News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Ini Penyidik yang Titipkan Pertanyaan Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Brigadir J

Arman Hanis terus mencecar ahli Poligraf dengan adanya pertanyaan titipan penyidik tentang Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Brigadir J, Inilah Identitasnya
Jumat, 16 Desember 2022 - 05:30 WIB
Putri Candrawathi dan Brigadir J
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J terhadap kelima terdakwa, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf kembali digelar pada Rabu (14/12/2022).

Sidang kasus pembunuhan Brigadir J tersebut dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) berdasarkan agenda pemeriksaan lima saksi ahli yang telah dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu ahli yang dihadirkan oleh JPU adalah Ahli Poligraf pada Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), Aji Febrianto Ar Rosyid. 

Pada saat Ahli Poligraf memberikan kesaksian di persidangan, kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis terus mencecar dengan pertanyaan mengenai adanya pertanyaan titipan yang diajukan dari penyidik. 

Namun pertanyaan tersebut dinilai tidak berkaitan dengan kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

Hal ini yang diduga membuat hasil lie detector Putri Candrawathi menunjukan indikasi berbohong. 

Aji terus dicecar oleh Arman Hanis, pada akhirnya dirinya menyebutkan identitas dari penyidik yang menitipkan pertanyaan tersebut.

Simak informasi selengkapnya mengenai kesaksian Ahli Poligraf yang terus dicecar terkait adanya pertanyaan titipan dari penyidik sebagai berikut:

Kubu Ferdy Sambo Serang Ahli Poligraf

Kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis mencecar kesaksian Ahli Poligraf dari Polri, Aji Febrianto Ar Rosyid soal pertanyaan titipan dari penyidik.  

Sebelumnya, Aji mengaku mendapat pertanyaan titipan dari penyidik untuk membuat mendapatkan hasil uji kebohongan terhadap Ferdy Sambo. 


Saksi Ahli dalam Persidangan Kasus Pembunuhan Brigadir J. (TvOne)

Arman Hanis menanyakan keterkaitan pertanyaan titipan penyidik dengan kasus pembunuhan berencana.  

"Apakah ahli langsung menerima saja dan menanyakan kepada penyidik, itu relevansinya dari mana yang dititipkan?" tanya Arman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (14/12/2022).  

Arman melanjutkan mencecar ahli Poligraf soal pertanyaan yang sama berulang kali.  

"Ahli profesional, tanya enggak ke penyidik relevansinya ada enggak?"cecar Arman.  

Sebab, Arman menuturkan sebagai ahli, Aji seharusnya telah menerima berita acara pemeriksaan (BAP) guna mengulas lebih dalam keterangan tersangka.  

Aji menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyidik untuk pertanyaan bagi para tersangka. 

"Jadi, mohon izin, berkaitan dengan pertanyaan atau isu memang kita diskusi dengan penyidik. Kalau berkaitan dengan relevansinya atau tidak, itu bukan kewenangan kami," kata Aji.  

Mendengar jawaban tersebut, Arman Hanis kembali menyinggung keprofesionalan ahli Poligraf dalam memeriksa keterangan tersangka.  

Sebab, dia melihat pertanyaan para ahli Poligraf tidak sama dengan tersangka lainnya terkait pembunuhan berencana tersebut.  

"Saya mau tanya kenapa waktu itu tidak ditanyakan hal yang sama kepada Richard, Ricky, dan Kuat. 'Apakah saudara melihat Pak Sambo menembak', kenapa saudara tidak usulkan ke penyidik supaya jelas perkara ini," tegas Arman.  

"Itu bukan kewenangan saya," sahut Aji.

Identitas Penyidik yang Menitip Pertanyaan


Terdakwa Putri Candrawathi. (Tim tvOne)

Kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis sempat menanyakan kepada Ahli Poligraf, Aji Febrianto Ar Rosyid tentang pertanyaan titipan atau isu dari penyidik yang membuat hasil uji kebohongan Putri Candrawathi yang menunjukan indikasi berbohong.

Arman Hanis mencecar pertanyaan kepada Aji, mengapa pertanyaan titipan yang diberikan kepada Putri Candrawathi pada saat pemeriksaan lie detector tidak sesuai dengan perkara yang ada. 

Pertanyaan yang ditanyakan malah mengenai adanya isu perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

“Bagaimana saudara mengetahui BAP (Berita Acara Pemeriksaan) yang saudara baca itu yang sebenarnya apakah saudara membaca kejadian perselingkuhan dalam BAP tersebut?” Tanya kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis kepada Aji saat sidang di PN Jakarta Selatan Rabu (14/12/2022). 

“Saya tidak membaca ada perselingkuhan di situ di BAP Putri,” ungkap Ahli Poligraf, Aji.

Lalu, Arman menanyakan kepada Aji secara langsung siapakah yang telah menitipkan pertanyaan tersebut terkait isu perselingkuhan.

Aji pun tak segan menjawab nama orang yang memberikan pertanyaan tersebut. Ia menjawab pertanyaan tersebut dititipkan oleh Kepala Sub Bidang Direktorat (Kasubdit) 1 bernama Wira.

“Hanya semata-mata karena titipan penyidik saja?” Cecar Arman.

“Siap,” Jawab Aji.

“Nama penyidiknya siapa saudara ahli yang memberikan titipan pertanyaan itu? Siapa? Ini sudah di persidangan terbuka,” tanya Arman.

“Ada, Siap. Kasubdit 1 Bapak Wira,” Kata Aji menjawab pertanyaan Arman.

Putri Candrawathi Merasa Terintimidasi


Putri Candrawathi Jalani Sidang di PN Jaksel. (Tim tvOne)

Terdakwa Putri Candrawathi mengaku keberatan dengan kesaksian ahli Poligraf dari Puslabfor Polri, Aji Febrianto AR Rosyid di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).  

Menurutnya, dua orang memeriksanya di ruang tertutup kedap suara untuk menjelaskan kejadian tanggal 2 - 8 Juli 2022.  

"Tanggal 7 saya berhenti. Saya sampaikan kepada keduanya orang yang bertanya, saya tidak sanggup. Sebab, saya tidak mau menceritakan tentang kejadian tersebut," kata Putri Candrawathi di PN Jaksel, Rabu (14/12/2022). 

Putri menjelaskan meski tidak sanggup, dirinya dipaksa untuk bercerita oleh ahli Poligraf.  

Dia mengatakan bahwa Aji merupakan ahli yang memaksanya bercerita soal peristiwa pelecehan tanpa didampingi Psikolog.  

"Kalau tidak salah, itu bapak Aji sendiri. Saya menangis karena di ruangan itu ada dua orang pria. Saya harus ceritakan peristiwa kekerasan seksual yang saya alami tanpa didampingi oleh psikolog atau wanita di dalam ruangan," jelasnya.  

Selain itu, Putri mengaku dipaksa untuk terus bercerita dalam keadaan menangis. 

"Saat itu, saya hanya bisa menangis, tetapi diminta untuk melanjutkan," tambahnya.  

Putri menuturkan akhirnya terpaksa terus bercerita tentang kekerasan seksual yang dialaminya.  

Sebab, dia merasa takut jika tidak bercerita, ahli akan menilai buruk terhadap ceritanya.  

"Saya melanjutkan karena takut dibilang tidak kooperatif dalam pemeriksaan," imbuhnya. 

Sebelumnya, Ahli Poligraf Aji Febrianto Ar Rosyid telah membeberkan hasil tes uji kebohongan terhadap para kelima terdakwa, yaitu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Dengan nilai total terdakwa Ferdy Sambo -8, Putri Candrawathi -25, Richard Eliezer +13. Sedangkan dua terdakwa lainnya, Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal dilakukan dua kali pemeriksaan. 

Hasil dari Kuat Ma’ruf dari uji pertama adalah +9 dan kedua -13. Serta Ricky Rizal memiliki hasil pertama +11 dan kedua +19.

Aji menjelaskan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terindikasi berbohong dalam isu yang diperiksa mengenai kasus pembunuhan Brigadir J.

(lpk/put/kmr)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Sehari berikutnya, pada 24 September 2026, nyala yang terlihat dilaporkan lebih sedikit dan cenderung terkonsentrasi. Warna nyala juga tampak biru keputihan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral