GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Terjadi Pelecehan Kenapa Putri Candrawathi Masih 'Santuy' Semobil dengan Brigadir J? Ini Alasannya

Publik banyak mempertanyakan alasan Putri Candrawathi masih mau menemui Brigadir J di saat dirinya mengaku telah mengalami kasus pelecehan seksual. Ternyata...
Kamis, 22 Desember 2022 - 19:35 WIB
Reni Kusumowardhani dalam agenda persidangan
Sumber :
  • Tangkapan layar tim tvOne

Jakarta – Berbagai spekulasi baru muncul sejak ahli psikologi forensik Reni Kusumowardhani dihadirkan di persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Rabu (21/12/2022). Salah satunya terkait alasan Putri Candrawathi masih bisa menemui Brigadir J pasca dugaan pelecehan sosial yang dialaminya.

Kuasa hukum Putri Candrawathi bahkan juga mengonfirmasi hal tersebut pada saksi ahli yang hadir dalam persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mohon bisa ahli jelaskan, mengapa bisa seseorang menjadi korban kekerasan seksual kemudian dalam dalam beberapa waktu menemui kembali pelakunya?” tanya kuasa hukum Putri Candrawathi.

Ahli psikologi forensik pun lantas mengatakan bahwa pada rape trauma syndrome atau sindrom perempuan yang mengalami kekerasan seksual hingga perkosaan ada fase-fase tersendiri yang dialami.

Putri Candrawathi
Putri Candrawathi dan kuasa hukumnya selama di persidangan (Tangkapan layar tim tvOne)

Fase pertama adalah fase express atau mengekspresikan kemarahannya. Yang kedua adalah fase control yang biasanya fase ini berhubungan dengan kepribadian tertentu. Seseorang dengan fase kontrol ini umumnya berusaha menekan rasa marah dan rasa malunya pasca mengalami kekerasan seksual.

Sementara fase ketiga adalah shock disbilief atau menjadi sulit berkonsentrasi atau sulit untuk mengambil keputusan. Menurut pendapat ahli psikologi dari ketiga fase tersebut Putri Candrawathi lebih condong mengalami fase control.

“Nah, yang terjadi pada Ibu PC (Putri Candrawathi) berdasarkan teori ini lebih sesuai dengan respon yang kontrol. Jadi seolah tidak ada emosi apa-apa, seolah-olah tidak terjadi apa-apa, itu merupakan satu bentuk defence mekanisme untuk bisa tetap tegar,” ungkap saksi ahli.

Saksi ahli juga menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki pilihan untuk ‘mengontrol’ diri pasca mengalami pelecehan seksual umumnya memiliki support system yang baik.

“Nah, kontrol ini bisa terjadi apabila dia memiliki support system yang cukup baik. Pada Ibu PC, Ibu Putri ini memiliki support system yang cukup. Di saat ada ajudan, ada orang-orang yang cukup bisa diandalkan untuk memberikan pengamanan maka ada keputusan-keputusan dari dirinya sendiri dengan menekan rasa malu, marah, takutnya tadi,” ungkap saksi ahli psikologi forensik.

Putri Candrawathi berpotensi alami tonic immobility

Pada persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, didatangkan saksi ahli psikologis forensik, Reni Kusumowardhani. Selama bersaksi di persidangan, saksi ahli ini juga ditanyai terkait Putri Candrawathi.

Selain sifat Putri Candrawathi menurut pandangan psikolog, Reni Kusumowardhani juga ditanyai terkait dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi.

Pasalnya, ahli psikologi forensik menulis bahwa tipologi kepribadian yang dimiliki Putri Candrawathi berisiko mengalami tonic immobility. Hal tersebut pun lantas diulas oleh tim kuasa hukum Putri Candrawathi.

“Beranjak ke hasil Apsifor saudara ahli halaman 151 mengenai tonic immobility. Mohon bisa ahli jelaskan mengenai apa itu tonic immobility, dan seberapa sering dalam penelitian ahli hal ini ditemukan,” tanya pengacara Putri Candrawathi.

Menjawab hal tersebut ahli psikologi forensik lantas menjelaskan bahwa tonic immobility merupakan suatu respon di mana seseorang saat berada di dalam situasi yang menegangkan atau menakutkan justru merespon dengan diam saja atau tidak melakukan apa-apa.

