Hari Ini Yuno Margono Lakukan Fit and Proper Test Calon Panglima TNI
- YouTube DPR RI
Jakarta – Pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap calon Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono akan dilakukan hari ini, Jumat (2/12/2022), atas keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Sejumlah pertanyaan akan diberikan oleh Komisi I DPR kepada Yudo Margono selaku calon Panglima TNI.Â
Serangkaian acara fit and proper dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Dengan agenda verifikasi data pribadi Yudo Margaono oleh pimpinan DPR dan perwakilan fraksi terlebih dahulu.
Agenda ini digelar terbuka di Komisi I DPR RI dan disiarkan secara langsung oleh DPR melaui YouTube, Instagram, Facebook, Twitter dan streaming TVR Parlemen.
Kemudian, setelah fit and proper test dilakukan, Komisi I akan melanjutkannya dengan verifikasi faktual. Adapun verifikasi faktual ini adalah kunjungan ke kediaman Yudo Margono dan melihat secara langsung aktivitasnya.
Hal serupa ini juga pernah dilakukan oleh Komisi I saat mengunjungi kediaman Panglima TNI Jemderal Andika Perkasa sebelum resmi dilantik pada November 2021.
Yudo Margono menjadi calon tunggal panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengumumkan secara langsung nama Yudo Margono setelah menerima surat presiden (surpres) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diantarkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/11/2022).
"Tentu saja banyak hal yang menjadi pertimbangan kinerja, kemudian nasionalisme, rasa cinta Tanah Air, dan lain sebagainya, dan itu saya rasa sudah memenuhi syarat yang ada," ujar Puan Maharani di Gedung DPR, Senin sore.
Puan Maharani meyakini bahwa Presiden mempunyai banyak pertimbangan dalam menunjuk Yudo Margono untuk memegang tongkat komando Panglima TNI. Salah satunya ihwal nasionalisme yang ada pada diri abituren Akademi Angkatan Laut (AAL) 1988 itu.
Anggota Komisi I DPR Fraksi Gerindra Fadli Zon berpendapat, sudah saatnya posisi Panglima TNI dijabat oleh matra angkatan laut. Sebab, posisi itu sebelumnya sudah diduduki oleh matra lainnya. (mg9/ree)
Load more