GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow, Putri Candrawathi Langsung Ajak 3 Ajudan ke Kemang Setelah 'Ribut' dengan Ferdy Sambo, Ngapain?

"Ada kejadian tiba-tiba ibu Putri Candrawathi turun, Brigadir J turun bawa senjata langsung taruh di mobil," tambah dia. Adapun Ferdy Sambo saat itu langsung...
Jumat, 9 Desember 2022 - 15:18 WIB
Sosok terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E dan Putri Candrawathi
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo kini semakin tersudutkan, terutama setelah Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menyinggung soal adanya sosok wanita yang keluar dari rumah Jalan Bangka lalu menangis, siapa dia?

Beberapa hari lalu, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E memberikan pernyataan mengejutkan tentang adanya sosok wanita yang terlihat menangis keluar dari rumah Ferdy Sambo.
Saat memberikan kesaksiannya di depan Majelis Hakim, Bharada E mengatakan, di rumah Ferdy Sambo, di Jalan Bangka itu ada peristiwa di mana muncul seorang wanita menangis dari dalam rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut, berawal saat Majelis Hakim bertanya terkait peristiwa apa yang membuat Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo mengalami pertengkaran dalam rumah tangganya.

"Ada peristiwa lain yang misalnya semacam pertengkaran Putri Candrawathi dng Ferdy Sambo?," tanya Hakim. 

Kemudian Bharada E pun langsung menjawab pertanyaan hakim.

"Pada waktu bulan Juli saya agak lupa tanggalnya saya sempat naik piket akhir Mei bersama almarhum (Brigadir J), padahal almarhum ini ajudan ibu Putri Candrawathi, tapi karena Bang Mathius Marey menjaga di Saguling, yang naik piket saya sama almarhum, selepas piket saya balik ke saguling," kata Bharada E.

"Ada kejadian tiba-tiba ibu turun, almarhum juga turun bawa senjata langsung taruh di mobil," tambah dia. 


Dua terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan Bharada E. (ist)

Tak lama berselang itu, Putri Candrawathi langsung memanggil ketiga ajudan tersebut, yakni Bharada E, Brigadir J, dan Mathius Marey.

Kemudian, Bharada E, Putri Candrawati, Brigadir J, dan Mathius Marey langsung naik ke mobil, dan berkeliling kawasan Kemang, Jakarta Selatan.  

Kemudian, Bharada E mengatakan, setibanya Ferdy Sambo di rumah Jalan Bangka pun disebutnya dalam kondisi marah. 

Saat itu, Ferdy Sambo langsung masuk ke dalam rumah. 

“Pak Ferdy Sambo kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah. Almarhum (Brigadir J) bilang 'Chad nanti ada Pak Eben yang datang rekannya bapak," kata Bharada E. 

Saat itu, Bharada E pun mengatakan tidak mengetahui hal apapun yang terjadi di dalam rumah di Jalan Bangka tersebut. 

Meski begitu, selang beberapa saat kemudian, tiba-tiba muncul seorang wanita dari dalam rumah sambil menangis. 

"Setengah jam kemudian ada orang keluar dari rumah, saya bilang fon ada orang keluar itu. Ada wanita, saya gak kenal, nangis dia. Saya bertanya-tanya ini siapa. Saya lihat ke dalam," kata Bharada E.


Sosok Putri Candrawathi, Brigadir J, dan Ferdy Sambo. (ist)

"Wanita itu bilang mencari driver dia, saya lari ke samping saya panggil drivernya, wanita itu naik baru pulang," lanjut dia. 

Kemudian, Bharada E mengatakan setelah kejadian tersebut, Ferdy Sambo akhirnya lebih sering pulang ke rumah Saguling. 

Bantahan Ferdy Sambo

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo secara tegas membantah soal adanya sosok wanita yang menangis setelah keluar dari rumahnya, di Jalan Bangka, seperti yang dikatakan Bharada E.

Menurut Ferdy Sambo, penglihatan Bharada E salah soal wanita tersebut, yang mana tidak pernah terjadi. 

"Tak ada (sosok wanita) itu," kata Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (6/12/2022). 

Adapun Ferdy Sambo mnegatakan pihaknya akan menanyakan hal tersebut langsung kepada Bharada E di persidangan.

Menurutnya, tidak perlu ada isu di luar persidangan sebagaimana diduga dilakukan Bharada E. 

"Demikian juga kita awasi persidangan ini sehingga bisa berjalan adil dan objektif. Jadi, tidak ada isu di luar yang berkembang," ujar Ferdy Sambo.