Tonic immobility ini satu respon di mana seseorang di dalam situasi menegangkan, menakutkan itu justru responnya itu tidak melakukan apa-apa. Tidak berteriak, tidak kemudian lari, tidak melawan, itu adalah tonic immobility,” jelas Reni Kusumowardhani.

Penyebab seseorang mengalami tonic immobility ini bisa berbeda-beda, mulai dari situasi yang mengagetkan dan ketidaksiapan dari situasi yang mengagetkan. Bukan hanya itu, ahli psikologi pun juga mengatakan bahwa ada kepribadian tertentu yang berpotensi alami tonic immobility lebih kuat.

Lebih lanjut, Reni Kusumowardhani juga mengatakan bahwa tipe kepribadian Putri Candrawathi memang berpotensi kuat untuk alami tonic immobility ketika terjadi kekerasan seksual.

“Kepribadian tertentu itu memang bisa ke arah tonic immobility yang lebih kuat dibanding pada kepribadian-kepribadian yang lain. Nah, pada kepribadian ibu PC ini memang berpotensi kuat untuk terjadi immobility saat terjadinya kekerasan seksual, berelasi dengan tipologi kepribadiannya,” terang ahli psikologi forensik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat hal tersebut, tim penasihat hukum Putri Candrawathi juga bertanya apakah tonic immobility bisa menjadi bentuk dari survival mode atau mode pertahanan diri. Ahli psikologi forensik lantas menjawab bahwa tonic immobility memang bisa dihubungkan dengan survival mode.

“Ya, betul. Jadi respon itu ada yang flight, ada yang fight, ada yang freeze. Nah, ini termasuk yang freeze,” ungkap Reni Kusumowardhani. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka: Tersedia Bus, Kereta Api hingga Kapal Laut, Ini Cara Daftar dan Jadwal Keberangkatannya

Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka: Tersedia Bus, Kereta Api hingga Kapal Laut, Ini Cara Daftar dan Jadwal Keberangkatannya

Dalam pelaksanaannya, peserta akan diberangkatkan menggunakan tiga moda transportasi, yakni bus, kereta api, dan kapal laut.
Rapor Kuning Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Banjir Kritik, Sandy Walsh Kena Kartu

Rapor Kuning Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Banjir Kritik, Sandy Walsh Kena Kartu

Performa dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Sandy Walsh, tengah menjadi sorotan usai menjalani laga penting bersama klub masing-masing. Rapor kuning?
Cara Aktivasi Ulang BPJS PBI yang Dinonaktifkan Tiba-tiba 2026, Jangan Terlewat Panduan Lengkapnya!

Cara Aktivasi Ulang BPJS PBI yang Dinonaktifkan Tiba-tiba 2026, Jangan Terlewat Panduan Lengkapnya!

Berikut panduan langkah-langkah atau cara mengaktivasi ulang atau reaktivasi status peserta kartu BPJS Kesehatan PBI yang dinonaktifkan awal Februari 2026.
Persib Bandung Resmi Dapat Kabar Baik meski Ditekuk Ratchaburi 0-3, Siap Bangkit di Leg Kedua 16 Besar ACL Two?

Persib Bandung Resmi Dapat Kabar Baik meski Ditekuk Ratchaburi 0-3, Siap Bangkit di Leg Kedua 16 Besar ACL Two?

Persib Bandung telah resmi mendapatkan kabar baik meskipun ditekuk Ratchaburi dengan skor telak 0-3. Ada peluang untuk bangkit pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two 2025-2026.
Pelajar yang Terjun dari Flyover Pasupati Bandung Dikenal Baik, Selama Ini Sekolah Sambil Ngojek

Pelajar yang Terjun dari Flyover Pasupati Bandung Dikenal Baik, Selama Ini Sekolah Sambil Ngojek

Pelajar berinisial R (17) yang terjun dari Flyover Pasupati Bandung pada Selasa (10/2/2026) pagi lalu dikenal baik. 
Optimisnya Jorge Jesus kepada Abdullah Al-Hamddan, Pahlawan Kemenangan Al Nassr saat Bantai Arkadag di ACL Two

Optimisnya Jorge Jesus kepada Abdullah Al-Hamddan, Pahlawan Kemenangan Al Nassr saat Bantai Arkadag di ACL Two

Berkat gol Abdullah Al-Hamddan, Al Nassr membungkam tuan rumah dengan skor tipis 1-0, memberikan modal berharga untuk menatap leg kedua di kandang sendiri.

Trending

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT