News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berujung Minta Maaf, Ini Motif Warga Cegat Mobil Bantuan Korban Gempa Cianjur

Bereder video yang memperlihatkan tiga orang warga mencegat mobil ambulans berisi bantuan untuk korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Kamis, 24 November 2022 - 10:43 WIB
Kondisi rumah terdampak gempa di Cianjur, Rabu (23/11/2022).
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOne

tvOneNews - Bereder video yang memperlihatkan tiga orang warga mencegat mobil ambulans berisi bantuan untuk korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Akibatnya polisi bertindak cepat terkait adanya peristiwa pencegatan mobil ambulans di tengah jalan yang membawa bantuan untuk korban gempa tersebut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Humas Polres Cianjur, Ipda Nanang Suryana mengatakan, pihak kepolisian segera menerjunkan petugas untuk menyelidiki kasus itu.

Sementara, tiga orang yang mencegat mobil ambulans itu teridentifikasi berinisial PP, R, dan J merupakan warga Kampung Kabandungan, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

Para pelaku tersebut sempat dibawa ke Mapolres Cianjur untuk diberikan pembinaan. Namun mereka telah dipulangkan kembali ke rumahnya masing-maisng

Setelah mendapat teguran dari pihak berwajib, akhinya PP, R, dan J meminta maaf atas perbuatannya mencegat mobil bantuan gempa.

"Sehubungan dengan viralnya perbuatan yang kami lakukan, yaitu mengadang relawan bantuan sosial di Kabupaten Cianjur, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua masyarakat Cianjur yang resah dengan perbuatan kami. Kami mengakui perbuatan kami salah. Untuk warga Cianjur yang terdampak gempa untuk tidak mengikuti dan mecontoh perilaku kami," kata P pada Rabu, 23 November 2022.

Motif Pencegat Mobil Bantuan Korban Gempa Cianjur

Peristiwa itu berawal saat mobil ambulans yang membawa bantuan untuk korban gempa Cianjur sedang melaju di jalan.

Tiba-tiba tiga warga Kampung Kabandungan, Kecamatan Cugenang, Cianjur mencegat mobil ambulans tersebut.

Padahal  mobil ambulans itu sedang membawa bantuan untuk dibawa menujuk ke Desa Sarampad.

Diketahui desa tersebut merupakan lokasi paling parah akibat gempa Cianjur M 5,6 pada Senin (21/11/2022).

Sedangkan tujuan ketiga warga mencegat mobil pembawa bantuan tersebut yaitu ingin bantuan diturunkan ke desanya.

Mereka sempat beradu mulut dengan relawa karena mobil ambulans itu sedang membawa bantuan dalam keadaan darurat.

Namun ketiga  warga tersebut tetap ngotot agar bantaun diturunkan ke desanya. Terpaksa relawan memundurkan mobil bantaun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, ketiga warga yang terlibat pencegatan itu akhinya meminta maaf atas perbuatannya mencegat mobil bantuan gempa.

Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Gempa di Cianjur

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Ingin mendapat penghasilan tambahan dari menulis? Berikut 10 platform novel digital yang membuka peluang royalti, kontrak penulis, hingga penjualan cerita
Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral