News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hotman Paris Ungkap Kejanggalan Hasil Konfrontir Irjen Teddy Minahasa vs AKBP Dody, Tak Terima Hal Ini..

Lanjutan kasus narkoba menyeret Irjen Teddy Minahasa, Hotman Paris ungkap kejanggalan hasil konfrontir Irjen Teddy Minahasa vs AKBP Dody, Tak terima hal ini..
Kamis, 24 November 2022 - 11:20 WIB
Kuasa Hukum Irjen Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea di Polda Metro Jaya.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / VIVA

Jakarta - Lanjutan kasus narkoba yang menyeret jenderal bintang dua yang juga selaku Mantan Kapolda Sumbar. Adapun sang pengacara, Hotman Paris ungkap kejanggalan hasil konfrontir Irjen Teddy Minahasa vs AKBP Dody, Kamis (24/11/2022).

Irjen Teddy Minahasa belum seminggu menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur, Inspektur Jenderal (Irjen) Teddy Minahasa ditangkap oleh Divisi Propam Polri terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Padahal sejak menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat ia adalah sosok yang keras terhadap perjudian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hotman Paris Ungkap Kejanggalan Hasil Konfrontir Irjen Teddy Minahasa vs AKBP Dody, Tak Terima Hal Ini..

Kuasa hukum Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea mengungkap hasil konfrontir kliennya dengan mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara terkait kasus dugaan peredaran narkoba.

Menurut Hotman, salah satu yang dibahas saat konfrontir keduanya yaitu terkait Irjen Teddy yang menurutnya dituduh memperdagangkan sabu seberat 5 kilogram. Dia menegaskan kalau tuduhan terhadap kliennya memperdagangkan 5 kilogram sabu tidak tepat dan belum ada bukti.

"Yang menjadi kejanggalan dan belum ada titik temu adalah satu, Teddy Minahasa itu kan dituduh memperdagangkan yang 5 kilogram, ternyata yang disita dari rumah Anita dan Dody itu hanya 3,3 kilogram, terus 1,7 kilogram ke mana? tidak ada buktinya, tidak ada tersangkanya," kata Hotman di Markas Polda Metro Jaya, Rabu 23 November 2022.

"Jadi ini kasus sekarang hanya terkait dengan satu kilogram dari rumah Anita, dua kilogram lebih dikit dari rumah Dody, yang 1,7 ke mana? Belum ada tersangkanya sama sekali," tegas Hotman

Hotman mengatakan pertemuan mereka dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Irjen Teddy dan AKBP Doddy mengalami momen canggung antara mantan atasan dan bawahan. Konfrontasi dilakukan di gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Mereka berada dalam satu ruangan yang sama.  

"Mereka satu ruangan tapi saling enggak lihat. Bedanya hanya satu meter," ucapnya.

Ia menambahkan ada perasaan canggung antar keduanya terjadi sejak awal penyidik bertanya substansi perkara. Mereka seakan enggan saling bertatapan saat menjawab pertanyaan penyidik.  

Soal riwayat percakapan Irjen Teddy dengan AKBP Dody juga jadi materi konfrontasi. Dia menegaskan, kliennya berpesan pada Doddy untuk menarik seluruh barang bukti narkoba yang sempat dijadikan pancingan tersangka lain.

"Yang sana (AKBP Dody) pada saat membantah melihatnya ke mana. Gimana pun ada canggung antara bos dan anak buah. Satu ruangan kan dikonfrontir. Semuanya semua ditanyakan yang relevan. Misalnya mengenai chat, mengenai jumlah timbangan, semuanya ditanyakan sesuai permintaan jaksa P19 untuk tersangka Doddy, untuk tersangka Anita dan tersangka Arif. Ini dalam kaitannya mereka bertiga bukan terhadap Teddy sebagai tersangka," paparnya

Masih Bantah Terlibat

Dalam kesempatan itu, Hotman kembali membantah kliennya ada kaitan dengan barang bukti narkoba yang ditemukan di rumah mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara. "Teddy mengatakan itu yang ditemukan di rumah Anita, maupun di rumah Dody, tidak ada kaitan dengan saya," ujarnya

Hotman mengklaim narkoba sebanyak 5 kilogram yang diduga ditukar dengan tawas atas perintah Teddy, ternyata berada di tangan kejaksaan untuk digunakan sebagai barang bukti.

Atas klaim tersebut Hotman menyatakan bahwa kliennya sama sekali tidak terlibat dalam kasus dugaan peredaran gelap narkoba. 

Lebih lanjut Hotman juga mengatakan Teddy, semasa menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan, telah memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk mengembalikan barang bukti narkotika yang digunakan untuk operasi pengungkapan narkoba ke Polda Sumatera Barat.

"Tanggal 24 September (2022), Teddy Minahasa sudah memerintahkan stop semua rencana penyergapan, barang semua dikembalikan utuh ke Polda Sumatera Barat. Itu tanggal 24 September dan ada chatnya terhadap Dody," kata Hotman.

Lebih lanjut Hotman juga mempertanyakan mengapa meski ada perintah tersebut, masih ada barang bukti narkotika yang ditemukan di rumah tersangka Anita dan tersangka AKBP Dody. 

"Tapi kenapa pada saat penyitaan pada tanggal 12 Oktober 2022 malah ada di rumah Anita maupun di rumah Dody," kata Hotman.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Irjen Polisi Teddy Minahasa sebagai tersangka dalam kasus peredaran gelap narkoba, Jumat, 14 Oktober 2022. Yang bersangkutan telah menjalani penahanan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya terhitung sejak Senin, 24 November 2022. 

Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan Irjen Pol Teddy Minahasa diduga telah memerintahkan anak buahnya untuk menyisihkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dari hasil pengungkapan kasus untuk diedarkan.

Polres Bukit Tinggi awalnya hendak memusnahkan 40 kilogram sabu, namun Irjen Pol Teddy Minahasa diduga memerintahkan AKBP Dody, yang kala itu menjabat Kapolres Bukit Tinggi, untuk menukar sabu sebanyak lima kilogram dengan tawas. 

Meski demikian, penggelapan barang bukti narkoba tersebut akhirnya terbongkar dengan rangkaian pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Sebanyak 1,7 kilogram sabu telah berhasil diedarkan, sedangkan 3,3 kilogram sisanya berhasil disita oleh petugas. 

Adapun pasal yang disangkakan kepada Teddy yakni Pasal 114 Ayat 3 sub Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Jo Pasal 55 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 20 tahun penjara. 

Namun pada Jumat, 18 November 2022, Teddy Minahasa mencabut seluruh berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjerat dirinya. Dia mengklaim tidak ada kaitannya dengan barang bukti dalam kasus tersebut. (viva/ind)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Pasang Plang Sita Lima Perumahan terkait Kasus PT DSI, Cegah Tindakan Pengalihan dan Pemindahtanganan

Bareskrim Pasang Plang Sita Lima Perumahan terkait Kasus PT DSI, Cegah Tindakan Pengalihan dan Pemindahtanganan

Bareskrim Polri melakukan pemasangan plang terhadap sejumlah objek tanah dan bangunan yang berkaitan dengan proses penyidikan perkara PT DSI.
Ditunggu Piala Asia 2027, Luke Vickery Ungkap Target Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ditunggu Piala Asia 2027, Luke Vickery Ungkap Target Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Penyerang Timnas Indonesia, Luke Vickery, berbicara tentang target seusai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda sudah ditunggu oleh Piala Asia 2027.
5 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Besok 8 Oktober 2026, Muncul Peluang Tak Terduga!

5 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Besok 8 Oktober 2026, Muncul Peluang Tak Terduga!

5 shio diprediksi paling hoki soal pekerjaanbesok 8 Oktober 2026. Ada peluang emas, kepercayaan baru, hingga kabar baik yang bisa mengubah perjalanan karier!
Modus Narapidana Dibantu Oknum Pegawai Loloskan Narkoba ke dalam Rutan Depok Terbongkar, Disamarkan dalam Sabun hingga Deodoran

Modus Narapidana Dibantu Oknum Pegawai Loloskan Narkoba ke dalam Rutan Depok Terbongkar, Disamarkan dalam Sabun hingga Deodoran

Polisi membongkar modus narapidana di Rutan Depok yang dibantu oknum pegawai untuk meloloskan sabu ke dalam rutan. Barang haram tersebut dipesan oleh salah satu narapidana dari seseorang di luar lapas berbentuk sabun dan deodoran.
Dean James Ungkap Emosi Mendalam usai Cetak Gol Pertama Bagi Timnas Indonesia yang Berbuah Trofi

Dean James Ungkap Emosi Mendalam usai Cetak Gol Pertama Bagi Timnas Indonesia yang Berbuah Trofi

Bek kiri Timnas Indonesia, Dean James, mengungkapkan emosi mendalam setelah mencetak gol pertama. Dia berhasil mempersembahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 untuk skuad Garuda.
Megawati Hangestri Akhirnya Reuni dengan Mantan: Jumpa Vanja Bukilic, Yeum Hye-seon hingga Pyo Seung-ju di Media Day

Megawati Hangestri Akhirnya Reuni dengan Mantan: Jumpa Vanja Bukilic, Yeum Hye-seon hingga Pyo Seung-ju di Media Day

Megawati Hangestri akhirnya bertemu kembali dengan mantan rekan setimnya di Red Sparks yakni Vanja Bukilic, Yeum Hye-seon hingga Pyo Seung-ju di acara Media Day Liga Voli Korea 2026-2027 pada Rabu (7/10/2026) siang WIB.

Trending

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menyampaikan reaksinya setelah berhasil memberikan gelar juara. Banyak orang yang memujinya, termasuk dari Asnawi Mangkualam.
Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Pedangdut sekaligus presenter asal Thailand, Jirayut langsung buru-buru ganti pakai Jersey Timnas Indonesia setelah negaranya gagal juara FIFA ASEAN Cup 2026.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

Memasuki 8 Oktober 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal paling bercuan deras besok?
Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia belum punya kualitas mumpuni untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Sejajar dengan Spanyol dan Chelsea, Timnas Indonesia Masuk Daftar Tim yang Juarai Turnamen Agenda FIFA

Sejajar dengan Spanyol dan Chelsea, Timnas Indonesia Masuk Daftar Tim yang Juarai Turnamen Agenda FIFA

Timnas Indonesia langsung disejajarkan dengan tim papan atas dunia macam Spanyol dan Chelsea setelah membawa pulang gelar FIFA ASEAN Cup usai kalahkan Thailand.
Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Tak ragu mematok target juara, Buriram United ingin membuka ASEAN Club Championship dengan mempermalukan wakil Indonesia, Borneo FC Samarinda. 
Selengkapnya

Viral