi yang merupakan ART Ferdy Sambo lainnya memberikan keterangan pada Senin lalu dengan terdakwa Bharada E dianggap berbelit-belit dan berubah-ubah.

Sama halnya dengan Kodir, ia hadir dalam sidang perkara obstruction of justice Brigadir J dinilai oleh jaksa penuntut umum (JPU) sama dengan Susi bahwa keterangannya berbelit-belit dan terkesan berbohong.

Susi dan Diryanto atau Kodir, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terancam dipidana usai memberikan keterangannya dalam sidang kasus Brigadir J.

Kodir Dinilai Berbohong Berikan Keterangan

Diryanto alias Kodir hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan obstruction of justice dengan terdakwa Brigjen Hendra Kurniawan. Sama halnya dengan Susi, Kodir menjawab keterangan dengan berbelit-belit dan terkesan berbohong.

Berulang kali pertanyaan dilontarkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), tetapi Kodir dinilai menjawab dengan cepat tanpa memikirkan perkataannya.Ā 

JPU melihat dan menilai bahwa Kodir berbohong hingga menyarankan kepada majelis hakim mempertimbangkan agar saksi Kodir dijadikan sebagai terdakwa.Ā 

"Saudara majelis hakim, kami melihat dan menilai saksi ini sudah berbelit-belit dan berbohong supaya kiranya majelis hakim mengeluarkan penetapan untuk menjadikan saksi ini jadi tersangka,ā€ ujar jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (3/11/2022).

Hal tersebut disampaikan oleh jaksa saat Kodir sedang menjelaskan tentang perintah ferdy Sambo yang menghubungi kantan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel Ridwan Soplanit.


Diryanto alias Kodir, ART Ferdy Sambo. (Tangkapan Layar tvOne)

Padahal dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Ferdy Sambo menghubungi Polres Metro Jaksel dan memanggil ambulan untuk membawa jenazah Brigadir J.

"Saudara mengatakan saudara menghubungi sopir Kasat, saudara kan tidak diperintahkan yang diperintahkan itu kan Yogi (ajudan Ferdy Sambo), itu pun untuk menghubungi ambulans dan Polres Jakarta Selatan kenapa tiba-tiba saudara ke rumah Kasat itu,ā€ ucap jaksa.

ā€œSeingat saya, diperintah,ā€ jawab Kodir.

ā€œYang benar ini atau yang mana? Kan saudara jelasin yang diperintah Ferdy Sambo Yogi, itu pun yang diperintah bukan Ka-Reserse tapi ambulans dan Polres Jakarta Selatan. Itu kan jelas ini setelah diketik penyidik saudara baca enggak BAP mu?."

ā€œBaca, Pak,ā€ jawab Kodir.

ā€œDisumpah saudara kan? Hati-hati lho saudara dimakan sumpah,ā€ tegas jaksa.

Jawaban ā€œTidak Tahuā€ Dapat Mengancam Diri Sendiri

Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santosa menyebut asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Susi, terjebak dalam kebohongannya sendiri ketika dia bersaksi di sidang pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (31/10/2022).Ā 

Hakim Wahyu bertanya kepada Susi apakah dia sering berpergian keluar kota bersama Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Namun Susi kerap menjawab tidak tahu.

ā€œSaudara sering ikut keluar kota bareng Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi?ā€ tanya Hakim Wahyu.Ā 

ā€œTidak Yang Mulia,ā€ jawab Susi.

ā€œAtau mereka tidak pernah pergi bersamaan?ā€ tanya Wahyu kembali.

ā€œSaya tidak tahu,ā€ jawab Susi.Ā 

ā€œPada waktu ke Bali saudara ikut tidak?ā€ tanya hakim.

ā€œIkut,ā€ jawab Susi.Ā 

ā€œKok bilang tidak tahu, kan ketahuan kalau saudara berbohong,ā€ tegur Hakim Wahyu.Ā 

ā€œTadi pertanyaan saya apakah saudara Ferdy Sambo sering berpergian bersama saudara Putri Candrawathi, saudara jawab tidak tahu. Tapi giliran saya tanya ke Bali ikut? Saudara jawab ikut,ā€ kata hakim.

ā€œAda bapak sering ikut,ā€ jawab Susi.

Hakim Wahyu Imam Santosa juga mencecar Susi karena kerap menjawab tidak tahu saat bersaksi di sidang terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).Ā 

ā€œApakah Anda disuruh bilang tidak tahu terus?ā€ kata Wahyu kepada Susi.

ā€œTidak,ā€ jawab Susi.Ā 


Bharada E dan Susi, ART Ferdy Sambo. (Ist)

Sebagai informasi, Asisten Rumah Tangga (ART) yang bekerja di rumah Ferdy Sambo, yakni Susi hadir dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.Ā 

Susi hadir sebagai saksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang merupakan terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.Ā 

Sidang pemeriksaan saksi dimulai pada hari Senin (31/10/2022) pukul 10.00 WIB. Susi di cecar pertanyaan oleh majelis hakim soal kegiatan di rumah Ferdy Sambo.Ā 

Pada saat itu, Ketua Majelis Hakim, Iman Wahyu Santosa menegur Susi lantaran memberikan keterangan yang berubah-ubah dan cepat menjawab 'Tidak Tahu'.Ā 

Namun, Susi beralasan bahwa ketidaktahuannya itu karena dirinya hanya bertugas sebagai tukang masak dirumah Ferdy Sambo.

"Terus apa yang kamu tahu?," tanya Hakim Wahyu.Ā 

"Saya kan masak," jawab Susi.

Susi Terancam Jadi Tersangka

Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo, Susi terancam dijadikan tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.Ā Ā 

Pasalnya, ia terus menerus berkelit bahkan berbohong saat memberikan keterangan sebagai saksi dengan terdakwa Bharada RE di PN Jakarta Selatan pada Senin (31/10/2022).Ā 

Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santosa mengatakan bahwa Susi bisa saja menjadi seorang tersangka jika keterangannya terbukti berbohong.Ā 

Lanjut Wahyu, keterangan Susi dengan terdakwa Kuat Ma'ruf berbeda saat peristiwa di rumah jalan Saguling.Ā 

"Kapan saudara Kuat menyuruh saudara untuk melihat Ibu Putri kalau posisi Kuat posisinya di teras? Saudara jujur saja ini benar nggak keterangan ini. Ini yang mana yang benar ini Kuat atau saudara ini? Nanti akan kami panggil Kuat juga sebagai saksi di sini dan kemungkinan kami konfrontir dengan saudara," tanya JPU dalam ruang sidang.Ā 


Susi, ART Ferdy Sambo. (Ist)

Kemudian, JPU terus mencecar saksi Susi dalam persidangan. Tak lama kemudian, Ketua majelis hakim mengatakan keterangan Susi akan dimintai kembali Rabu (02/11/2022) nanti.Ā Ā 

Dalam hal itu, Hakim membuat penegasan kepada Susi, jika dirinya melakukan pernyataan secara bohong atau berbelit maka Susi akan ditetapkan sebagai tersangka.Ā 

"Saudara penuntut umum, besok dia akan di-cross check dengan saudara Kuat, besok Rabu. Nanti kita lihat sendiri, sudah biarin aja. Nanti pada saat dia berubah, baru kita tetapkan tersangka di situ," tukas Wahyu.Ā 

Kemudian, Susi pun langsung tampak memegang kedua matanya. Ia tampak bersedih saat Hakim menyebut bakal menetapkan sebagai tersangka jika pernyataan Susi tak dapat diterima oleh Majelis Hakim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas keterangannya yang berkelit tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mencurigai Susi sedang mengenakan Handsfree serta sempat diancam akan diubah status Susi dari saksi menjadi terdakwa.

Kedua ART Ferdy Sambo, baik Susi maupun Kodir sama-sama dinilai berbohong. Hingga Majelis hakim dan JPU mengancam kepada ART Ferdy Sambo untuk memproses saksi yang akan diubah menjadi terdakwa. (Lsn/ree/Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum LMND: Langkah Prabowo Sangat Tepat Dan Strategis, Indonesia Aktif Di BRICS

Ketum LMND: Langkah Prabowo Sangat Tepat Dan Strategis, Indonesia Aktif Di BRICS

Hal tersebut, menurutnya, selaras dengan pernyataan Presiden Prabowo yang tegas dan lugas pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026
Jelang Asian Games 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Matangkan Persiapan di Tokyo

Jelang Asian Games 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Matangkan Persiapan di Tokyo

Tim bulu tangkis Indonesia telah tiba di Tokyo pada Minggu (13/9/2026). Skuad Garuda pun mulai mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026.
Suami Megawati Hangestri Bantah Isu Penurunan Berat Badan 22 Kg Sang Istri: Hoaks

Suami Megawati Hangestri Bantah Isu Penurunan Berat Badan 22 Kg Sang Istri: Hoaks

Dio Novandra, suami Megawati Hangestri membantah tegas isu liar yang menyebut sang istri kehilangan berat badan sampai 22 kg seusai gabung skuad Hillstate.
Rupiah Menguat ke Rp17.605 per Dolar AS di Tengah Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Rupiah Menguat ke Rp17.605 per Dolar AS di Tengah Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Rupiah menguat ke Rp17.605 per dolar Amerika Serikat (AS) di tengah tekanan harga minyak dunia terhadap ketahanan fiskal RI.Ā 
Kapten Timnas Indonesia Bersinar di Eropa, Kiper Juventus Sampai Marah Usai Kebobolan 3 Gol Lawan Sassuolo: Harusnya Tidak Seperti Ini

Kapten Timnas Indonesia Bersinar di Eropa, Kiper Juventus Sampai Marah Usai Kebobolan 3 Gol Lawan Sassuolo: Harusnya Tidak Seperti Ini

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tampil impresif saat Sassuolo menghadapi Juventus. Laga tersebut berakhir dramatis dengan kemenangan tuan rumah 3-2.
Dikalahkan Jay Idzes Cs, Fans Juventus Murka dan Minta Spalletti Out Usai Kalah 2-3 dari Sassuolo

Dikalahkan Jay Idzes Cs, Fans Juventus Murka dan Minta Spalletti Out Usai Kalah 2-3 dari Sassuolo

Juventus harus menelan kekalahan dramatis 2-3 saat bertandang ke markas Sassuolo, Senin (14/9/2026). Hasil tersebut membuat fans Bianconeri murka.

Trending

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Tekuk Juventus, Calvin Verdonk Bawa Kabar Buruk

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Tekuk Juventus, Calvin Verdonk Bawa Kabar Buruk

Para pemain abroad Timnas Indonesia membawakan kabar yang beragam. Jay Idzes berhasil mencetak kemenangan sensasional atas Juventus saat membela Sassuolo.
Empat TNI AU Senior yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditahan Puspom

Empat TNI AU Senior yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditahan Puspom

Keempat TNI AU senior yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Serda Ahmad Muzammil Farisa adalah, Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH kini ditahan
Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Badan Geologi memastikan tidak ada kaitan antara fenomena air laut surut dalam video tersebut dengan erupsi Gunung Anak Krakatau hingga sebabkan bencana tsunami
Server Klub Ungkap Kabar yang Beredar Terlalu Berlebihan, Begini Penyebab Luka yang Dialami KorbanĀ 

Server Klub Ungkap Kabar yang Beredar Terlalu Berlebihan, Begini Penyebab Luka yang Dialami KorbanĀ 

Korban yang melaporkan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) dengan menyeret nama penyanyi Betrand Peto akhirnya buka suara. Saksi beri penjelasan
Pengakuan Betrand Peto Soal Malam di Klub Hiburan, Ruben Onsu Pasang Badan Bela Sang Anak

Pengakuan Betrand Peto Soal Malam di Klub Hiburan, Ruben Onsu Pasang Badan Bela Sang Anak

Ruben Onsu juga buka suara melalui media sosial. Ia meminta publik tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum persoalan tersebut diketahui secara utuh....
Perkuat Golkar untuk Pemilu 2029, Ketum Kosgoro Perintahkan Kader Sadar Medsos: Kita Perang di Udara

Perkuat Golkar untuk Pemilu 2029, Ketum Kosgoro Perintahkan Kader Sadar Medsos: Kita Perang di Udara

Hal ini disampaikan Sari saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) V Gerakan Kosgoro 1957 Tahun 2026 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (13/9/2026).
Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier makin bersinar! 5 zodiak ini diprediksi dapat kejutan positif dan peluang emas besok, 15 September 2026. Siapa yang bakal makin diperhitungkan?
Selengkapnya

Viral