Selain itu, Ferdy Sambo memastikan bakal bertanggung jawab penuh terhadap apa yang terjadi terhadap anak buahnya. 

“Kalau dia yang menembak Brigadir J jangan libatkan istri saya (Putri Candrawathi), jangan libatkan Ricky Rizal (Bripka RR), Kuat Maruf. Saya siap bertanggung jawab atas semua yang saya lakukan," kata Ferdy Sambo.

Gagal Beri Hadiah

Terdakwa Ferdy Sambo mengaku telah batal memberi hadiah besar kepada anak buahnya, yakni Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf lantaran kasusnya keburu terungkap.

Menurut Ferdy Sambo saat di persidangan, ketiganya sudah dijanjikan bakal diberi uang sebesar Rp2 miliar jika kasus pembunuhan Brigadir J tidak terungkap.

Adapun  Bharada E sendiri disebut bakal menerima Rp1 miliar, semenatara Ricky Rizal dan Kuat Maruf mendapat masing-masing Rp500 juta.

"Sementara, belum (memberi hadiah) yang mulia," kata Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (7/12/2022).

Adapun Ferdy Sambo mengatakan hadiah itu diberikan jika kasus pembunuhan Brigadir J tidak terungkap.


Sosok terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo. (istimewa)

Namun, dia enggan mengatakan secara pasti soal hadiah besar tersebut bakal diberikan dalam bentuk tertentu.

Sementara itu, Ketua Hakim PN Jaksel Wahyu Iman Santoso mencecar Ferdy Sambo soal pemberian hadiah tersebut.

"Kasusnya belum selesai. Kalau kasusnya sudah selesai, akan terelaisasi?" tanya Hakim Wahyu.

"Yang mulia pasti sudah tahu," jawab Ferdy Sambo.

Hakim Wahyu mengatakan, apakah pemberian hadiah uang tersebut bakal direalisasikan Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lo, saya tanya. Ini, kan, kalau iya, kita catat gitu," kata hakim.

"Ya, seharusnya sih, bukan hanya secara materi seperti itu, melainkan pasti saya merawat keluarganya," katanya. (muu/rka/abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komentar Warga Jepang usai Jumpa Timnas Indonesia Lagi untuk Fase Grup Piala Asia 2027: Qatar dalam Bahaya

Komentar Warga Jepang usai Jumpa Timnas Indonesia Lagi untuk Fase Grup Piala Asia 2027: Qatar dalam Bahaya

Masyarakat Jepang telah memberikan reaksi atas hasil undian fase grup Piala Asia 2027. Skuad Samurai Biru dipastikan kembali bersua dengan Timnas Indonesia.
Blak-blakan Gubernur Sherly Tjoanda Pernah Berani Menjanjikan "Surga" di Malut, Rocky Gerung Bereaksi Seperti Ini

Blak-blakan Gubernur Sherly Tjoanda Pernah Berani Menjanjikan "Surga" di Malut, Rocky Gerung Bereaksi Seperti Ini

Sherly Tjoanda blak-blakan soal visi besar membangun Maluku Utara hingga disebut seperti menjanjikan “surga”, Rocky Gerung pun ikut bereaksi. Baca beritanya!
Kasus Daycare Little Aresha, LPSK Buka Pengajuan Restitusi untuk Korban

Kasus Daycare Little Aresha, LPSK Buka Pengajuan Restitusi untuk Korban

LPSK mulai membuka mekanisme pengajuan restitusi bagi korban dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
Mariano Peralta Sedang Gacor Bersama Borneo FC, Tapi Bisakah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Mariano Peralta Sedang Gacor Bersama Borneo FC, Tapi Bisakah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Mariano Peralta gacor dengan 18 gol musim ini, tapi bisakah ia dinaturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia? Ternyata ada syarat berat yang harus dipenuhi winger Borneo FC ini.
Timnas Indonesia U-19 Diharapkan Juara Lagi, PSSI Ungkap Persiapan Jelang Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Diharapkan Juara Lagi, PSSI Ungkap Persiapan Jelang Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, bakal diharapkan untuk mampu membantu timnya menjadi juara lagi di Piala AFF U-19 2026. PSSI menyampaikan kabar terbaru mengenai persiapan jelang turnamen.
Pramono Target Proyek MRT Lintas Timur-Barat Bisa Dinikmati Warga Tahun 2030

Pramono Target Proyek MRT Lintas Timur-Barat Bisa Dinikmati Warga Tahun 2030

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan tengah melanjutkan progres MRT Lintas Timur-Barat atau jalur Tomang (Jakarta Barat) sampai Medan Satria (Bekasi).

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral